Analisis Kapasitas Drainase Jalan Lasda Yos Sudarso Brebes dengan Metode Rasional

Authors

  • Emsa Sunjaya Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Sains, Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Iskahar Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Sains, Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Teguh Marhendi Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Sains, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.30595/civeng.v6i2.25641

Keywords:

Drainase, Kapasitas Drainase, Gumbel, Log Pearson, Metode Rasional

Abstract

Jalan Yos Sudarso Brebes, sering mengalami genangan air akibat sedimentasi dan tertutupnya aliran menuju drainase yang mengurangi fungsi saluran drainase. Kondisi ini diperparah oleh curah hujan tinggi yang mengganggu aktivitas pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kapasitas drainase jalan tersebut menggunakan metode rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah saluran eksisting drainase di jalan Lasda Yos Sudarso Brebes masih mampu menampung debit rencana. Metode rasional dipilih karena dapat memperhitungkan debit curah hujan dan menentukan distribusi alirannya untuk memperoleh dimensi saluran drainase yang optimal. Penelitian ini diawali dengan pengumpulan data primer dan sekunder, meliputi data saluran drainase eksisting, curah hujan, luas permukiman, dan dimensi Jalan Yos Sudarso. Data-data tersebut kemudian dianalisis secara hidrologi dan hidrolika untuk mendapatkan dimensi saluran yang sesuai dengan kebutuhan.Hasil analisis menunjukkan bahwa semua saluran drainase yang ada masih mampu menampung limpasan air hujan, dengan debit aliran hitung birutoto lebih besar dari debit aliran yang direncanakan.

References

[1] Departemen Pekerjaan Umum. Cara Perencanaan Teknik Sumur Resapan Air Hujan untuk Lahan Pekarangan (SNI 06-2405-1991). Yayasan LPMB. Bandung.

[2] Hasmar (2011). Drainasi Terapan. Universitas Islam Indonesia. Yogyakarta.

[3] Kamiana. I.M. (2011). Teknik Perhitungan Debit Rencana BanngunanAir. Graha Ilmu. Yogyakarta.

[4] S.R. Bhakar, Anil Kumar Bansal, Neeraj Chhajed and R. C. Purobit (2006). Frequency Analysis of Consecutive Days Maximum Fainfall at Banswara, Rajastham, Indi. Department of Soil and Water Engineering, CTAe, Udaipur, Rajasthan, India.

[5] Soemanto. C.D. (1999). Hidrologi Teknik . Erlangga. Jakarta.

[6] Soewarno (1995). Hidrologi Aplikasi Metode Statistik untuk Analisa Data, Nova. Bandung.

[7] Standar Nasional Indonesia (SNI) 03-3224-1994 (1994). Tata Cara Perencanaan Drainasi Permukaan Jalan. Bandar Standarisasi Nasional. Jakarta.

[8] Suripin (2004). Sistem Drainase Perkotaan Yang Berkelanjuitan. Andi. Yogyakarta.

[9] Triatmojo, B. (1995). Hidraulika II. Beta Offset. Yogyakarta.

[10] Westi (2008). Drainase Perkotaan. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Downloads

Published

2025-08-22