Modifikasi dan Pengujian Sistem Penyemprot Padi dengan Penambahan Pompa Elektrik

Authors

  • Marno Marno Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Slamet Abadi Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Eri Widianto Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Uut Ulis Utomo Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Najmudin Fauji Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Rizal Hanifi Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.30595/jrst.v4i1.3658

Keywords:

penyemprot, pompa elektrik, padi

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang modifikasi dan pengujian sistem penyemprot padi dengan penambahan pompa elektrik 12 v. Tekanan penyemprotan standar ditargetkan sebesar 1,0 – 1,6 bar (kg/cm2). Pengaturan tekanan dan volume penyemprotan akan dilakukan oleh potensiometer. Penyemprot hasil modifikasi mampu tetap bekerja ketika daya baterai habis, karena konstruksi dasar pompa manual tetap dipertahankan. Setelah percobaan didapatkan data bahwa tekanan maksimal pompa manual pada waktu penyemprotan adalah 1,2 bar, sementara untuk pompa dc tekanannya mencapai 1,9 bar (potensiometer 1 putaran penuh 3,68 kΩ). Sementara untuk volume penyemprotan bonggol padi pada kondisi nozzle standar didapatkan untuk pompa manual adalah 1376 L/ha dan 2304 L/ha untuk pompa dc (potensiometer 1 putaran). Untuk hasil pengukuran volume penyemprotan dengan nozzle 1 lubang (3 lubang ditutup dari 4 lubang) pompa manual 272 L/ha dan pompa dc 336 L/ha (potensiometer 1 putaran). 

References

Aspar, G. (2012). Studi Aplikasi Knapsack Sprayer, Knapsack Power Sprayer, dan Boom Sprayer di PT. Laju Perdana Indah, Palembang, Sumatera Selatan.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta. (2007). Penggunaan dan Perawatan Alat Semprot Punggung (Sprayer) (pp. 1–18). pp. 1–18.

Guntoro, D., Agustina, K., & Yursida, Y. (2014). Efikasi Herbisida Penoksulam pada Budidaya Padi Sawah Pasang Surut untuk Intensifikasi Lahan Suboptimal. Jurnal Lahan Suboptimal, 2(2), 144–150.

Harefa, T. (1997). Pengaruh Tekanan, Panjang Selang dan Dosis Herbisida Terhadap Jumlah dan Ukuran Diameter Butiran pada Alat Semprot (Sprayer) Bertenaga Traktor Tangan. Institut Pertanian Bogor.

Harry L. Field and John B. Solie. (2007). Introduction to Agricultural Engineering Third Edition. In Springer (3rd ed.). https://doi.org/10.1097/00010694-195602000-00016

Hermawan, W. (2012). Kinerja Sprayer Bermotor dalam Aplikasi Pupuk Daun di Perkebunan Tebu. Jurnal Keteknikan Pertanian, 26(2), 91–98.

Kurniawan, T. (2014). Modifikasi Jumlah Nosel Sprayer Gendong Bermotor dan Uji Kinerja pada Berbagai Tekanan Semprot dan Tipe Nosel (Institut Pertanian Bogor). https://doi.org/10.1016/j.cell.2009.01.043

LAKIP. (2012). Laporan Akuntabilitas Kinerja Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Tahun 2012 (2012th ed.). https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Litbang Pertanian. (2013). Statistik Litbang Departemen Pertanian.

Prasetio, A. A., & Wicaksono, K. P. (2017). Efikasi Jenis Herbisida pada Pengendalian Gulma di Tanaman Karet (Hevea brasiliensis Muel. Arg.). PLANTROPICA Journal of Agricultural Science, 2(2), 100–107.

Downloads

Published

2020-07-21

How to Cite

Marno, M., Abadi, S., Widianto, E., Utomo, U. U., Fauji, N., & Hanifi, R. (2020). Modifikasi dan Pengujian Sistem Penyemprot Padi dengan Penambahan Pompa Elektrik. JRST (Jurnal Riset Sains Dan Teknologi), 4(1), 1–6. https://doi.org/10.30595/jrst.v4i1.3658

Issue

Section

Articles