Aktivitas Anti Bakteri Daun Sirih: Uji Ekstrak KHM (Kadar Hambat Minimum) dan KBM (Kadar Bakterisidal Minimum)

Yolla Arinda Nur Fitriana, Vita Arfiana Nurul Fatimah, Ardhista Shabrina Fitri

Abstract


Daun sirih yang sering dijumpai di pekarangan dapat digunakan sebagai antibakteri karena mengandung 4,2% minyak atsiri yang sebagian besar terdiri dari beterfenol yang merupakan isomer euganol allylpyrocatechine, cineol metil euganol, caryophyllen, karikol, kavibekol, estragol, dan terpinen. Dalam penelitian ini dilakukan uji ekstrak daun sirih untuk mengetahui nilai KHM (Kadar Hambat Minimum) dan KBM (Kadar Bakterisidal  Minimum) terbaik menggunakan bakteri B.subtilis dan E.coli yang telah diuji sensitivitasnya terhadap antibiotik kloramfenikol, vankomisin, dan siprofolksasin. Metode yang digunakan adalah dilusi dan difusi. Metode dilusi digunakan untuk mengukur KHM  dan KBM, sedangkan metode difusi digunakan untuk menentukan sensitivitas bakteri uji terhadap antibiotik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa KHM dan KBM terbaik yang diperoleh dari ekstrak daun sirih secara berurutan yaitu 6.25% dan 50%. Sensitivitas bakteri uji B.subtilis dan E.coli yang digunakan terhadap antibiotik kloramfenikol, vankomisin, dan siprofloksasin adalah suseptibel atau rentan.

Kata-kata kunci: daun sirih, KHM, KBM, sensitivitas bakteri.


References


Ganiswara, S.G., 1995. Farmakologi dan Terapi 4th ed., Jakarta: Balai Penerbit FKUI.

Jawetz, E., Melnick, J.L. and Adelberg, E.A., 2001. Mikrobiologi untuk Profesi Kesehatan (Review of Medical Mikrobiology), Jakarta: Kedokteran EGC.

Katrin, D., Idiawati, N. and Sitorus, B., 2015. Uji Aktivitas Antibakteri Dari Ekstrak Daun Malek (Litsea graciae Vidal) Terhadap Bakteri Stapylococcus aureus dan Escherichia coli. Jurnal Kimia Khatulistiwa, 4(1), pp.7–12.

Marianti, 2017. ANTIBIOTIK. Available at: https://www.alodokter.com/antibiotik [Accessed May 26, 2019].

Pratiwi, S.T., 2008. Mikrobiologi Farmasi, Jakarta: Erlangga.

Radji, M. and Manurung, J., 2010. Buku Ajar Mikrobiologi, Panduan Mahasiswa Farmasi dan Kedokteran, Jakarta: Buku kedokteran EGC.

Sastroamidjojo, S., 1997. Tumbuh-tumbuhan yang dipergunakan sebagai obat asli Indonesia, Jakarta: Dian Rakyat.


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/st.v16i2.7126

ISSN: 2686-0546