Rancang Bangun Pengendali Dan Pengawasan Gas Amonia Pada Peternakan Ayam Berbasis Arduino Mega 2560 R3
DOI:
https://doi.org/10.30595/jrre.v1i2.5436Abstract
Kadar gas amonia menjadi salah satu permasalahan yang kerap terjadi pada   peternakan ayam. Ambang batas maksimal untuk kadar gas amonia yaitu 20 PPM (Part Per Million). Gas amonia muncul karena suhu yang tidak ideal pada kandang ayam. Diketahui bahwa suhu yang optimal pada kandang ayam dengan suhu 300C (Celcius). Kenaikan kadar gas amonia yang tidak terekam juga merupakan permasalahan karena pemilik atau pengelola ayam tidak bisa mengontrol dan mengetahui apabila terjadi kenaikan kadar gas amonia. Dari permasalahan tersebut dirancangnya sistem pengendali kadar gas amonia dengan sensor MQ-135 sebagai sensor yang akan mendeteksi kadar gas amonia dan sensor DHT11 yang akan menjadi sensor yang mendeteksi suhu ruangan kandang ayam. Hasil pembacaan sensor gas dan sensor suhu diproses oleh arduino sebagai mikrokontroler. Sistem ini juga akan menyimpan kadar gas amonia yang terdeteksi oleh sensor MQ-135 kedalam database pada aplikasi monitoring tiap menit agar apabila terjadi kenaikan kadar gas amonia dapat terdeteksi kapan kenaikan kadar gas amonia terjadi. Keluaran dari sistem ini akan ditampilkan kadar gas amonia dan suhu ke layar LCD 16x4 serta mikrokontroler yang mengirimkan signal ke driver relay untuk menghidupkan blower apabila kadar amonia yang terdeteksi melebihi 20 PPM lalu mengeluarkan gas amonia ke luar kandang ayam dan menghidupkan heater apabila suhu yang terdeteksi kurang dari 30oC untuk mengendalikan suhu kandang ayam.
References
[1] Badan Pusat Statistik, 2017. Populasi Ayam Ras Pedaging Menurut Provinsi 2009-2016. [Online] Available at: https://www.bps.go.id/linkTableDinamis/view/id/1034 [Diakses 20 November 2017].
[2] H. Riza, W. Y. R. Y., 2015. Peran Probiotik dalam Menurunkan Amonia Feses Unggas. Jurnal Peternakan Indonesia, Februari.17(1).
[3] G.J. Heiji, T. S., 1991. Studies in Environmental Science 46. Acidification Research in The Netherlands. Final Report of the Dutch Priority Programme on Acidification. 1st Edition penyunt. Amsterdam: Elsevier Science Ltd.
[4] C. W. Ritz, Dkk, 2004. Implications of Ammonia Production and Emissions from Commercial Poultry Facilities: A Review. Volume 13(4), p. 684–692.
[5] Arduino, 2017. [Online] Available at: https://store.arduino.cc/usa/arduino-mega-2560-rev3
[Diakses 16 October 2017].
[6] Arlien Siswanti, S., 2016. Wireless Sensor System Untuk Pemantauan Kadar Gas Amonia (NH3) Menggunakan Algoritma Berbasis Aturan. Youngster Physics Journal, 5(2), p. 1.
[7] CANDRA, R., 2015. Rancang Bangun Sistem Pengendalian dan Monitoring Peralatan Listrik Jarak Jauh Berbasis Android. Bandar Lampung: Insitut Informatika dan Bisnis Darmajaya.
[8] Charles R.T, B. H., 1991. Pencemaran lingkungan oleh limbah peternakan dan pengelolaannya. Bull: FKG-UGM.X(2) 71-75.
[9] Eksata Murliagraha Perdana, A. M. Y. B., 2016. RANCANG BANGUN PENGUKUR KADAR ALKOHOL BERBASIS ARDUINO. Jurnal Coding, 2(2), pp. 107-118 .
Downloads
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Jurnal Riset Rekayasa Elektro is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

