Jargon Sebagai Representasi Identitas Dan Media Ekspresi Visual Dalam Komunitas Fashion Digital
DOI:
https://doi.org/10.30595/mtf.v12i2.28310Keywords:
jargon fashion, komunitas digital, identitas, semiotika, ekspresi visualAbstract
Penelitian ini memiliki tujuan dalam menyelidiki pemakaian istilah khusus dalam komunitas fashion digital sebagai simbol identitas sosial. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengenali bentuk, arti, serta fungsi sosial dari istilah-istilah yang sering muncul di platformdigital. Metodologi yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif dengan fokus pada sosiolinguistik, khususnya jargon. Pengumpulan datadilakukan dengan mengamati konten digital, termasuk unggahan video, keterangan, dan interaksi dalam komunitas yang mengandung istilah-istilah fashion. Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan wacana sosiolinguistik yang dikhusukan pada jenis jargon di dunia fashion, dengan tahapan sebagai berikut: (a) mengumpulkan data; (b) mereduksi data; dan (c) menganalisis data. Hasil dari penelitian inimenunjukkan bahwa istilah fashion bukan hanya mencerminkan tren gaya, tetapi juga memiliki makna simbolis yang memperkuat ikatan antar anggota komunitas serta membentuk batas sosial di antara subkultur yang berbeda. Istilah-istilah ini menggambarkan bagaimana komunitas fashion menyusun nilai-nilai bersama melalui bahasa yang khusus dan bisa dikenali oleh anggotanya. Istilah-istilah yang muncul dalam komunitas tersebut menjadi bagian dari gerakan sosial yang mendorong perubahan perilaku konsumsi, terutama di kalangan generasi muda. Dengan demikian, jargon dalam komunitas fashion digital memiliki peran yang penting tidak hanya dalam aspek komunikasi, tetapi juga dalam membangun identitas kolektif, menyampaikan nilai-nilai budaya, dan meningkatkan kesadaran sosial di ruang budaya visual yang terusberubah.
References
Ariestya, A., Paramitha, G., & Elmada, M. A. G. (2022). Climate change awareness of gen z: the influence of frame and jargon on online news. Jurnal Studi Komunikasi (Indonesian Journal of Communications Studies), 6(3), 753–770. https://doi.org/10.25139/jsk.v6i3.5287
Fauzi, A., & Bayu, S. (2022). Klitika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Bahasa Jargon Waria di Kawasan Kronjo Tangerang dalam Kajian Sosiolingustik. Klitika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4(2), 2714–9862. http://journal.univetbantara.ac.id/index.php/klitika10.32585/klitika.v2i2.3283
Fauziyah, S. (2020). Compounding Pada Jargon Sneakers Berbahasa Inggris Dalam Komunitas Sneakerhead Ist (Indonesia Sneakers Team) Bandung. Sosiohumaniora, 22(1), 105–113. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v22i1.22768
Haris, A. (2024). A Smart Money: How Jargons Work as Persuasion Technique in Cryptocurrency Ecosystem. LINGUA: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 21(1), 15–30.
Komang, M. F., & Gede Mahendrayana. (2023). Jargon Used by Jegog Musician in Jembrana’s Local Tradition. Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Undiksha, 10(3), 315–321. https://doi.org/10.23887/jpbi.v10i3.56032
Kurniawan, M. A., Ramendra, D. P., & Juniarta, A. K. (2021). Jargon Used in Traditional Cockfighting Ceremony at Cempaga Village. Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia, 4(1), 30–39. https://doi.org/10.23887/jpmu.v4i1.36246
Lutfiah, V., & Sudarwati, E. (2021). “Jargon Used on Tiktok Check…”: Language Variation Revisited. Jurnal Kata, 5(2), 359–371. https://doi.org/10.22216/kata.v5i2.457
Muslim, F. (2019). Variasi Bahasa Jargon Dakwah Komunitas Mahasiswa Ukmi (Unit Kegiatan Mahasiswa Islam) Nurul Ilmi. Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(2), 62–69. https://doi.org/10.22236/imajeri.v1i2.5068
Nurwahid, M., & Ashar, S. (2023). Media Pembelajaran Panganmewah dan Jargon untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Motivasi Belajar Siswa pada Materi Perbandingan Trigonometri. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(2), 221–234. https://doi.org/10.31980/plusminus.v3i2.2935
Pandita, S. P. A., Ramendra, D. P., & Mahendrayana, G. (2021). Jargon Used by Balinese Traditional Weaving Community. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Sains Dan Humaniora, 5(1), 165–175. https://doi.org/10.23887/jppsh.v5i1.32606
Rahayu, I. K., Rejo, U., & Kharisma, G. I. (2022). Different Jargon Language Variations: Bonek Mania Ball Supporter and The Jak Mania. Jurnal Sastra Indonesia, 11(1), 35–47. https://doi.org/10.15294/jsi.v13i1.3094
Sahroni, A., Freddy Prisanto, G., Febrina Ernungtyas, N., & Lintangdesi Afriani, A. (2019). “Politik Tanpa Mahar”: Semiotika Jargon Komuniaksi Partai Nasional Demokrat di Era Demokrasi Biaya Tinggi. Jurnal Semiotika, 13(2), 146–152. http://journal.ubm.ac.id/
Seli, S. (2019). Word Formations of Jargon Used in the Us Military in the Expendables 3 Movie. JELLT (Journal of English Language and Language Teaching), 3(1), 21. https://doi.org/10.36597/jellt.v3i1.4480
Sumertha, P. A., Suputra, P. E. D., & Suprianti, G. A. . (2021). an Analysis of the Jargon Expressions in the Cruise Line. Prasi, 16(02), 67. https://doi.org/10.23887/prasi.v16i02.30549
Wahab Syakhirul Alim, Kurrotun A`yuniyah, F. et al. (2022). JARGON ON PANDEMIC ERA FOUND IN WEBSITES. CALL, 33(1), 1–12.
Yanti, P. I. (2022). Jargon “Mama Urban” Dalam Chanel Telegram “Cerita Vbac (Vaginal Birth After Caesarian)” Periode April-Mei 2021. Prasi, 17(1), 22–37. https://doi.org/10.23887/prasi.v17i1.41140
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aurisa Syahira, Aziz Fauzi, Pramisdi Winanto Saputro, Fidiatul Adiyan, Diardana Prima Sintasari, Ina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




