505
Abstract Views
297
PDF Download
Articles

Pengaruh Penambahan Isolator Terhadap Distribusi Temperatur dan Nyala Efektif Api Pada Tungku Gasifikasi Tipe Downdraft

, , ,
Pages 40-47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan isolator terhadap kinerja tungku gasifikasi tipe downdraft . Tiga bahan isolator yang digunakan yaitu serbuk batu bata, serbuk batu padas dan pasir. Parameter utama yang digunakan sebagai tolok ukur kinerja tungku gasifikasi yaitu suhu pembakaran dan durasi  nyala  api  yang dihasilkan dari bahan  bakar  biomassa . Biomassa yang digunakan dalam penelitian ini adalah  sekam padi. Penelitian dilakukan dengan dua tahap, tahap pertama dilakukan pengujian kinerja tungku gasifikasi tanpa menggunakan isolator. Tahap kedua yaitu dilakukan pengujian dengan menggunakan isolator  yang dipasang pada dinding  tungku gasifikasi. Hasil pengujian tungku tanpa isolator didapatkan temperatur rata-rata nyala api sebesar 272 °C dan nyala efektif  api  selama 5 3  menit . Pengujian dengan penambahan isolator didapatkan suhu rata-rata nyala api  dengan bahan  serbuk batu bata sebesar 506°C dengan isolator suhu 102°C dan nyala efektif  api  selama 54 menit. Untuk serbuk batu padas suhu rata-rata nyala api  sebesar 484°C dengan isolator suhu 134°C dan nyala efektif  api  selama 53 menit. Sedangkan isolator pasir temperature rata-rata nyala api  sebesar 466°C, temperature isolator 146°C dan nyala efektif  api  selama 52 menit. Berdasarkan  hasil penelitian yang dilakukan  maka kinerja tungku gasifikasi dengan menggunakan isolator meningkat dibandingkan tungku tanpa isolator . I solator serbuk batu bata meningkat kan kinerja  tungku gasifikasi  sebesar 90,2% sedangkan untuk serbuk batu padas dan pasir masing-masing sebesar 83,2% dan 77,6%. Hasil ini menunjukkan bahwa serbuk batu bata merupakan isolator yang paling optimal dibandingkan dengan serbuk batu padas dan pasir. 

Keywords :

There is no Figure or data content available for this article

References

  • [1] I. Janajreh, I. Adeyemi, SS Raza, dan C. Ghenai, “Sebuah tinjauan perkembangan terkini dan prospek masa depan dalam sistem gasifikasi dan pemodelannya,” Perbarui. Mempertahankan. Energi Rev..

    [2] PJ Woolcock dan RC Brown, “Sebuah tinjauan teknologi pembersihan untuk syngas yang diturunkan dari biomassa,” Biomass Bioenergy, vol. 52, tidak. 2013, hlm. 54–84.

    [3] K. Srirangan, L. Akawi, M. Moo-Young, dan CP Chou, “Menuju produksi berkelanjutan pembawa energi bersih dari sumber daya biomassa,” Appl. Energi, vol. 100, tidak. 2012, hlm. 172–186.

    [4] AL Ahmad, NH Mat Yasin, CJC Derek, dan JK Lim, "Mikroalga sebagai sumber energi berkelanjutan untuk produksi biodiesel: Sebuah tinjauan," Perbarui. Mempertahankan. Energi Rev., vol. 15, tidak. 2011, hlm. 584–593.

    [5] CZ Wu, H. Huang, SP Zheng, dan XL Yin, "Analisis ekonomi gasifikasi biomassa dan pembangkit listrik di Cina," Bioresour. Teknologi., vol. 83, tidak. 2002.

    [6] C. Gai dan Y. Dong, "Studi eksperimental pada gasifikasi biomassa non-kayu dalam gasifier downdraft," Int. J. Hidrog. Energi, vol. 37, hlm. 4935–4944.

    [7] M. Simone, F. Barontini, C. Nicolella, dan L. Tognotti, "Gasifikasi biomassa pelet dalam gasifier downdraft skala pilot," Bioresour. Teknologi., vol. 116, tidak. 2012, hlm. 403–412.

    [8] Vladimirs Kirsanovs et al., "Gasifikasi biomassa untuk pemanasan distrik," Int. Sci. Kon. Mengepung. mendaki. teknologi. CONECT 2016, hlm. 217–223.

    [9] ROI Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral, Buku Pegangan Statistik Energi dan Ekonomi Indonesia 2013.

    [10] F. . Gibran et al., “OPTIMIZATION OF FIXED BED DOWNDRAFT REACTOR FOR RICE HUSK BIOMASS GASIFICATION USING SECONDARY AIR INTAKE VARIATION,” Int. J. Technol., vol. 2, no. 2018, pp. 390–399.

    [11] A. Gomez_Barea and B. Leckner, “Modeling of biomass gasification in fluidized bed,” Prog. Energy Combust. Sci., vol. 36, no. 2010, pp. 444–509.

    [12] J. Kim, H. Oh, S. Lee, and Y.-S. Yoon, “Advanced One-Dimensional Entrained-Flow Gasifier Model Considering Melting Phenomenon of Ash,” Energies, vol. 11, no. 2018.

    [13] P. Kazimierski, P. Hercel, and D. Kardas, “Dynamics of movement and heat transfer for biomass particles in downdraft gasifier - Experimental measurements with the use of radiographic methods,” Fuel Process. Technol., vol. 210, no. 2020.

    [14] P. Sharma, B. Gupta, M. Pandey, KS Bisen, dan P. Baredar, "Gasifikasi biomassa downdraft: Sebuah tinjauan tentang konsep, analisis desain, pemodelan dan kemajuan terbaru".

    [15] AK Sakhiya, A. Chaturvedi, V. Barasara, K. Panchal, DS Upadhyay, dan RN Patel, "Analisis Elemen dan Kehilangan Panas dari Bahan Baku Berbeda di Gasifier Downdraft," J. Energy Environ. Berkelanjutan., vol. 7, tidak. 2019, hlm. 10–16.

    [16] F. Burlian dan MI Khoirullah, “PENGARUH VARIASI KETEBALAN ISOLATOR TERHADAP LAJU KALOR DAN PENURUNAN TEMPERATUR PADA PERMUKAAN DINDING TUNGKU BIOMASSA,” dipresentasikan pada Seminar Nasional Mesin dan Industri (SNMI9) 2014, Bali, November 2014.

    [17] JP Holman, Perpindahan Panas, edisi ke-10
There is no Supplemental content for this article.

How to Cite This

Jamaldi, A., Atmoko, N. T., Purwono, A. H., & Suryono, E. (2021). Pengaruh Penambahan Isolator Terhadap Distribusi Temperatur dan Nyala Efektif Api Pada Tungku Gasifikasi Tipe Downdraft. Creative Research in Engineering (CERIE), 1(2), 40–47. https://doi.org/10.30595/cerie.v1i2.10845

Article Metrics

Download Statistics

Other Statistics

Verify authenticity via CrossMark
Copyright and permissions information is unavailable

Data Availability

 

statcounter

Statcounter

View Journal CERIE Stats

visitor

VISITOR

 Free counters!

Keywords