Kearifan Lokal Banyumas: Nilai Pendidikan dalam Sastra Lisan Banyumas Ditinjau dari Teknologi Pendidikan
DOI:
https://doi.org/10.30595/mtf.v11i1.23096Keywords:
Nilai Pendidikan, Folklor, Sastra Lisan, Among-Among, BanyumasAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi nilai pendidikan dalam tradisi Among-among di wilayah Banyumas. Penelitian ini diperoleh dari sumber data yang informannya mengetahui dan mengalami secara langsung dalam tradisi Among-among. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu; 1) observasi; 2) wawancara; dan 3) survei. Teknik analisis menggunakan pendekatan semiotik dan hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam tradisi Among-among masih dianggap penting bagi masyarakat Jawa khususnya di wilayah Banyumas. Tradisi Among-among mengandung nilai-nilai pengajaran yang luhur dan tinggi yang masih tetap dilestarikan , baik berupa pengajaran bagi anak maupun bagi orang dewasa meliputi: 1) unsur pengenalan Tuhan melalui asal usul; 2) unsur doa dan syukur; 3) unsur berbagi dan beramal 4) unsur sosial dalam menjalin kerukunan; 5) keadilan; dan 6) pelestarian budaya. Pesan-pesan tersebut dapat menjadi pengajaran bagi anak untuk bersosialisasi sejak dini, serta memberikan pengenalan awal tentang ajaran agama dari orang tuanya. Bagi orang dewasa tradisi Among-among memberikan pengajaran tentang kehidupan dalam masyarakat yang juga di ajakan dalam ajaran agama.References
Al-Quran Surat Al-Baqarah (2) ayat 152. Aplikasi Al-Quran dan Terjemahan Kemenag. Lajnah Pentashihan Al-Quran. Versi 2.1.4.
Al-Quran Surat Al-Gafir (5) ayat 60. Aplikasi Al-Quran dan Terjemahan Kemenag. Lajnah Pentashihan Al-Quran. Versi 2.1.4.
Al-Quran Surat Al-Hadid (57) ayat 7. Aplikasi Al-Quran dan Terjemahan Kemenag. Lajnah Pentashihan Al-Quran. Versi 2.1.4.
Al-Quran Surat Al-Maidah (40) ayat 60. Aplikasi Al-Quran dan Terjemahan Kemenag. Lajnah Pentashihan Al-Quran. Versi 2.1.4.
Al-Quran Surat An-Nisa (4) ayat 1. Aplikasi Al-Quran dan Terjemahan Kemenag. Lajnah Pentashihan Al-Quran. Versi 2.1.4.
Fitrianita, E., Widyasari, F., & Pratiwi, W. I. (2018). Membangun Etos dan Kearifan Lokal melalui Foklor: Studi Kasus Foklor di Tembalang Semarang. Universitas Diponegoro Semarang, Vol. 2 No.
Hasyim, M. (2016). Buku Ajar Mata Kuliah Kajian Budaya dan Media. Universitas hasanudin.
Jenks, C. (1993). Culture (P. Hamilton (ed.); A. Setyaningrum (trans.)). The Open University.
Luth, M. (1994). Kebudayaan. IKIP Padang.
Putranto, P. A. (2014). Folklor Ritual Tradisi Nyekar Pundhen Nyai Rantamsari Dusun Kwadungan Desa Wonotirto Kecamatan Bulu Kabupaten Temanggung. Universitas Negeri Yogyakarta.
Soehardi. (2002). Nilai-nilai Tradisi Lisan dalam Budaya Jawa. Humaiora, 14, 2.
Subeqi, I., Sutrisno, & Ahmadiansah, R. (2018). Islam dan Budaya Jawa (Rasimin (ed.); Pertama). Taujih.
Sulistyorini, D., & Andalas, E. F. (2017). Satra Lisan "Kajian Teori dan Penerapannya dalam Penenlitian. Madani.
Thamrin, W. P., Kusumastuti, A., & Setiawan, B. (2013). Antropologi (E-Book) (B. Setiawan (ed.); Versi 1.0). Universitas Gunadarma.
Fitrianita, E., Widyasari, F., & Pratiwi, W. I. (2018). Membangun Etos dan Kearifan Lokal melalui Foklor: Studi Kasus Foklor di Tembalang Semarang. Universitas Diponegoro Semarang, Vol. 2 No.
Hasyim, M. (2016). Buku Ajar Mata Kuliah Kajian Budaya dan Media. Universitas hasanudin.
Jenks, C. (1993). Culture (P. Hamilton (ed.); A. Setyaningrum (trans.)). The Open University.
Luth, M. (1994). Kebudayaan. IKIP Padang.
Putranto, P. A. (2014). Folklor Ritual Tradisi Nyekar Pundhen Nyai Rantamsari Dusun Kwadungan Desa Wonotirto Kecamatan Bulu Kabupaten Temanggung. Universitas Negeri Yogyakarta.
Soehardi. (2002). Nilai-nilai Tradisi Lisan dalam Budaya Jawa. Humaiora, 14, 2.
Subeqi, I., Sutrisno, & Ahmadiansah, R. (2018). Islam dan Budaya Jawa (Rasimin (ed.); Pertama). Taujih.
Sulistyorini, D., & Andalas, E. F. (2017). Satra Lisan "Kajian Teori dan Penerapannya dalam Penenlitian. Madani.
Thamrin, W. P., Kusumastuti, A., & Setiawan, B. (2013). Antropologi (E-Book) (B. Setiawan (ed.); Versi 1.0). Universitas Gunadarma.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




