Perbedaan Kecerdasan Emosi Antara Perawat Laki-Laki dan Perawat Perempuan

Satrio Nugroho, Retno Dwiyanti

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan dan melihat tingkat kecerdasan emosi antara perawat laki-laki dan perawat perempuan di Rumah Sakit Wijayakusuma Purwokerto. Subjek pada penelitian ini berjumlah 94 perawat di Rumah Sakit Wijayakusuma Purwokerto yang terbagi menjadi dua kelompok yaitu 35 perawat laki-laki dan 59 perawat perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuesioner dengan instrumen skala kecerdasan emosi. Hasil uji validitas melalui try out terpakai terhadap 94 perawat diperoleh koefisien validitas yang bergerak dari mulai 0,316 sampai 0,741 dengan standar Azwar sebesar 0,3 dan taraf signifikansi sebesar 5% (0,05). Sedangkan hasil uji reliabilitas skala kecerdasan emosi diperoleh nilai a sebesar 0,915. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan teknik uji-t diperoleh t hitung sebesar 4.879 dengan nilai probabilitas 0,000. Oleh karena itu t tabel dengan df (n-2) sebesar 92 dan menggunakan taraf signifikansi 1% (0,01) yaitu sebesar 2,630, maka t hitung> t tabel yaitu (4,879 > 2,630) dan nilai probabilitas lebih kecil dari 1% (0,01) yaitu (0,000< 0,01). Hasil uji mean, maka diketahui bahwa mean untuk kecerdasan emosi perawat laki-laki yaitu 149.06 lebih besar dari mean kecerdasan emosi perempuan yaitu 135.63. Dengan standar deviasi (SD) kecerdasan emosi perawat laki-laki yaitu 14.138 dan standar deviasi (SD) kecerdasan emosi perempuan yaitu 12.117. Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis pada penelitian ini adalah diterima, berarti ada perbedaan yang signifikan kecerdasan emosi antara perawat laki-laki dengan perawat perempuan dan kecerdasan emosi perawat laki-laki lebih tinggi daripada perawat perempuan di Rumah Sakit Wijayakusuma Purwokerto.

 

Kata Kunci : Kecerdasan Emosi, Perawat Laki-laki, Perawat Perempuan.


References


Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Azwar, S., (2010). Metode Penelitian., Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Goleman, D. (1997). EQ, Kecerdasan Emosional (Mengapa EQ Lebih Penting Daripada IQ ). Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Goleman, D., (2000), Working With Emotional Inteligences ”Kecerdasan Emosioanal Untuk Mencapai Puncak Prestasi”. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Saryono. (2011). Metodologi penelitian kesehatan: penuntun praktis bagi pemula. Yogyakarta: Mitra Cendikia Press.

Suryabrata, S. (2005). Pengembangan Alat Ukur Psikologis. Yogyakarta: Andi.

Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif, R&D. Bandung: CV. Alfabeta.


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/psychoidea.v14i2.2119

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2654-3516