Upaya Preventif Tingkat Keparahan Penyakit Diabetes Mellitus dengan Diet dan Olahraga serta Mengenali Komplikasi Awal di Mata
https://doi.org/10.30595/jppm.v5i1.9335
Keywords:
Diabetes, Mellitus, Kader, Komplikasi di MataAbstract
Kasus penyakit degeneratif/kronis cukup banyak terutama Diabetes Mellitus (DM). Penyakit DM ini dapat mengakibatkan berbagai komplikasi termasuk komplikasi di mata. Keterlambatan deteksi dini komplikasi di mata akibat penyakit DM tentunya dapat menyebabkan keadaan yang semakin parah dan akan menambah beban biaya bagi penderita serta dapat menimbulkan disabilitas. Peran kader sangat penting dalam pencegahan prevalensi DM tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk diseminasi informasi dan peningkatan pengetahuan masyarakat dan kader dusun Watu tentang penyakit DM serta melatih para kader agar dapat melakukan pengukuran kadar gula darah. Pelaksanaan kegiatan dengan memberikan pendidikan kesehatan secara online dalam bentuk webinar dengan aplikasi Zoom Meeting. Kegiatan pendidikan kesehatan dimulai dengan pretes kemudian sesi pemaparan materi dan diakhiri sesi postes untuk mengukur keberhasilan kegiatan dan tingkat pengetahuan peserta. Kegiatan sesi praktik pengukuran gula darah dilaksanakan secara tatap muka khusus bagi kader Dusun Watu. Kegiatan webinar ini diikuti oleh 103 peserta yang mengikuti kegiatan secara penuh dari awal, pretes sampai dengan selesai termasuk postes. Terdapat peningkatan nilai postes dibandingkan nilai pretes (92,32%). Seluruh kader dapat melakukan pemeriksaan kadar gula darah (100%). Kegiatan pengabdian ini telah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang DM dan pencegahan komplikasi di mata serta serta kader dapat melakukan pengukuran kadar gula darah secara mandiri.
References
Departemen Kesehatan RI. 2009. Profil kesehatan Indonesia 2007. Jakarta: Depkes RI Jakarta. https://www.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/profil-kesehatan-indonesia-2008.pdf
Khaled Ahmad., et al. (2010). Type 2 Diabates and Vascular Complication: A Pathophysiologic View. Biomedical Research.21 (2): 147-155.
Perkeni (2011). Konsensus Pengendalian dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe2 di Indonesia 2011. Pengurus Besar Perkumpulan Endokrinologi Indonesia, pp: 6-8, 14-30.
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2018. https://kesmas.kemkes.go.id/assets/upload/dir_519d41d8cd98f00/files/Hasil-riskesdas-2018_1274.pdf
Setiati, S., Alwi, I., Sudoyo, A.W., & Simadibrata, M., 2017. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam.
Smeltzer & Bare. (2008). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth/ editor, Suzzane C. Smeltzer, Brenda G. Bare; alih bahasa, Agung Waluyo, dkk. Jakarta: EGC.
Vasudev Anand, P., Sridhar, G. (2018). A Clinical Study of the Ocular Complications of Diabetes Mellitus. Journal of Dental and Medical Sciences. Volume 17, Issue 10 Ver 3 (October.2 2018), PP 45-49.
Vieira-Potter J V, karamichos D., et al. (2016). Ocular Complications of Diabetes and Therapeutic Approaches. BioMed research International. Volume 2016, Article ID 380157`0, 14 pages.
Zhao YX, Chen XW. Diabetes and risk of glaucoma: systematic review and a Meta-analysis of prospective cohort studies. Int J Ophthalmol 2017;1099):1430-1435.
Zhou Minwen., Wang Wei., et al. (2014). Diabetes Mellitus as a Risk Factor for Open-Angle Glaucoma: A Systemic Review and Meta-Analysis. www.plosone.org. Volume 9, Issue 8, e102972.
World Health Organization. 2007. Diabetes. http://www.who.int/topics/diabetes_ mellitus/en/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Nur Shani Meida, Yunani Setyandriana, Ika Setyawati, Refi Nurcholis (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Indonesian version:
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

