HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PERUBAHAN SIKAP DAN PERILAKU PENDERITA TUBERCULOSIS YANG BEROBAT DI WILAYAH PUSKESMAS KARANGANYAR

Authors

  • Dwi Ratnasari Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Yuhantoro Budi Handoyo Sakti Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.30595/psychoidea.v13i2.1567

Abstract

Indonesia sekarang berada pada ranking kelima negara dengan beban TB tertinggi di dunia. Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah utama pada kesehatan global karena masih menjadi penyebab gangguan kesehatan dan angka kematian yang tinggi. Perkiraan terakhir pada tahun 2012 terdapat 8.600.000 kasus baru dengan insidensi 122 per 100.000 penduduk, lebih dari separuhnya terdapat di Asia dengan angka kematian 1.300.000. Tuberkulosis termasuk penyakit yang masuk dalam target Millenium Development Goals. Pengetahuan masyarakat yang rendah tentang tuberculosis sebagian besar terjadi pada masyarakat yang berpendidikan rendah. Pengetahuan yang rendah cenderung untuk bersikap dan berperilaku negatif. Pemberian pendidikan kesehatan tentang penyakit tuberculosis sangat diperlukan terutama diprioritaskan bagi mereka yang berpendidikan rendah atau buta huruf. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perubahan sikap dan perilaku penderita Tuberculosis (TB) yang berobat di Wilayah Puskesmas Karanganyar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment), dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita TB yang berobat di Wilayah Puskesmas Karanganyar. Sampel sejumlah 35 orang yang diambil dengan cluster random sampling. Variabel bebas adalah pendidikan kesehatan dan variabel terikat adalah sikap dan perilaku. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan Uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan pada nilai p=0,001, terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap pada nilai p=0,001 dan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perubahan perilaku pencegahan penularan penyakit TB pada nilai p=0,001. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perubahan sikap dan perilaku penderita TB yang berobat di wilayah Puskesmas karanganyar. Kata Kunci : Pendidikan kesehatan, sikap, perilaku

References

Aditama T. (2008), Tuberculosis Paru : Masalah dan Penanggulangannya. Jakarta : UI Pers.

Astuti D. (2010), Hubungan Pengetahuan dan Sikap Pasien TB Dengan Pencegahan Penularan Penyakit TB di Puskesmas Pringsurat Kabupaten Temanggung. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Diponegoro.

Azwar S. (2005), Sikap Manusia, Teori dan Pengukurannya. Edisi 2. Yogyakarta : Pustaka Pelajar Offset.

Bhatt CP, et all. (2009), Nepalese People’s Knowledge About Tuberculosis. SAARC J.Tuber. Lung Dis.HIV/AIDS.

Depkes RI. (2010), Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2009. Jakarta : Dirjen Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Depkes. (2011). Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Direktorat Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan.

Dinkes Jateng. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008. Semarang : Dinkes Jateng. 2009.h.40-55

Hanum. (2010), Hubungan perilaku dan lingkungan fisik rumah dengan penularan TB Paru di Puskesmas Tembelang Jombang Jawa Timur. Tesis. Magister Kesehatan Masyarakat. Universitas Airlangga Surabaya.

Haryanto A. (2009), Studi Fhenomenologic Pengetahuan Dan Sikap Penderita TBC dan Keluarganya Di Wilayah Kecamatan Kartasura. Skripsi. FIK. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Infanti T. (2011), Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan , Sikap, Dan Tindakan Pencegahan Penularan Tuberculosis Paru Pada Keluarga di Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya. Skripsi. Fakultas Keperawatan. Universitas Andalas.

Kumboyono. (2011), Perbedaan Efek Penyuluhan Kesehatan Menggunakan Media Cetak Dengan Media Audio Visual Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pasien Tuberculosis. Jurnal Ilmu Kesehatan Keperawatan..7, (1).

Notoatmodjo S. (2010), Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Sadiman. (2001), Pendidikan Kesehatan Untuk Meningkatkan Kepatuhan Berobat pada Penderita Tuberculosis Paru di RSU Jendral A. Yani Metro. Tesis. Imu Kesehatan Msyarakat. Universitas Gajah Mada.

Sugiyono. (2010), Metode Penelitian Kuantitatf Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Widoyono. (2008), Penyakit Tropis. Epidemiologi, Pencegahan dan Pemberantasan. Semarang : Erlangga.

Yulfira. (2011), Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Masyarakat yang Berkaitan Dengan Penyakit Tuberkulosis (TB) Paru Di Puskesmas Koto Katik Kota Padang Panjang. Jurnal Pembangunan Manusia.5,(3).. 66-87

Downloads

Published

2015-07-01

Issue

Section

PSYCHOIDEA