Hubungan Antara Pemberian Asi Ekslusif Dengan Keteraturan Siklus Menstruasi Bagi Ibu-Ibu Menyusui Di Puskesmas Purwokerto Barat Banyumas

Dyah Retnani Basuki, Yenni Bahar

Abstract


ASI eksklusif adalah pemberian ASI secara eksklusif pada bayi sejak lahir hingga bayi berumur enam bulan dan dianjurkan dilanjutkan sampai anak berusia 2 tahun. Pemberian ASI eksklusif pada bayi, akan meningkatkan involusi rahim, sehingga mengurangi komplikasi masa nifas. Hal ini bisa menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu pasca melahirkan. Pola pemberian ASI berhubungan erat dengan kembalinya kesuburan yang dapat diukur salah satunya dengan kembalinya menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI Ekslusif dengan siklus menstruasi bagi ibu menyusui di Puskesmas Purwokerto Barat Banyumas. Metode dalam penelitian ini menggunakan observasi dengan rancangan Cross Sectional. Penelitian ini di laksanakan di Puskesmas Purwokerto Barat Banyumas pada tanggal 15 Februari – 15 Agustus 2016. Sampel dalam penelitian ini 72 responden yang terdiri dari 36 kelompok ibu memberikan ASI Ekslusif, dan 36 kelompok ibu non ASI Ekslusif. Hasil dalam penelitian ini bahwa dari 36 kelompok ibu yang memberikan ASI eksklusif 12 (33,33%) orang yang mengalami siklus menstruasi teratur dan 24 (66,67%), orang yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur . Pada kelompok ibu yang Non ASI Ekslusif dari 36 orang, 27 (75,00%) orang yang mengalami siklus menstruasi teratur dan 9 (25,00%) yang mengalami siklus mentruasi tidak teratur. Hasil perhitungan dengan metode Kai Kuadrat (X2) hitung = 8,187. Sedangkan X2 tabel (0,05 ; 1) = 4,851. Jadi X2 hitung lebih besar dari X2 tabel (0,05 ; 1) atau p kurang dari (0,05 ; 1). Dari hasil perhitungan tersebut juga didapatkan Od Ratio sebesar 8,476 dengan nilai probabilitas 0,008 kurang dari 0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pemberian ASI eksklusif secara signifikan berhubungan dengan keteraturan siklus menstruasi pada ibu menyusui.
Kata kunci: pemberian ASI ekslusif, siklus menstruasi, ibu menyusui

References


Roesli, U. Mengenal ASI Eksklusif. Jakarta : PT. Pustaka Pembangunan Swadaya Nusantara. 2009.

Depkes RI. Manajemen Laktasi: Buku Panduan Bagi Bidan dan Petugas Kesehatan di Puskesmas. Jakarta: Dit Gizi Masyarakat-Depkes RI. 2005.

Kementrian Kesehatan. Sayang Bayi Beri ASI. Departemen Kesehatan RI. 2010.

UNICEF. ASI Eksklusif Tekan Angka Kematian Bayi Indonesia dalam http://situs.kesrepro.info/ di unggah pada tanggal 26 Februari 2016. 2011.

Edmond K et all. Delayed Breastfeeding Initiation Increases Risk of Neonatal Mortality. Pediatrics. 2006.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Semarang: DINKES Jateng. 2013.

Sumastri, Heni. Hubungan antara Frekuensi Menyusui dengan Inisiasi Menstruasi Pada Ibu yang Mempunyai Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Ariodillah Palembang. Di unggah pada tanggal 25 Februari 2016. 2012.

Indarwati, dkk. Perilaku Ibu Memanfaatkan Pelayanan Kesehatan Selama Hamil dan Penggunaan Kontrasepsi Selama Menyusui. Berita Kedokteran Masyarakat Vol. 23, No. 4, Desember 2007. FK UGM. 2007.

Yuliarti. Keajaiban ASI. Yogyakarta: Penerbit Andi. 2010.

Chertok, I. R., Shoham-Vardi, I. Infant Hospitalization and Breastfeeding Post Caesarean Section, British J Nurs. 2008. 17, 786-791

Suririnah, Pemberian ASI Sebagai Pencegah Kehamilan. http://www.infoibu.com. Di unggah pada tanggal 25 Februari 2016. 2006.

Hanifa Wiknjosastro. Ilmu Kandungan. Edisi 2. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. 1999. hal : 66-67,69-70.

Guyton & Hall, J.E. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 11. Jakarta : EGC. 2008. Pg 1072-1094

Kurniawan, Bayu. Determinan Keberhasilan Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif. Jurnal Kedokteran Brawijaya, Vol. 27, No. 4, Agustus 2013 di unggah pada tanggal 20 Februari 2016. 2013.

Rosyidah, Devi Usdiana. Hubungan antara Lama Pemberian ASI Eksklusif dengan Awal Menstruasi pada Ibu Menyusui. Jurnal Biomedika : FK UMS. 2010.

Guyton, A.C. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran, cetakan III, (7th ed). Jakarta: EGC. 1997.

Mahanani, P S. Kampanye ASI. http://www.pitoyo.com di unggah pada tanggal 27 Februari 2016. 2007.

Stefani Nindya. Cermin Dunia Kedokteran No. 133. Dampak Pemberian ASI Eksklusif Terhadap Penurunan Kesuburan Wanita. www.kalbe farma.com. 2001

Chamberlain, G. Turn Bull’s Obstetrics. Edisi 2. Churchill Livingstone. Edinburg. 1995. hal : 765-766.

Aguire, G.P and Jones, R.E. Breast Feeding And Post Partum Amenorrhe in Rural Guatemala. http://gpp.vcr.ac.ar di unggah pda tanggal 21 Februari 2016. 2005.

Valeggia, Claudia and Ellison, Peter T. Interactions between metabolic and reproductive functions in the resumption of postpartum fecundity. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/ di unggah pada tanggal 26 Februari 2016. 2012.

Henry L. Some Data on Natural Fertility. Eugenics Quarterly. 1961. 8:81–91

McNeilly AS. Lactational control of reproduction. Reproduction, Fertility and Development. 2001. 13:583–590


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/sainteks.v13i1.1495

ISSN: 2686-0546