Penyesuaian Diri Ditinjau dari Religiusitas Pada Pengguna Narkoba Di BRSKP (Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan) Napza “Insyaf” Sumatera Utara

Jessica Nissi Pangaribuan, Sri Hartini, Winida Marpaung

Abstract


ABSTRACT

 

This study aims to find out relationship between religiosity and self adjustment. The Hypothesis of this study states that there is a positive correlation between religiosity and self adjustment, assuming that the higher religiosity, the higher will self adjustment and conversely the lower religiosity, the lower will self adjustment. The subjects of this study were 180 drug users in the BRSKP Insyaf. The data analyze used is product moment Correlation with SPSS 17 for Windows. The results of data analyze showed that the correlation coefficient was 0.390 with p 0.000 (p < 0.05). It shows that there is a positive relationship between religiosity and self adjustment. These results indicate that the contribution of a given variable of religiosity to self adjustment is at 15.2 percent, while the remaining 84.8 percent is influenced by othe factors not examined. From these results, it is concluded that the hypothesis stating that there is a positive correlation between religiosity and self adjustment is acceptable.

 

Keywords: Self Adjustment, Religiosity, Drug Users

 

 

ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan penyesuaian diri. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara religiusitas dengan penyesuaian diri dengan asumsi semakin tinggi religiusitas, maka semakin tinggi penyesuaian diri dan sebaliknya. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korban penyalahgunaan narkoba di BRSKP (Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan) Napza “Insyaf” Sumatera Utara sebanyak 180 orang. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan korelasi Product Moment melalui bantuan SPSS 17 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0.390 dan nilai signifikansi sebesar 0.000 (p < 0.05). Ini menunjukkan ada hubungan positif antara religiusitas dengan penyesuaian diri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumbangan yang diberikan variabel religiusitas terhadap penyesuaian diri sebesar 15.2 persen, selebihnya 84.8 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian ada hubungan positif antara religiusitas dengan penyesuaian diri dapat diterima.

 

Kata kunci: Penyesuaian Diri, Religiusitas   , Pengguna Narkoba


[1] Jessica Nissi Pangaribuan, Universitas Prima Indonesia, Email: jessicanissi31@gmail.com


References


DAFTAR PUSTAKA

Ali, M., & Asrori, M. (2016). Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: PT. Bumi Aksara

Dariyo, A. 2011. Psikologi Perkembangan Remaja. Bogor : Ghalia Indonesia

Ghufron, M., & Risnawita, R. (2010). Teori-teori Psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media

Ghufron, M., & Risnawita, R. (2015). Teori-teori Psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media

Gunarsa, D., & Gunarsa, Y. (2004). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja.Jakarta: Gunung Mulia. Diakses pada tanggal 28 november 2018, dari: https://books.google.co.id/books?id=GUAGhG74nH4C&printsec=frontcove&dq=GUNARSA+2004+PSIKOLOGI+PERKEMBANGAN+ANAK+DAN+REMAJA&hl=jv&sa=X&ved=0ahUKEwj0ydPyk4rfAhWVdn0KHZ5mAs0Q6AEIJTAA#v=onepage&q&f=false

Jalaluddin. (2007). Psikologi Agama. Diakses pada tanggal 28 november 2018, dari: https://books.google.co.id/books?id=p2bAwAAQBAJ&printsec=frontcover&dq=inauthor:"Jalaluddin+Rakhmat"&hl=id&sa=X&ved=0ahUKEwiylrm65cjlAhXNF3IKHa3PDvYQ6AEINDAB#v=onepage&q&f=false

Kartono, K. (2000). Hygiene Mental. Bandung: CV. Mandar Maju

Nadzir, A. I. & Wulandari, N.W, (2013). Hubungan religiusitas dengan penyesuaian diri siswa pondok pesantren. Jurnal psikologi tabularasa Vol. 8 No. 2, agustus (2013): 698-707. Diakses pada tanggal 8 oktober 2018, dari http://jurnal.unmer.ac.id/index.php/jpt/article/view/213

Rokhmatika, L. & Darminto, E, (2013).Hubungan Antara Persepsi Terhadap Dukungan Sosial Teman Sebaya Dan Konsep Diri Di Sekolah Pada Siswa Kelas Unggulan.Journal Mahasiswa Bimbingan dan Konseling.Vol. 1, No. 1 (2013), 149-157. Diakses pada tanggal 8 oktober 2018, dari http://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-bk-unesa/article/view/1940

Siswanto.(2007). Kesehatan Mental. Yogyakarta: CV Andi

Sobur, A. (2003). Psikologi Umum. Bandung: Pustaka Setia

Tarigan, I. J. (2017). Narkotika Dan Penanggulangannya. Yogyakarta: Penerbit Deepublish. Diakses pada tanggal 8 oktober 2018, dari https://books.google.co.id/books?id=cm85DwAAQBAJ&pg=PR5&dq=tarigan+2017&hl=id&sa=X&ved=0ahUKEwirqNavu%20feAhWRfysKHRCXDH4Q6AEIMzAC#v=onepage&q=narkotika%20menurut%20undang%20undang&f=false

Tribunnews.com. (2017).Wow Ada 350 Ribu Pengguna Narkoba Di Sumatera Utara, Media Bisa Lakukan Ini untuk Memberantasnya. Diakses pada tanggal 8 oktober 2018, dari: http://medan.tribunnews.com/2017/11/13/wow-ada-350-ribu-pengguna- narkoba-di-sumatera-utara-media-bisa-lakukan-ini-utuk-memberantasnya


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/psychoidea.v18i1.5870

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2654-3516