Pencemaran Laut dan Kejahatan Lingkungan akibat Tumpahan Minyak: Kajian Green Criminology dan Prisma Kejahatan
DOI:
https://doi.org/10.30595/jssh.v8i1.20007Keywords:
Kejahatan Lingkungan, Green Criminology, Tumpahan Minyak, Prisma KejahatanAbstract
Kasus tumpahan minyak di Teluk Balikpapan menimbulkan kerusakan lingkungan dan merupakan kejahatan lingkungan. Tumpahan minyak di perairan laut terjadi karena berbagai penyebab seperti aktivitas pengeboran minyak di lepas pantai, emisi transportasi laut, dan kecelakaan kapal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan cakupan analisis terhadap kasus tumpahan minyak di Teluk Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metodologi kajian literatur untuk mengumpulkan data sekunder. Berdasarkan kajian literatur, cakupan analisis kasus tumpahan minyak di Teluk Balikpapan dapat diperluas melalui perspektif green criminology dan prisma kejahatan. Pengembangan topik tersebut bertujuan untuk memahami berbagai aspek kejahatan lingkungan (pendefinisian kejahatan, pelaku, respon sosial, dan tingkat viktimisasi). Hasil analisis menemukan bahwa seluruh pihak yang terlibat dalam kasus tumpahan minyak berperan terhadap terjadinya kasus dan perlu bertanggung jawab atas tindakannya. Analisis prisma kejahatan turut menjelaskan bahwa korban dan kerugian bersifat masif, menyeluruh, dan berdampak jangka panjang.
References
Affan, H. (2018). Pencemaran Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan: “Sudah Tiga Hari Kami Mencium Baru Solar.” BBC News Indonesia. https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-43626386
Al-Majed, A. A., Adebayo, A. R., & Hossain, M. E. (2012). A sustainable approach to controlling oil spills. Journal of Environmental Management, 113, 213–227. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2012.07.034
Amelia, A. R. (2018). Ini Kronologi Penemuan Pipa Putus di Teluk Balikpapan Versi Pertamina. Katadata. https://katadata.co.id/arnold/berita/5e9a55fcaee9f/ini-kronologi-penemuan-pipa-putus-di-teluk-balikpapan-versi-pertamina
Anisuddin, S., Hashar, N. Al, & Tahseen, S. (2005). Prevention of oil spill pollution in seawater using locally available materials. Arabian Journal for Science and Engineering, 30(2 B), 143–152.
Anwar, Y., Setyasih, I., Ardiansyah, A., Partini, D., Dewi, R. P., & Wibowo, Y. A. (2021). Identification of Mangrove Forest Damage, and Effort to Conservation in Balikpapan City, East Kalimantan, Indonesia. GeoEco, 7(2), 121–134. https://doi.org/10.20961/ge.v7i2.46360
Arumingtyas, L. (2018). Tumpahan Minyak Pertamina di Teluk Balikpapan Cemari 7.000 Hektar Area. Mongabay Indonesia. https://www.mongabay.co.id/2018/04/04/tumpahan-minyak-pertamina-di-teluk-balikpapan-cemari-7-000-hektar-area/
Direktori Putusan Mahmakah Agung Republik Indonesia. (2018). Putusan Nomor 749/Pid.B/LH/2018/PN.BPP
Duke, N. C. (2016). Oil spill impacts on mangroves: Recommendations for operational planning and action based on a global review. Marine Pollution Bulletin, 109(2), 700–715. https://doi.org/10.1016/j.marpolbul.2016.06.082
Firman, T. (2018). Walhi Kaltim Desak Pertamina Terkait Tumpahan Minyak di Balikpapan. Tirto. https://tirto.id/walhi-kaltim-desak-pertamina-terkait-tumpahan-minyak-di-balikpapan-cHJ2
Friedrichs, D. O. (2015). Crimes of the Powerful and the Definition of Crime. In G. Barak (Ed.), The Routledge International Handbook of the Crimes of the Powerful. Routledge.
Gusmawati, N. F., Puspita, C. D., & Ratnawati, I. H. (2020). Condition of Coral Reef Ecosystem After Oil Spill Event in the Waters of Balikpapan Bay, East Kalimantan. Jurnal Segara, 16(1), 59–70.
Henry, S., & Lanier, M. M. (1998). The prism of crime: Arguments for an integrated definition of crime. Justice Quarterly, 15(4), 609–627. https://doi.org/10.1080/07418829800093921
Lanier, M. M., Henry, S., & Anastasia, D. J. M. (2015). Essential Criminology (4th ed.). Westview Press.
Latif, B., Kurniawan, A., & Manggala Ayubi, I. (2018). The Legal Review of Petroleum Spill Case (Pertamina Oil Spill in Kalimantan). Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law Journal), 7(2), 133–153. https://doi.org/10.24843/jmhu.2018.v07.i02.p01
Lestari, F., Setyowati, D. L., Muzanni, A., Kadir, A., Zainal, I., Liku, J. E. A., Zulfikar, A. K., Sari, I. P., Mulya, W., Yuliana, L., Zulfikar, I., Rusba, K., Nurmayanti, I., Susanti, I. T., Sakina, C., Yusvalina, H. A., Adiwibowo, A., Ramadhan, N. A., Andani, S., … Cruz, A. M. (2023). Industrial and Environmental Disaster Risk Assessment for Hazardous Materials in Balikpapan City, East Kalimantan, Indonesia. Sustainability, 15(9430), 1–19.
Li, P., Cai, Q., Lin, W., Chen, B., & Zhang, B. (2016). Offshore oil spill response practices and emerging challenges. Marine Pollution Bulletin, 110(1), 6–27. https://doi.org/10.1016/j.marpolbul.2016.06.020
Mawaddaturrokhmah, Muhdar, M., & Apriyani, R. (2020). Penerapan Teori Conditio Sine Qua Non dalam PeristiwaTumpahan Minyak di Teluk Balikpapan. Risalah Hukum, 16, 16–33. https://doi.org/10.30872/risalah.v16i1.147
Nugroho, A. S. (2018). Kronologi Solar Tumpah dan Membakar Dua Nelayan Balikpapan. Republika. https://news.republika.co.id/berita/nasional/daerah/18/03/31/p6gnqi415-kronologi-solar-tumpah-dan-membakar-dua-nelayan-balikpapan?
Puspoayu, E. S., Hakim, A. R., & Bella, H. S. (2018). Tinjauan Yuridis Pertanggungjawaban Pencemaran Minyak di Wilayah Teluk Balikpapan. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 25(3), 560–580. https://doi.org/10.20885/iustum.vol25.iss3.art7
Republik Indonesia. (1999). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran dan/atau Perusakan Laut. Lembar Negara Republik Indonesia Nomor 32, Tambahan Lembar Negara Republik Indonesia Nomor 3816.
Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Lembar Negera Republik Indonesia Nomor 140, Tambahan Lembar Negara Republik Indonesia Nomor 5059.
Ruggiero, V., & South, N. (2013). Green Criminology and Crimes of the Economy: Theory, Research and Praxis. Critical Criminology, 21, 359–373. https://doi.org/10.1007/s10612-013-9191-6
Satrianegara, R. (2018). Pesut dan Bekantan Jadi Korban Tumpahan MinyaK di Balikpapan. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/news/20180416141851-4-11158/pesut-dan-bekantan-jadi-korban-tumpahan-minyak-balikpapan
Singh, H., Bhardwaj, N., Arya, S. K., & Khatri, M. (2020). Environmental impacts of oil spills and their remediation by magnetic nanomaterials. Environmental Nanotechnology, Monitoring and Management, 14(September 2019), 100305. https://doi.org/10.1016/j.enmm.2020.100305
Vollaard, B. (2017). Temporal Displacement of Evironmental Crime: Evidence from Marine Oil Pollution. Journal of Environmental Economics and Management, 82, 168–180.
White, R. (2008). Crimes Against Nature: Environmental criminology and ecological justice. Willan Publishing.
Yovanda. (2018). Pencemaran Minyak di Teluk Balikpapan, Hanya Nakhoda Kapal MV Ever Judger Tersangka. Mongabay Indonesia. https://www.mongabay.co.id/2018/05/03/pencemaran-minyak-di-teluk-balikpapan-hanya-nakhoda-kapal-mv-ever-judger-tersangka/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Nadia Intan Fadila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


