UJI VALIDASI TES FROSTIG UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN PERSEPSI VISUAL ANAK PRASEKOLAH DI YOGYAKARTA

Rahma Widyana

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas Marianne Frostig Developmental Test of Visual Perception (Tes Frostig) untuk mengukur kemampuan persepsi visual anak-anak prasekolah. Subjek penelitian 102 anak-anak prasekolah yang mengikuti pendidikan Taman Kanak-Kanak di TKIT Salman Al Farisi 2 Sleman Yogyakarta, TKIT Insan Utama, Bantul, TKIT Ibnu Abbas 3 Minggir Sleman, TKIT Insan Mulia Sentolo Kulon Progo, TK ABA Margakaton 3 Seyegan Sleman Yogyakarta, dengan rentang usia antara 4 tahun 1 bulan sampai 6 tahun 3 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aitem Tes Persepsi Visual yang disusun oleh Frostig, berkolaborasi dengan Lefever dan Whittlesey pada tahun 1963 masih teruji validitas dan reliabilitasnya hingga saat ini. Meskipun demikian, penggunaannya perlu dikuatkan dengan tes lainnya mengingat koefisien reliabilitas khususnya subtes 3 dan 5 yang relatif rendah. Untuk subtes pertama (eye motor coordination) yang terdiri dari 16 butir ditemukan 11 aitem valid dengan angka korelasi antara 0,213 sampai dengan 0,564. Untuk subtes kedua figure ground terdiri dari 8 aitem, semua aitem valid dengan angka korelasi 0,330 sampai dengan 0,673. Subtes ketiga (constancy of shape) bagian pertama dan kedua, terdiri dari 32 aitem, terdapat 18 aitem valid dengan angka korelasi antara 0,223 sampai dengan 0,692. Subtes keempat (position of shape) yang terdiri dari 8 aitem, 6 aitem valid dengan angka korelasi 0,244 sampai 0,353. Subtes kelima (spatial relationship) yang terdiri dari 7 aitem (untuk usia prasekolah aitem 8 tidak diberikan), 6 aitem valid dengan angka korelasi antara 0,16 sampai dengan 0,512. Reliabilitas subtes bergerak dari 0,476 – 0,820. Terdapatnya korelasi yang signifikan antara skor skala subtes dengan skor total dengan rentang korelasi 0,406 – 0,754 menunjukkan bahwa semua subtes yang terdapat dalam tes Frostig menunjukkan relevansi untuk menggambarkan skor total kemampuan persepsi visual.

References


Azwar, S. 2000. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, S. 2001. Validitas dan Reliabilitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, S. 1997. Tes Prestasi: Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi Belajar. Edisi II. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Brand, HJ. 1989. Reliability of Frostig Test of Visual Perception in a South African Sample. Percept Mot Skills, Aug; 69(1), 273-274.

Becker, J.T. & Sabatino. 1973. Frostig Revisited. Journal of Learning Disabilities, Vol.6, 3, 180-184.

Ferdinand, A. 2000. Structural Equation Modelling dalam Penelitian Manajemen. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Frostig, M., Lefever, D.W., & Whitlessy, J.R.B. 1964. The Marianne Frostig Developmental Test of Visual Perseption 1963 Standardization. Monograph. Palo Alto: Consulting Psychologist Press.

Frostig, M., Lefever, D.W., & Whitlessy, J.R.B., 1966. Administration and Scoring Manual for The Marianne Frostig Developmental Test of Visual Perseption. Palo Alto: Consulting Psychologist Press.

Ghozali, I. 2005. Aplikasi Analisis Multivariat dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gujaliansyah, M. 1999. Hubungan antara Persepsi terhadap Guru dengan Prestasi Belajar Siswa. Skripsi. Tidak Diterbitkan. Yogyakarta: Fakultas Psikologi Universitas Wangsa Manggala.

Isnaeni, I. 1982. Studi pendahuluan tentang Marianne Frostig Developmental Test of Visual Perception untuk mengungkap kemampuan persepsi visual anak kelas 1 Sekolah dasar di SD Keputran I dan SD Serayu I Yogyakarta. Skripsi. Tidak diterbitkan. Yogyakarta: Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada.

Jersild, A.T. 1968. Child Psychology. Sixth Edition. Ney Jersey: Prentice Hall, Inc.

Liebert, R.M., Poulos, R.W., & Marmor, G.S. 1979. Developmental Psychology. Second Edition. New Delhi: Prentice Hall of India Private Limited.

Matlin, M.W. 1998. Cognition. Fourth Edition. New York: Harcout Brace College Publishers.

Mussen, P. 1969. The Psychological Development of Child. New Delhi: Prentice Hall of India.

Reid, D.K., & Hresko, W.P. 1981. A Cognitive Approach to Learning Disabilities. Tokyo: McGraw-Hill International Book Company.

Sandjaja, S. 1993. Hubungan antara kemampuan persepsi visual dan tingkat pendidikan orang tua dengan kemampuan membaca di SD Kanisius Semarang Barat. Tesis. Tidak diterbitkan. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Suk-Han Ho, C., Wai-Ock Chan, D., Suk-Man Tsang, & Suk-Han Lee. 2002. The Cognitive Profile and Multiple-Deficit Hypothesis in Chinese Developmental Dyslexia. Developmental Psychology, 38 (4), 543 – 553.

Sutarmanto, H. 1985. Studi penggunaan Tes Frostig sebagai alat pengukur kemampuan persepsi visual anak-anak sekolah dasar kelas satu. Laporan penelitian. Yogyakarta: Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada.

Sutomo. 1995. Teknik Penilaian Pendidikan. Surabaya: PT Bina Ilmu.

Sutton, S.B. 1973. Child Psychology. New York: Meredith Corporation Appleton-Century-Craft.

Walgito, B. 1997. Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi Offset.

Watson, R.I. & Lindgren, N.C. 1973. Psychology of The Child. Third Edition. New York: John Wiley & Sons, Inc.

Wulan, R. 1993. Tes Frostig untuk Mengungkap Kemampuan Persepsi Visual Anak Umur 4 – 8 tahun. Laporan Penelitian. Tidak diterbitkan. Yogyakarta: Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada.

_____________, 1998. Pengaruh Kemampuan Persepsi Visual terhadap Prestasi Membaca Murid-murid Sekolah Dasar Kelas Satu. Tesis. Tidak diterbitkan. Yogyakarta: Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada.


Full Text: ##PDF##

DOI: 10.30595/psychoidea.v7i2.192

ISSN: 2654-3516