ANALISIS PENGARUH LIMBAH GRC (GLASSFIBRE REINFORCED CEMENT) DAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEBAGIAN MATERIAL BETON TERHADAP KUAT TEKAN BETON

Authors

  • Luthfi Chandra Amarullah Program Studi S1 Teknik Sipil Fakultas Teknik dan Sains Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Sulfah Anjarwati Program Studi S1 Teknik Sipil Fakultas Teknik dan Sains Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • M. Agus Salim Al Fathoni Program Studi S1 Teknik Sipil Fakultas Teknik dan Sains Universitas Muhammadiyah Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.30595/civeng.v2i1.9882

Abstract

Di bidang konstruksi bangunan sendiri sudah banyak berkembang teknologi yang salah satunya adalah teknologi beton. Saat ini banyak penelitian-penelitian yang dilakukan oleh ahli sipil maupun mahasiswa untuk meningkatkan kualitas mutu beton. Dalam penelitian ini digunakan limbah GRC (Glassfibre Reinforced Cement) dan abu sekam padi. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui nilai kuat tekan beton dan perbandingan biaya produksi beton konvensional ataupun beton inovasi dengan tambahan limbah GRC, dan abu sekam yang sudah dipresentasekan sebagai pengganti agregat maupun semen dengan nilai fc’ 32,25 Mpa. Adapun presentase campurannya limbah GRC sebanyak 7% dari agregat kasar, dan abu sekam sebanyak 3% dari semen. Dengan metode penelitian eksperimen dan direncanakan sesuai SNI 03-2834-2000 dengan fc’ 32,35 Mpa. Pengujian beton dilakukan pada umur 7 hari lalu dikonversikan menjadi umur 28 hari. Hasil kuat tekan yang didapatkan pada umur 7 hari sebesar 24,77 Mpa, dengan konversi umur 28 hari sebesar 38,2 Mpa dan  perbandingan harga beton inovasi lebih hemat sebanyak Rp 24.542,4 untuk setiap m³ beton

References

[1] Alfredo, Marchin. 2012. Studi Kuat tekan Beton normal Mutu Sedang dengan Campuran Abu Sekam Padi (RHA) dan Limbah Adukan Beton (CSW).

[2] artiKON. 2015. Komposisi GRC dan Berat Rata-Rata Produk GRC Panel Cladding. Artikel). Tersedia di: https://grcartikon.co.id/komposisi-grc/

[3] Badan Standarisasi Nasional. 2000. Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal. SK SNI 03-2834-2000

[4] Chu-Kia Wang, Dkk.1993. Desain Beton Bertulang. Erlangga : Jakarta.

[5] Haryadi. 2006. Abu Padi Sekam di Indonesia (Artikel). Tersedia di: https://subhanesa.wordpress.com/2013/04/03/abu-sekam-padi-indonesia/

[6] Jokrodimuljo, K. 1997. Teknologi Beton. Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada [Jurnal]

[7] Mulyadi, Asri. 2011. Pengaruh Penambahan Kapur dan Abu Layang terhadap Mortar dengan Uji Kuat Tekan serta Serapan Air pada Bata Beton Bertulang. Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Palembang. Volume 1, Nomor 1, Agustus 2011

[8] Murdock, L.J. 1999. Bahan Dan Praktek Beton. Erlangga : Jakarta.

[9] Okamur, H., Maekawa, K. and Ozawa, K. 1993. High Performance Concrete. [Jurnal] Sutami, 1971, Kontruksi Beton Indonesia, Badan Penerbit Pekerdjaan Umum, Djakarta

Downloads

Published

2021-02-19