STRATEGI PENGELOLAAN SEDIMENTASI WADUK

Teguh Marhendi

Abstract


Waduk-waduk di Indonesia hampir tidak lepas dari masalah sedimentasi. Problem sedimentasi menjadi agenda penting yang selalu mengganggu operasional waduk, termasuk mempengaruhi terhadap umur fungsi waduk itu sendiri. Erosi lahan yang tinggi di daerah hulu waduk (Daerah Tangkapan Waduk) menjadi sumber utama penyebab tingginya sedimentasi waduk. Hal ini secara umum didorong oleh perubahan tutupan lahan atau adanya pemanfaatan lahan yang kurang memperhatikan kaidah konservasi di DTA waduk.Tulisan ini dimaksudkan untuk membahas beberapa strategi dalam mengelola sedimentasi waduk baik secara teknis maupun non teknis yang dapat mengurangi peningkatan sedimentasi waduk. Penanganan sedimentasi waduk secara umum dapat dibedakan menjadi empat jenis kegiatan atau usaha, yaitu: menekan laju erosi kawasan hulu, meminimalkan beban sedimen yang masuk ke waduk, meminimalkan jumlah sedimen yang mengendap di waduk dan mengeluarkan endapan sedimen di waduk. Disamping itu dapat juga ditempuh melalui penanganan secara vegetatif dan sosial dimana masyarakat dilibatkan dalam pengelolaan sedimentasi waduk.
Kata Kunci: Sedimentasi waduk, Pengelolaan, erosi lahan

References


Anonim, 2007, The Study on Countermeasures for sedimentation in The Wonogiri Multipurpose DAM Reservoir in The Republik of Indonesia, Draft Finalt Report, JICA

Arsyad, S., 1989, Konservasi Tanah dan Air, Penerbit IPB (IPB Press), Bogor.

Brown, L.S. and Flavin, Ch., 1988, The earth vital signs; in stark, L. (ed). Stte of the World, 1988. A worldwatch Institute Report on Prgogress toward a sustainable soceity. W.W. Norton $ co., New York

Chay Asdak, 1999, DAS sebagai Satuan Monitoring dan Evaluasi Lingkungan: Air sebagai Indikator Sentral, Seminar Sehari PERSAKI DAS sebagai Satuan Perencanaan Terpadu dalam Pengelolaan Sumber Daya Air, Jakarta

Chay Asdak, 2007, Lokakarya Tepung Lawung III Pelestarian DAS Citarum Hulu, di Gedung Mohammad Toha, Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung

E John Russell, 2001, Soil Conditions and Plant Growth, Reprint, Delhi, Biotech, , vi, 635 p

Eko Agus Krisdiyanto, 2005, Analisis Karakteristika Sedimentasi Waduk Wadaslintang, Tugas Akhir, FT UGM, Yogyakarta

El-Swaify, Arsyad S., and Krisnarajah P., 1983, Soil erosion by water, In Carpenter, R.A (ed), Naturl System for Development; 99-161 Macmillan Pbl. Co, New York

Kironoto, 2001, Bahan Kuliah Sedimentasi Waduk

Linsley, R.K.,et al, 1980, Applied Hydrology, New Delhi: Mc.Graw-Hill,Publication Co

Sri Astuti Soedjoko dan Chafid Fandeli, 2002, Indikator dan Parameter Kerusakan Ekosistem Daerah Aliran Sungai (Studi Kasus DAS Serayu), Proseding Seminar, Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan DAS, Surakarta

Sudjarwadi, 1994, Penelitian Sedimentasi Waduk PLTA PB Sudirman, Draft Final Report, Fakultas Teknik UGM, Yogyakarta

Suripin, 2001, Pelestarian Sumberdaya Tanah dan Air, Penerbit Andi Yogyakarta.

Suripin, 2001, Pengaruh Sedimentasi Waduk Terhadap Keberlanjutan Pembangunn, Jurnal dan Pengembangan Keairan, No. 1 Tahun 8, 8 juli 2001, Laboratorium Pengaliran JTS FT Undip, Tembalang, Semarang.

Team Kajian Erosi dan Sedimentasi, 2002, Kajian Erosi dan Sedimentasi Pada DAS Teluk Balikpapan Kalimantan Timur, Laporan penelitian


Full Text: ##common.PDF##

DOI: 10.30595/techno.v14i2.50

ISSN: 2579-9096