Analisis Keseimbangan Air Irigasi Untuk Kesesuaian Pola Tanam Padi Daerah Irigasi Baturraden

Authors

  • Vanda Nahdlia Islamy Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Sains, Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Teguh Marhendi Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Sains, Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • M. Agus Salim Al Fathoni Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Sains, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.30595/civeng.v7i1.26462

Keywords:

Keseimbangan Air, Irigasi, Kebutuhan Air, Pola Tanam Padi, F.J. Mock

Abstract

Indonesia sebagai negara agraris sangat bergantung pada sektor pertanian, khususnya komoditas padi yang memerlukan pasokan air irigasi yang stabil. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi adalah ketidakseimbangan air, terutama pada musim kemarau, di mana kebutuhan air pertanian sering kali melebihi debit air yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keseimbangan antara ketersediaan air dan kebutuhan air irigasi, serta mengevaluasi kesesuaian pola tanam padi berdasarkan debit andalan di Daerah Irigasi Muntu, Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden. Metode F.J. Mock digunakan untuk menghitung ketersediaan air, sedangkan kebutuhan air dihitung menggunakan perangkat lunak Cropwat 8.0 dengan pendekatan Penman-Monteith. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat defisit air pada bulan-bulan kering, yang berpengaruh terhadap efektivitas distribusi irigasi. Oleh karena itu, diperlukan strategi penyesuaian pola tanam berbasis keseimbangan air agar efisiensi penggunaan air meningkat dan seluruh lahan pertanian dapat terairi secara optimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi petani dan pengelola irigasi dalam menyusun strategi pengelolaan air yang efisien dan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan, serta dapat diterapkan pada wilayah lain dengan karakteristik hidrologi yang serupa

Author Biographies

Teguh Marhendi, Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Sains, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Google Scholar : 7hIOgiMAAAAJ

Sinta ID : 6048228

M. Agus Salim Al Fathoni, Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Sains, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Google Scholar : 8Tkch38AAAAJ

Sinta ID : 6033013

References

[1] Sosrodarsono, Suyono, dan Kensaku Takeda. 2003. Hidrologi Untuk Pengairan. Jakarta: Pradnya Paramita.

[2] Firdaus, Mileni Wahidah, Indriyanti, Muh Yunus Ali, dan Fausiah Latif. 2023. “Analisis Kebutuhan Air Irigasi pada Daerah Irigasi Bayang-bayang Kabupeten Bulukumba.” Jurnal Teknik Sipil 9 (2): 63–73.

[3] Rahman, Susanti. 2021. “Perhitungan Kebutuhan Air Irigasi Menggunakan Kp-01 D.I. Akedaga Tutiling Meja Kecamatan Wasile Timur.” Jurnal Teknik 14 (1): 57–66.

[4] Pamungkas TH, Ardana PDH, Soriarta K, Suardika IW. Analisis Kebutuhan Air Irigasi Untuk Daerah Irigasi Auman Bodog Di Kecamatan Selat Dan Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem. JUTEKS - Jurnal Teknil Sipil. 2022;VII(II):94–101.

[5] Zain, Alfath, Rizky Ismail, Arniza Fitri, Vanita Kesumawati, dan I Gede Agung Andya. 2023. “Analisis Kebutuhan Air Irigasi di Daerah Irigasi Way Tebu III, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu.” Jurnal Sendi 4 (1): 72–78.

[6] Anonim, Peraturan Pemerintah No. 77 Tahun 2001 Tentang Irigasi. 2001.

[7] Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Standar Perencanaan Irigasi Kriteria Perencanaan Bagian Jaringan Irigasi KP-01. 2010.

[8] S. Sidharta, Irigasi dan Bangunan Air. Jakarta: Gunadarma, 1997.

[9] Anonim, Standar Perencanaan Irigasi : Kriteria Perencanaan Bagian Saluran. Bandung: CV. Galang Persada, 1986.

[10] S. Sosrodarsono dan K. Takeda, Hidrologi Untuk Pengairan. Jakarta: Pradnya Paramita, 2003.

[11] FAO, CROPWAT: A computer program for irrigation planning and management, no. 46. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations, 1992.

Downloads

Published

2025-01-30