Novel Penakluk Badai: Studi tentang Struktur, Gejolak Jiwa, dan Nilai Pendidikan

Authors

  • Ratu Badriyah <span lang="EN-US">Program Studi Pendidikan Sekolah Dasar, Universitas Terbuka, Jakarta, Indonesia</span><span></span>

DOI:

https://doi.org/10.30595/mtf.v11i1.23168

Keywords:

Penakluk Badai, Unsur Pembangun, Konflik Psikologis, Nilai Kearifan Psikologis

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis unsur psikologis serta nilai-nilai pendidikan yang terdapat dalam novel Penakluk Badai karya Aguk Irawan MN. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan bagaimana unsur-unsur tersebut direpresentasikan dalam cerita, serta bagaimana nilai-nilai pendidikan karakter diintegrasikan dalam narasi novel. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan deduktif, yang melibatkan pemaparan temuan penelitian tentang unsur psikologis dan nilai pendidikan, pembahasan teori, dan penyusunan simpulan penelitian. Analisis data dilakukan melalui studi pustaka dan telaah kritis terhadap teks novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini berhasil menggambarkan gejolak jiwa tokoh utama, Hasyim Asy’ari, dalam menghadapi tantangan hidup seperti perjodohan, perjuangan cinta, dan semangat nasionalisme. Nilai-nilai pendidikan yang teridentifikasi meliputi religiusitas, ketabahan, kasih sayang, dan cinta tanah air. Novel ini mengajarkan pentingnya memiliki keimanan yang kuat, tanggung jawab, dan rasa cinta terhadap tanah air. Struktur novel yang terorganisir dengan baik membantu dalam menyampaikan pesan moral dan nilai-nilai pendidikan secara efektif kepada pembaca. Dengan demikian, Penakluk Badai tidak hanya berfungsi sebagai karya sastra yang menghibur, tetapi juga sebagai media pendidikan yang menginspirasi dan mendidik pembacanya melalui cerita yang kaya akan pesan moral dan nilai-nilai karakter.

References

Abrams, M. H. (1999). A Glossary of Literary Terms (seventh ed). Boston: Earl McPeek.

Armawi, A. (2019). Nasionalisme dalam Dinamika Ketahanan Nasional. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Charmaz, K. (2011). Grounded Theory pada Abad XXI: Aplikasinya dalam Memajukan Penelitian Keadilan Sosial. In Lincoln, N. K. D. dan Y. S. (Ed.), The Sage Handbook of Qualitative Research (edisi keti, pp. 547–580). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Endraswara, S. (2003). Metodologi Penelitian Sastra: Epistemologi, Model, Teori, dan Aplikasi. Jakarta: CAPS.

Endraswara, S. (2011). Metodologi Penelitian Sastra. Jakarta: Kav Maduskimo.

Faruk. (2003). Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Faruk. (2012). Metode Penelitian Sastra. Yogyakarta: Puataka Pelajar.

Holzhauser, K. (2008). Book review. Australasian Emergency Nursing Journal, 11(3), 100–135. https://doi.org/10.1016/j.aenj.2008.02.005

Minderop, A. (2018). Psikologi Sastra: Karya Sastra, Metode, Teori, dan Contoh Kasus. Jakarta: Pustaka Obor Indonesia.

Pamungkas, O. Y. (2017). Serat Prabangkara Karya Ki Padmasusastra Tinjauan Psikologi Sastra dan Nilai Pendidikan Karakter. Academy Of Education Journal, 8(1), 13–30.

Pamungkas, O. Y. (2021). Eko-Sufisme Jawa: Representasi Ekokritik dalam Sastra. Yogyakarta: Lintas Nalar.

Ratna, I. N. K. (2003). Paradigma Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ratna, I. N. K. (2010). Metodologi Penelitian Kajian Budaya dan Ilmu Sosial Humaniora pada Umumnya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ratna, I. N. K. (2013). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra [Theory, Methods, and Techniques of Literary Research]. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sutopo, H. B. (2002). Metode Penelitian kualitatif. Surakarta: Sebelas Maret University Press.

Suyitno. (2009). Apresiasi Puisi dan Prosa. Surakarta: LPP UNS dan UNS Press.

Downloads

Published

2024-04-30

How to Cite

Badriyah, R. (2024). Novel Penakluk Badai: Studi tentang Struktur, Gejolak Jiwa, dan Nilai Pendidikan. Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 11(1), 228–236. https://doi.org/10.30595/mtf.v11i1.23168

Issue

Section

Article