Revitalisasi Sastra Lisan dan Pemertahanan Bahasa Daerah: Studi Kasus Sastra Lisan Rejung dan Guritan di Sumatera Selatan

Authors

  • Budi Agung Sudarmanto BALAI BAHASA SUMATERA SELATAN

DOI:

https://doi.org/10.30595/jssh.v4i2.8593

Keywords:

guritan, rejung, maintenance of local languages, oral literature, revitalisation

Abstract

Abstract. South Sumatera has many oral literature. Rejung and guritan are two of them. In this article, two of those oral literatures are connected with literature revitalization and local language maintenance. Qualitative research is applied as the method. The result of discussion in this research is that revitalization of two oral literatures run well. Rejung Pesirah is one of a good rejung revitalisation results. Guritan is revitalized by performing current themes in order guritan is getting more accepted by community. Language maintenance can be done based on the place oral literature rejung and guritan use local languages, such as Enim, Semende, Besemah, Empatlawang, and Lahat.

Author Biography

Budi Agung Sudarmanto, BALAI BAHASA SUMATERA SELATAN

Ahli Peneliti Muda

References

Agustini, D.P. (2019). Kelompok Musik Rejung Pesirah: Strategi Adaptasi pada Masyarakat Palembang. Tonika, Vol. 2, No. 2, 27-37.Bramono, Nurdin dan Mifta Rahman. 2012. Pergeseran dan Pemertahanan Bahasa. DIGLOSSIA: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan, Vol. 4, No. 1.

Arikunto, S. (2014). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Budrianto, Sriwulan, W., & Rosa, M. (2018). Apropirasi Gitar dalam Kesenian Rejung pada Masyarakat Suku Bashemah Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu. Gorga: Jurnal Seni Rupa, Vol. 7, No. 2, 94-100.

Chaer, A. & Agustina, L. (2004). Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Firamadhan, A.W. (2015). Musik Rejung dalam Sastra Lisan Etnis Besemah Kabupaten Pagaralam. Yogyakarta: Institut Seni Indonesia. (Skripsi tidak Dipublikasikan). Istitut Seni Indonesia, Yogyakarta.

Hutomo, S.S. (1991). Mutiara yang Terlupakan: Pengantar Studi Sastra Lisan. Surabaya: HISKI Jawa Timur.

Moleong, L.J. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mpolada, A.F. (2020). Pemertahanan Bahasa Indonesia di daerah Napudesa Wuasa Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso (Kajian Sosiolinguistik). Jurnal Bahasa dan Sastra, Vol. 5, No. 4, 60-69.

Mu’jizah (2018). Preservasi dan Revitalisasi Bahasa dan Sastra Nafri, Papua: Sebuah Bahasa Hampir Punah. Aksara, Vol. 30, No. 1, 75-88.

Nurhan Kenedi. (2010). Jelajah Musi: Eksotika Sungai di Ujung Senja. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.

Retnowati, E. (2013). Revitalisasi bahasa Kao. Jurnal Masyarakat dan Budaya. Volume 15 No. 3, 475-495.

Rumodhon, B. (2018). Pertunjukan Rejung dalam Tradisi Begareh Malam Bujang Gadis pada Masyarakat Pagar Alam. AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra, Vol. 19, No. 1, 1-14.

Sari, R.N. & Utomo, U. (2018). The Change of Function of Rejung Arts in Pagaralam City. CATHARSIS, Vol. 7, No. 1, 109-116.

Siswanto, S. & Haque, S.M. (2019). Pembelajaran Musik Rejung Menggunakan Media Audio Visual (Video Tutorial). BESAUNG: Jurnal Seni Desain dan Budaya. Vol. 4, No. 3, 117-127

Siswanto, S. (2015). Pertunjukan Rejung dalam Perspektif Pesan Moral. Dewaruci, Vol. 10, No. 1, 48-59.

Tarmizi, P. (2016). Analisis Musik Lagu “Khindu di Hati” dalam Rejung Bengkulu Selatan. Jurnal PGSG: Jurnal Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Vol. 9, No. 3, 294-300.

Wahyuni, D. (2018). Revitalisasi Sastra Bonai. Gramatika, Vol. V, No. 1, 64-74.

Widianto, E. (2018). Pemertahanan Bahasa Daerah melalui Pembelajaran dan Kegiatan di Sekolah. Jurnal Kredo, Vol. 1, No. 2, 1-13.

Downloads

Published

2020-12-22

How to Cite

Sudarmanto, B. A. (2020). Revitalisasi Sastra Lisan dan Pemertahanan Bahasa Daerah: Studi Kasus Sastra Lisan Rejung dan Guritan di Sumatera Selatan. JSSH (Jurnal Sains Sosial Dan Humaniora), 4(2), 111–120. https://doi.org/10.30595/jssh.v4i2.8593