Manifestasi Ketidakadilan Terhadap Perempuan Dalam Novel Kesatria Sabang Merauke Karya Jose Rizal (Kajian Gender)

Authors

  • Tuti Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Elkhotoun Dzatusy-syawkah

DOI:

https://doi.org/10.30595/mtf.v13i1.30070

Keywords:

gender, ketidakadilan terhadap perempuan, Jose Rizal, Kesatria Sabang Merauke

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manifestasi ketidakadilan terhadap perempuan dalam novel Kesatria Sabang Meraoke karya Jose Rizal melalui pendekatan gender teori Mansoer Fakih. Metode yang digunakan adalah naratif berjenis kualitatif dengan teknik baca dan catat untuk mengumpulkan data berupa kata, frasa, dan kalimat yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa manifestasi ketidakadilan gender dalam novel Ksatria Sabang Merauke meliputi: dua bentuk manifestasi ketidakadilan, yaitu: gender dan stereotip serta gender dan kekerasan. Pertama, Gender dan strereotip mencakup bahwa perempuan Jawa (sesuai latar tempat berada di Jawa Barat) setelah menikah diharuskan melayani suaminya, seperti memasak, mengantar makanan ke tempat bekerja, mencuci pakaian, pada intinya hal-hal yang berkaitan dengan urusan rumah tangga. Istri harus mematuhi suaminya, ketika suami melarang untuk bersolek maka istri wajib mematuhinya. Kedua, manifestasi gender dan kekerasan, terdapat tindak kekerasan fisik, seksual dan emosional. Kekerasan invasi, yakni kekhawatiran dan ketakutan, bentuk kekerasan jenis terselubung (molestation) yang kerap dialami oleh tokoh perempuan. dan kekerasan dalam bentuk fornografi yaitu jenis kekerasan nonfisik berupa pelecehan tubuh perempuan untuk dijadikan objek kesenangan atau keuntungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa karya sastra dapat berfungsi sebagai medium refleksi kritis untuk mengetahui permasalahan ketidakadilan gender.

References

Fakih, M. (2008). Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: INSIS Press.

Fatimah, dkk. (2021). Ketidakadilan Gender Dalam Novel Rara Mendut Karya Y.B. Mangunwijaya (Analisis Wacana Kritis Sara Mills). Salingka: Majalah Ilmiah Bahasa dan Sastra.

https://salingka.ppjbsip.com/index.php/SALINGKA/article/view/568/312

Febrianti, dkk. (2023). Etidakadilan Gender Dalam Novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Indonesia. https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v12i1.2236

Fitriyah, dkk. (2025) Pengantar sastra: Teori, jenis, dan pendekatan. Sumbar: Gita Lentera.

Meivitasari dan Widyatwati. (2023). Bentuk ketidakadilan gender dan perlawanan tokoh Kinanti dalam novel Layangan Putus (kajian feminisme eksistensialisme Simone de Behaviour). Diglosia:Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya. https://doi.org/10.30872/diglosia.v6i4.798

Nurgiyantoro, B. (2013). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada Universiti Press.

Nuroniyah, W. (2023). Psikologi Keluarga. Cirebon: Zenius Publisher.

Oktalia, dkk. (2026). Bentuk Kekerasan terhadap Perempuan dalam Novel A Master Trophy Book One Karya Naya A. Inovasi: Jurnal Humaniora dan Pendidikan.

https://doi.org/10.55606/inovasi.v5i1.4703

Rizal, Jose. (2021). Ksatria Sabang Meraoke. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Syahda, A.A dan Abrar, M. (2025). Hubungan Manusia dan Alam pada Cerpen “Dilarang Mencintai Bunga Bunga” Karya Kuntowijoyo. METAFORA: Jurnal Bahasa dan Sastra. https://doi.org/10.30595/mtf.v12i2.28450

Teew, A. (2015). Sastra dan Ilmu Sastra. Bandung: Pustaka Jaya.

Krisdianti, dkk. (2024). Peran Gender dalam Novel Larung karya Ayu Utami. AUFLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan pembelajarannya. https://etdci.org/journal/AUFKLARUNG/index

Downloads

Published

2026-05-31

How to Cite

Tuti, & Elkhotoun Dzatusy-syawkah. (2026). Manifestasi Ketidakadilan Terhadap Perempuan Dalam Novel Kesatria Sabang Merauke Karya Jose Rizal (Kajian Gender). Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 13(1), 1–8. https://doi.org/10.30595/mtf.v13i1.30070

Issue

Section

Article