Analisa Perencanaan Backhaul Untuk Jaringan Long Term Evolution (LTE) Dikota Yogyakarta

Muhammad Azhar, Zein Hanni Pradana, Ade Wahyudin

Abstract


Pelayanan telekomunikasi sangat berperan penting dalam kehidupan modern. Perkembangan Teknologi LTE dikota sangat besar. Selaku Operator Memerlukan adanya backhaul yang handal namun juga efisien dari transmisi maupun dari segi kapasitas. Backhaul  adalah  suatu jalur  yang menghubungkan dari suatu Base Station ke Base  Station lain atau dari suatu Base Station ke core network untuk mengambil trafik dari Base Station tersebut.

Pada Penelitian ini Membahas tentang analisa perencanaan backhaul untuk jaringan Long term Evolution di kota Yogyakarta. Dengan menggunakan Microwave sebagai teknologi Backhaul. Penelitian ini membahas Mengenai Perencanaan jaringan Long Term Evolution dengan Frekuensi 1800 MHz agar dapat Mengakomodasi Trafik di kota Yogyakarta dengan Menggunakan Perencanaan Capacity Maupun Coverage.

  Pada hasil perencanaan Jaringan Long Term Evolution menggunakan Frekuensi 1800 MHz  Nilai Rereference Signal Receive Power (RSRP)  didapat dari hasil simulasi  dari Parameter Long Term Evolutin adalah adalah  rata-rata sebesar -75.66 dBm Sedangkan Pada Perencanaan Backhaul Menggunakan Teknologi Microwave diperoleh rata-rata daya terima >-78 dBm dan nilai Availability >99,999% untuk link dibawah  jarak <1,7km. Sehingga dapat diambil Kesimpulan Bahwa Backhaul Dengan Teknologi Microwave Pada penelitian ini bekerja dengan baik dan Optimal. dapat menghubungkan Jaringan LTE di Kota Yogyakarta dengan Jarak <1,7 km. Perencanaan ini dilakukan menggunakan atoll 3.3.


References


[1]

Rizal Danisya Achmad, "Modul Praktikum Komunikasi Seluler," STT Telematika Telkom Purwokerto, Purwokerto, 2016.

[2]

U.K.Usman, Fundamental Teknologi Selular LTE. Bandung: Rekayasa Sains, 2011.

[3]

Kota yogyakarta Dalam Angka.: BPS Kota yogyakarta, 2017.

[4]

Lehpamer,Harvey, Microwave Transmission Network Planning Design and Deployment.: Mac Graw Hill.

[5]

Roger,L Freeman, Fundementals Of Telecommunication. New York, 1999.

[6]

Roger L, Freeman, Telecomunication Transmission Handbook. New york, 1981.

[7]

Hikmahturokhman, A, "Klasifikasi Link Microwave," Akatel Shandy Putra Purwokerto, Purwokerto, 2012.

[8]

Hikmahturokhman.A,Wahyudin A,Yuchintya Alia S, Nugraha T, "Comparison analysis of passive repeater links prediction using methods: Barnett Vigants & ITU models," in New Media Studies (CONMEDIA), 2017 4th International Conference on, 2017, pp. 142-147.

[9]

ZH Pradana, A Wahyudin, "Analisis Optimasi Space Diversity pada Link Microwave Menggunakan ITU Models," Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan, vol. 4, no. 2, pp. 586-592, 2017.

[10]

Dewanti, Intan Erlita, Ade Wahyudin, and Alfin Hikmaturokhman. "ANALISIS PERBANDINGAN PASSIVE REPEATER BACK-TO-BACK ANTENNA DAN PASSIVE REPEATER PLANE REFLECTOR MENGGUNAKAN PATHLOSS 5.0 COMPARATIVE ANALYSIS OF PASSIVE REPEATER BACK-TO-BACK PASSIVE REPEATER ANTENNA AND PLANE REFLECTOR USING THE."


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/techno.v19i2.3010

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2579-9096