Pemberdayaan Santri Melalui Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati
https://doi.org/10.30595/jppm.v1i2.1423
Abstract
Kegiatan pemberdayaan santri pondok pesantren Al-As’adiyah berlokasi di Desa Sered, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara. Potensi desa Sered berdasarkan kondisi geografis dan sumber daya manusianya, sangat sesuai untuk pengembangan pertanian melalui pemanfaatan lahan pekarangan sekitar pondok pesantren Al-As’adiyah. Rencana pengembangan pesantren Al-As’adiyah yaitu adanya kemandirian santri dalam pemenuhan pangan melalui budidaya tanaman secara organik berbasis pestisida nabati. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pemberian materi dan demonstrasi. Pemberian materi tentang berbagai tumbuhan sumber pestisida nabati, kandungan racun dari tumbuhan sumber pestisida, dan organisme pengganggu tanaman sasarannya. Demonstrasi dilakukan dengan melakukan praktik pembuatan pestisida nabati berbahan daun gamal (Gliricidia sepium) dan cara aplikasinya. Transfer teknologi pembuatan pestisida daun gamal memberikan manfaat berupa peningkatan pengetahuan santri tentang pemanfaatan tumbuhan sebagai bahan racun organisme pengganggu tanaman. Santri juga antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan.Hal ini dapat diukur dengan giat dan terampilnya para santri dalam melakukan praktik pembuatan pestisida nabati dan adanya beberapa pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada narasumber.References
Acero LH. 2014. Dried Siam Weed (Chromolaena odorota) as Rice Weevils’ (Sitophilus oryza) Eradicant. International Journal of Chemical Engineering and Applications. Vol. 5 (5): 363 - 366.
Budiyanto M & Machali I. 2014. Pembentukan karakter mandiri melalui pendidikan agriculture Di Pondok Pesantren Islamic Studies Center Aswaja Lintang Songo Piyungan Bantul Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Karakter. 4(2):108-122.
BPS Kab. Banjarnegara. 2015. Kecamatan Madukara Dalam Angka 2015. Badan Pusat Statistik Kabupaten Banjarnegara. http://banjarnegarakab.bps.go.id. Diakses 2 Mei 2016.
Fitriana Y, Purnomo, & Hariri AM. 2012. Uji efikasi gulma siam terhadap mortalitas hama pencucuk buah kakao (Helopeltis spp.) Di Laboratorium. Jurnal HPT Tropika. 12(1): 85-91.
Kadir MA. 2015. Pemberdayaan santri di pondok pesantren Attarbiyatussakilah Kota Kendari. Jurnal Al-Qalam. 21(2):221-234.
Lachumy SJTh., Sasidharan S., Sumathy V., Zuraini Z. 2010. Pharmacological activity, phytochemical analysis and toxicity of methanol extract of Etlingera elatior (torch ginger) flowers. Asian Pacific Journal of Tropical Medicine (2010): 769-774.
Malik A, Widodo W, Sutanto A, & Masmu A. 2011. Peningkatan kemandirian santri dan Pondok Pesantren Nurul Falah Muhammadiyah melalui penerapan pengelolaan usaha teknologi pertanian. Jurnal Dedikasi. (8):29-36.
Moekasan TK. & Prabaningrum L. 2011. Teknik Aplikasi Pestisida. Leaflet. Balai Penelitian Tanaman Sayuran. Bandung.
Montes-Molinaa JA., Luna-Guidoa ML, Espinoza-Pazb N, Govaertsc B, Gutierrez-Micelid FA, Dendoovena L. 2008. Are extracts of neem (Azadirachta indica A. Juss. (L.)) and Gliricidia sepium (Jacquin) an alternative to control pests on maize (Zea mays L.)? Crop Protection. 27(3–5):763–774.
Ogunjinmi OE, Olateru CT & Ogunjinmi SO. 2014. Effects of collection time on phytochemical screening and antibacterial activities of Chromolaena odorata leaf extracts. Science and Engineering Perspectives. Vol. 9:32-36.
Owolabi MS, Ogundajo A, Yusuf KO, Lajide L, Villanueva HE, Tuten JA, & Setzer WN. 2010. Chemical Composition and Bioactivity of the Essential Oil of Chromolaena odorata from Nigeria. Rec. Nat. Prod. 4(1): 72-78.
Parvathi K. & Jamil K. 1999. Toxic, growth-inhibitory and antifeedant activity of Gliricidia sepium Jacq. leaf extract against Dysdercus koenigii Fabricius, Achaea janata Linnaeus and Spodoptera litura Fabricius. International Journal of Tropical Insect Scienc. 19(2-3):217-222.
Sadono D. 2008. Pemberdayaan Petani: Paradigma Baru Penyuluhan Pertanian di Indonesia. Jurnal Penyuluhan. 4(1):65-74.
Setiawati W, Murtiningsih R, Gunaeni N, & Rubiati T. 2008. Tumbuhan Bahan Pestisida Nabati: Cara Pembuatannya untuk Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Balai Penelitian Tanaman Sayuran. Bandung. 203 hal.
Syakir M. 2011. Status Penelitian Pestisida Nabati. Makalah Disampaiakan pada Seminar Nasional Pestisida Nabati IV. Jakarta 15 Okotober 2011. Hal. 9-18.
Thoden TC, Boppré M, & Hallmann J. 2007. Pyrrolizidine alkaloids of Chromolaena odorata act as nematicidal agents and reduce infection of lettuce roots by Meloidogyne incognita. Nematology. 9(3):343–349.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2017 Eko Apriliyanto (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Indonesian version:
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

