JENIS DAN FUNGSI METAFORA DALAM NOVEL ANAK BAJANG MENGGIRING ANGIN KARYA SINDHUNATA: SEBUAH ANALISIS DEKONSTRUKSI PAUL DE MAN

Sri Utorowati, Sukristanto Sukristanto

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan jenis metafora yang terdapat dalam novel Anak Bajang Menggiring Angin, dan (2) mendeskripsikan fungsi metafora,
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan stilistika. Pengumpulan data dilakukan dengan pembacaan dan pencatatan secara teliti dan cermat terhadap sumber data utama. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan segenap kemampuan dan pengetahuannya tentang stilistika. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis isi yang bersifat deskriptif, karena data pada penelitian ini adalah teks karya sastra. Pendeskripsian yang dilakukan lebih bersifat deskriptif interpretatif. Hasil penelitian ini adalah jenis metafora yang terdapat dalam novel ABMA meliputi (1) metafora kategori keadaan 40,74%, (2) kosmos 20,37%, (3) energi 9,26%, (4) substansi 1,85%, (5) terestrial 11,11%, (6) objek 3,71%, (7) kehidupan 1,85%, (8) bernyawa 9,26%, dan (9) manusia 1,85%. Metafora yang dominan adalah metafora kategori keadaan. Fungsi metafora meliputi: (1) fungsi puitik, mengandung pesan: tanggung jawab orang tua kepada anak, kerukunan hidup, jangan putus asa, jangan sombong, selalu waspada dan penuh keyakinan, menjaga ketenteraman lingkungan, nilai kesucian dan kesetian, cinta tanah air, jangan mengumbar hawa nafsu, dan kejahatan kalah oleh kebenaran. (2) fungsi emotif, menggunakan sarana retorika: repetisi, pertanyaan retoris, ironi, asindeton, polisindeton, dan antitesis.

Full Text: ##PDF##

DOI: 10.30595/mtf.v2i2.1097

ISSN: 2776-6020