Pesan Moral dalam Cerita Rakyat Asal Mula Batu Bangkai di Kecamatan Bathin II Pelayang Kabupaten Bungo
DOI:
https://doi.org/10.30595/mtf.v12i2.28503Keywords:
cerita rakyat, Batu Bangkai, pesan moral, Bathin II Pelayang, budaya lokal, pendidikan karakterAbstract
Cerita rakyat merupakan salah satu bentuk warisan budaya yang kaya akan nilai-nilai moral dan menjadi cerminan kearifan lokal masyarakat. Salah satu cerita rakyat yang mengandung pesan-pesan moral adalah Asal Mula Batu Bangkai yang berkembang di wilayah Kecamatan Bathin II Pelayang, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Cerita ini mengisahkan seorang anak bernama Mamang Kajunang yang merantau meraih kesuksesan, namun melupakan ibunya yang telah tua. Perjalanan sang ibu mencari anaknya berakhir tragis ketika perahu anaknya tenggelam di sungai Batang Tebo, dan diyakini berubah menjadi batu yang kini dikenal masyarakat sebagai Batu Bangkai. Pesan moral utama yang terkandung dalam cerita ini, antara lain: pentingnya berbakti kepada orang tua, tidak sombong ketika meraih kesuksesan, serta menjaga hubungan kekeluargaan dan identitas asal-usul. Cerita ini juga menggambarkan konsekuensi dari sikap kita terhadap nilai-nilai tersebut, yang divisualisasikan dalam bentuk simbolik. Selain menjadi media pendidikan karakter, cerita ini berperan penting dalam memperkuat identitas budaya lokal dan dapat dimanfaatkan dalam pelestarian tradisi lisan maupun pengembangan pariwisata berbasis budaya.
References
Endraswara, S. (2018). Antropologi sastra lisan: perspektif, teori, dan praktik pengkajian. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Fatina, S. W., & Iskandar, P. A. (2022). Penanaman Nilai Moral Cerita Rakyat Perang Obor Untuk Membentuk Karakter Siswa. INOPENDAS: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 5(1), 44–53. https://doi.org/10.24176/jino.v5i1.7696
FAUDRY, Z. S., HARJONO, H. S., WIBOWO, R. I. S., AKHYARUDDIN, & PRIYANTO. (2023). Ensiklopedia of Journal. 5(4), 268–274.
Fitria, A., Sinaga, A., Akhyaruddin, A., Harahap, E. P., & Yusra, H. (2023). Analisis Nilai-Nilai Budaya Dalam Buku Cerita Rakyat Sejarah “Asal-Usul Angso Duo Jambi.” Jurnalistrendi : Jurnal Linguistik, Sastra, Dan Pendidikan, 8(1), 114–122. https://doi.org/10.51673/jurnalistrendi.v8i1.1507
Maharani, F. F., Mahesa Ayu, P. J., Astuti, N. K., & Kanzunnudin, M. (2024). Analisis Nilai Moral Dalam Cerita Rakyat Sendang Sani Pati. Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 8(2), 440. https://doi.org/10.25157/diksatrasia.v8i2.14817
Nur, R. J., Wildan, D., & Komariah, S. (2023). Kekuatan Budaya Lokal: Menjelajahi 3S (Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge’) sebagai Simbol Kearifan Lokal. Mimesis, 4(2), 166–179. https://doi.org/10.12928/mms.v4i2.8105
Pasaribu, L. M., Fitrah, Y., & Yusra, H. (2022). Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Cerita Rakyat Jambi Rangkayo Jambi. SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 10(3), 72. https://doi.org/10.32682/sastranesia.v10i3.2510
Prasetyo, H., Mastiah, M., & Mardiana, M. (2022). Analisis Nilai Moral Dalam “Kumpulan Cerita Rakyat Suku Dayak Randuk” Dan Relevansinya Dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(1), 64–74. https://doi.org/10.46368/jpd.v10i1.674
Qur’ani, H. B., & Andalas, E. F. (2019). Nilai-Nilai Moral Cerita Rakyat Di Banten. Basastra, 8(3), 238. https://doi.org/10.24114/bss.v8i3.15885
Rahayu, M. G., Bahry, R., & Armia. (2018). Analisis Pesan Moral dalam Cerita Rakyat Kluet. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurusan PBSI, 3(1), 11–20.
Ratnawati. (2021). Nilai Moral Dalam Cerita RakyatRatnawati. (2021). Nilai Moral Dalam Cerita Rakyat Gunung Tangkuban Perahu Versi Kuningan. Suluh Edukasi, 02(1), 1–12. Gunung Tangkuban Perahu Versi Kuningan. Suluh Edukasi, 02(1), 1–12.
Riskawati, E., Nensilianti, N., & Saguni, S. S. (2023). Degradasi Budaya Sastra Lisan Kelong Dalam Tradisi Lisan Masyarakat Jeneponto Kajian Ekolinguistik. Titik Dua: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2(3), 221–228. https://doi.org/10.59562/titikdua.v2i3.24686
Rizky Permatahati, S., Indana Zulfa, S., & Ahwal Zakiyyah, A. (2022). Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Nilai Moral dalam Cerita Rakyat Malin Kundang. 1(4), 253–260. https://ejournal.papanda.org/index.php/edukasiana/
Sa’ida, N. (2022). Analisis Nilai Moral Dalam Cerita Rakyat. JP2KG AUD (Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan Dan Gizi Anak Usia Dini), 1(1), 47–54. https://doi.org/10.26740/jp2kgaud.2020.1.1.47-54
Salsabila, A. P., Queena, N., & Putri, H. (2025). SORA (Jurnal Multi Disiplin Rumpun Sosial dan Humaniora) Struktur Naratif dan Pola Oposisi Biner dalam Cerita Rakyat Indonesia: Kajian Strukturalisme terhadap Malin Kundang, Batu Menangis, dan Keong Mas. Jurnal Multi Disiplin Rumpun Sosial Dan Humaniorsa, 1(1), 14–21.
Silalahi, D. F., Sidabutar, D. O., Arihta, J., Purba, M. R., Angita, N., Situmorang, R. R., & Puteri, A. (2025). Pemanfaatan Cerita Rakyat sebagai Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Menumbuhkan Karakter Bangsa. Journal of Citizen Research and Development, 2(1), 424–428. https://doi.org/10.57235/jcrd.v2i1.4678
Urfan, N. F. (2019). Semiotika Mitologis Sebuah Tinjauan Awal Bagi Analisis Semiotika Barthesian. SOURCE : Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(2), 45–54. https://doi.org/10.35308/source.v4i2.921
Wahyuningsih, I., Akhyaruddin, A., Setyonegoro, A., Dewi, Y., & Purba, A. (2023). Nilai Pendidikan Karakter Dalam Cerita Rakyat Jambi dan Relevansinya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Jurnal Ilmiah Dikdaya, 13(2), 452. https://doi.org/10.33087/dikdaya.v13i2.544
Yanda, G., Surip, M., Prihartini, R., & Lestari, W. F. (2020). Nilai Moral dalam Cerita Rakyat Si Beru Dayang. Jurnal Bahasa Dan Sastra Indonesia, 143–148.
Yetti, E. (2019). Kearifan Lokal dalam Cerita Rakyat Nusantara: Upaya Melestarikan Budaya Bangsa. Mabasan, 5(2), 13–24. https://doi.org/10.26499/mab.v5i2.207
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dara Tista, Akhyaruddin, Ade Bayu Saputra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




