Kesabaran dan Regulasi Emosi pada Pasien Pasca Stroke

Retno Ayu Kencono

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesabaran terhadap regulasi emosi pada pasien pasca stroke. Instrumen pengumpul data adalah skala kesabaran dan skala regulasi emosi. Subjek penelitian sebanyak 64 pasien pasca stroke di Instalasi Rawat Jalan Poli Saraf RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Uji validitas data menggunakan teknik korelasi product moment, sedangkan uji reliabilitas menggunakan teknik alpha cronbach. Hasil try out alat ukur menunjukkan  bahwa skala kesabaran memiliki skor validitas yang bergerak dari 0,325 sampai 0,690 dengan 51 butir pernyataan yang valid dan mendapat skor reliabilitas sebesar 0,933. Pada skala regulasi emosi diperoleh skor validitas yang bergerak dari 0,316 sampai 0,525 dengan 50 butir pernyataan yang dinyatakan valid dan mendapatkan skor reliabilitas 0,899. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil analisis data diperoleh F hitung sebesar 54,380 dengan signifikasi 0,000 dengan hasil penelitian ada pengaruh kesabaran terhadap regulasi emosi pada pasien pasca stroke. Hasil tersebut menunjukan pengaruh yang positif antara kesabaran dengan regulasi pada pasien pasca stroke dengan taraf signifikansi 1% maka  p=0,000 (p<0,01) dan diperoleh sumbangan efektif 46,7% dan 53,3 faktor lain yang tidak diteliti.

 

Kata kunci: Kesabaran, Regulasi Emosi, Pasien Pasca Stroke

References


Chen, I, Huang, C,L., Lin, Y. C., (2011). The Relationship Between Emotion Regulation Strategies In Forbearance And Psychological Adjustment. Departement Of Psychology. National Taiwan University

El Hafiz, S, Rozi, F., Mundzir,I., Pratiwi, L., (2012). Konstruk Psikologi Kesabaran Dan Peranannya Dalam Kebahagiaan Seseorang. dalam http://lemlit.uhamka.ac.id/files/RingkasanPenelitianSabar.pdf

Gross, J.J. (2007). Handbook of emotion regulation. New York. The Guildford Press

Gross, J.J., & John, O. P. (2003). Individual differences in two emotion regulation processes: Implications for affect, relationships, and well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 85, 348–362.

Gross, J.J., & Thompson, R. A. (2007). Emotion regulation: Conceptual foundations. In J. J. Gross (Ed.), Handbook of emotion regulation (pp. 3–24). New York: Guilford Press.

Hurlock, E. B. (2013). Perkembangan anak jilid 1 Edisi Keenam. (Terjemahan) Jakarta. Erlangga

Hidayati, N. (2007). Sabar dalam al-qur,an menurut yusuf al-qordhowi. Skripsi. Yogyakarta. Progam Bimbingan Penyuluhan Islam Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga

Ilyas, Y., (2009). Kuliah Akhlaq. Yogyakarta. Lembaga Pengajian dan Pengamalan Islam

Junaidi, I. (2011). Stroke waspadai ancamannya. Yogyakarta. CV. Andi Ofset

Kusumaningrum, O. D. (2012). Regulasi Emosi Istri Yang Memiliki Suami Stroke. Jurnal EMPATHY, .I, (1), 198-209.

Lingga, L. (2013). All about stroke hidup sebelum dan pasca stroke. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Maramis,W.A. (2009). Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa Edisi 2. Surabaya. Airlangga University Press

Santrock J.W. (2002). Life Span Development : Perkembangan Masa Hidup edisi kelima. (Terjemahan), Jakarta. Erlangga

Subandi. (2011). Sabar : Sebuah Konsep Psikologi. Jurnal Psikologi, 38 (2), 215-227.


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/psychoidea.v14i2.2115

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2654-3516