Analisis Pengaruh Stabilisasi Kapur Terhadap Nilai CBR pada Subgrade Jalan Perumahan Mentas Gemilang Residence Kecamatan Tenjo, Bogor
DOI:
https://doi.org/10.30595/civeng.v7i1.27277Keywords:
kapur, stabilisasi tanah, subgrade, CBRAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kapur terhadap peningkatan nilai CBR (California Bearing Ratio) pada tanah dasar (subgrade) di wilayah Perumahan Mentas Gemilang Residence, Kecamatan Tenjo, Bogor. Sampel tanah diambil dari kedalaman 0,00 – 0,050 meter, kemudian diuji dalam kondisi alami atau tanah asli serta ditambahkan kapur sebanyak 3%, 6%, dan 9% dari berat keringnya. Berdasarkan hasil pengujian komposisi kapur 6% menghasilkan peningkatan nilai CBR soaked yang paling tinggi, dari 4,5% (Tanah asli) menjadi 7,35%, serta penurunan nilai potensi pengembangan (swelling) dari 1,35% menjadi 0,035%. Penambahan kapur diatas 6% tidak memberikan peningkatan lebih lanjut, bahkan cenderung menurunkan nilai CBR. Hasil ini menunjukan bahwa kadar kapur 6% merupakan titik optimum dalam upaya stabilisasi dilokasi tersebut.
References
[1] Hardiyatmo HC. Mekanika Tanah I. Yogyakarta: Gajah Mada University Press; 2002.
[2] Das BM. Principle of Geotechnical Engineering. 8th ed. Stamford, CT: Cengage Learning; 2014.
[3] Sukirman S. Dasar-Dasar Perancanaan Geometrik Jalan. Bandung: Nova; 1999.
[4] Sukirman S. Perencanaan Tebal Stuktur Perkerasan Lentur. Bandung: Nova; 2010.
[5] Sari KI. Stabilitas Tanah Lempung Menggunakan Kapur (CaO) Ditinjau dari Pengujian Kuat Tekan Bebas (Unconfined Compression Test). Buletin Utama Teknik. 2021;17(1):90-97.
[6] Amrulloh FN, Azizi A. Pengaruh Penambahan Pasir Terhadap Tingkat Kepadatan Dan Daya Dukung Tanah Lempung Berlanau (Studi Kasus : Jalan Banjarparakan – Meganti). CIVENG. 2022 Jan;3(1):33-4.
[7] Riwayanti RRS, Yuniar R. Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Campuran Kapur Untuk Lapisan Tanah Dasar Kontruksi. Jurnal Teknik Sipil UNPAL. 2018 Nov;8(2):104-111.
[8] BSN. SNI 1965:2019. Metode Uji Penentuan Kadar Air Untuk Tanah Dan Batuan Dilaboratorium. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional;2019.
[9] BSN. SNI 1964:2008. Cara Uji Berat Jenis Tanah. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional;2008.
[10] BSN. SNI 3423:2008. Cara Uji Cara Uji Ukuran Butir Tanah. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional;2008.
[11] BSN. SNI 1966:2008. Cara Uji Penentuan Batas Plastis dan Indeks Plastisitas Tanah. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional;2008.
[12] BSN. SNI 1742:2008. Cara Uji Kepadatan Ringan Untuk Tanah. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional;2008.
[13] BSN. SNI 1744:2012. Metode Uji CBR Laboratorium. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional;2012.
[14] Panitia Teknis Bahan Konstruksi Bangunan dan Rekayasa Sipil. Pedoman Perencanaan Stabiliasi Tanah Dengan Serbuk Pengikat Untuk Konstruksi Jalan. Bandung: Departemen Pekerjaan Umum;2007.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

CIVeng : Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






