Relasi Pertemanan Sesama Anak Telantar di Panti Sosial

Authors

  • Tiara Laras Pramesta Jurusan Psikologi
  • Agung Iranda Jurusan Psikologi
  • Nurul Hafizah Jurusan Psikologi

DOI:

https://doi.org/10.30595/psychoidea.v22i2.22089

Keywords:

Anak Telantar, Interpretative Phenomenological Analysis (IPA), Relasi Pertemanan

Abstract

Anak telantar yang tinggal di dalam panti sosial akan terpisah dari orang tua maupun keluarganya. Hal ini membuat anak telantar lebih banyak membangun relasi dengan orang-orang di lingkungan panti. Salah satu bentuk relasi yang terjalin pada anak telantar ialah relasi pertemanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan faktor yang memengaruhi relasi pertemanan sesama anak telantar dengan menggunakan metode kualitatif Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) dan teknik pengumpulan data wawancara mendalam. Data dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Partisipan penelitian ini berjumlah 5 orang anak telantar dan 1 orang pekerja sosial sebagai significant others. Gambaran dari relasi pertemanan sesama anak telantar terdiri dari adaptasi, kesamaan, kebersamaan, hubungan timbal balik, kedekatan, dan perilaku negatif. Sedangkan, faktor-faktor yang memengaruhi adalah teknologi, karakteristik individu, daerah asal, prioritas, dan lokasi asrama. Seluruh partisipan menunjukkan gambaran relasi pertemanan dan faktor-faktor yang memengaruhinya.   

Author Biographies

Tiara Laras Pramesta, Jurusan Psikologi

Universitas Jambi

Agung Iranda, Jurusan Psikologi

Universitas Jambi

Nurul Hafizah, Jurusan Psikologi

Universitas Jambi

References

Afiah, N., & Nengsi, F. (2022). Analisis Relasi Pertemanan Melalui Perilaku Asertif Pada Mahasiswa Iain Parepare. Indonesian Journal Of Islamic Counseling, Vol. 4(No. 2), 80–87. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.35905/Ijic.V2i1.3439

Andangjati, M. W., Soesilo, T. D., & Windrawanto, Y. (2021). Hubungan Antara Interaksi Sosial Teman Sebaya Dengan Penerimaan Sosial Siswa Kelas Xi. Jurnal Mimbar Ilmu, 26(1), 2021.

Anwar, Z. (2015). Penerapan Konseling Kelompok Untuk Meningkatkan Happiness Pada Remaja Panti Asuhan. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, Vol. 03(No. 01), 144–153. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.22219/Jipt.V3i1.2134

Baron, R. A., & Byrne, D. (2003). Social Psychology (Kesepuluh Jilid 1). Penerbit Erlangga.

Damayanti, P., & Haryanto. (2017). Kecerdasan Emosional Dan Kualitas Hubungan Persahabatan. Gadjah Mada Journal Of Psychology, 3(2), 86–97. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.22146/Gamajop.43440

Deannopel, N. K., Putri Rahayu Z, S., & Jie, L. (2022). The Impact Of Friendship Environment On Adolescent Emotional Development. International Journal Of Research In Counseling Darussalam: Journal Of Psychology And Educational, 1(2), 49–59. Https://Doi.Org/10.55849/Wp.V1i2.21

Fadilah, M., Agustian, N., Saripah, I., Nadhirah, N. A., & Konseling, B. (2023). Analisis Kualitas Pertemanan Terdahap Remaja. Shine: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 3(2), 56–63. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.36379/Shine.V3i2.316

Faturochman. (2018). Relasi Sosial. Https://Www.Researchgate.Net/Publication/336604303

Fitri Iasya, A., & Laksmiwati, H. (2022). Hubungan Antara Kualitas Persahabatan Dan Agreeableness Dengan Forgiveness Pada Mahasiswa The Relationship Between Quality Of Friendship And Agreeableness With Forgiveness To Students. Jurnal Penelitian Psikologi, 11(1), 15–32.

Fitriani, D., & Masing, M. (2022). Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Orientasi Masa Depan Siswa. Jurnal Satya Widya, 38(1), 2022.

Halimah. (2017). Relasi Pertemanan Pada Ibu Bekerja. Indigenous And Cultural Psychology, 1. Https://Www.Researchgate.Net/Publication/338115547

Hamid, S. N. F. A., Ahmad, Y., & Tahir, N. S. (2017). Can Street Children Rely On “Friendship” To Survive On The Streets? A Comparative Study Between Street Children In Kuala Lumpur City And Kota Kinabalu, Sabah. Journal Of Administrative Science Special Edition: Socio-Economic Issue, 14.

Hurlock, E. B. (2011). Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (Kelima). Penerbit Erlangga.

Ilhamsyah Destuwinny Yusctica. (2020). Pengaruh Kepuasan Pertemanan Terhadap Subjective Well-Being Remaja Panti Asuhan. Prosiding Psikologi, 6(2). Https://Doi.Org/10.29313/.V6i2.22387

Juli, & Sulistyowati, F. (2023). Komunikasi Interpersonal Antar Mahasiswa Di Asrama Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Mental. Jurnal Komunikasi Pemberdayaan, 2(1).

Kahija, Y. La. (2017). Penelitian Fenomenologis Jalan Memahami Pengalaman Hidup . Pt Kanisius.

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Penanganan Anak Terlantar Butuh Komitmen. Https://Www.Kemenkopmk.Go.Id/Penanganan-Anak-Terlantar-Butuh-Komitmen

Khoirunnisa S, Dkk. (2015). Pemenuhan Kebutuhan Pendidikan Anak Asuh Di Panti Sosial Asuhan Anak. Prosiding Ks: Riset & Pkm, Vol. 2(No. 1), 69–73. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.24198/Jppm.V2i1.13258

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (Kpai). (2022). Catatan Pelanggaran Hak Anak Tahun 2021 Dan Proyeksi Pengawasan Penyelenggaraan Perlindungan Anak Tahun 2022. Https://Www.Kpai.Go.Id/Publikasi/Catatan-Pelanggaran-Hak-Anak-Tahun-2021-Dan-Proyeksi-Pengawasan-Penyelenggaraan-Perlindungan-Anak-Tahun-2022

Kurniawati, R. D., Perusahaan, K., & Barito, R. (2018). Kenakalan Remaja Dibalik Makna Dan Faktor Penyebabnya Di Panti Asuhan. Jurnal Psikologi Perseptual. Http://Jurnal.Umk.Ac.Id/Index.Php/Perseptual

Laraswati, S. D., Martini, & Scorviana, N. (2020). Adaptasi Anak Di Panti Sosial Rehabilitasi Cileungsi Bogor. Edukasi Ips, 4(2). Https://Doi.Org/10.21009/Eips.004.2.04

Laursen, B. (2017). Making And Keeping Friends: The Importance Of Being Similar. Child Development Perspectives, 11(4), 282–289. Https://Doi.Org/10.1111/Cdep.12246

Lembaga Perlindungan Perempuan Dan Anak. (2022, March 5). Apa Itu Anak Terlantar? Https://Www.Unit-Ppa.Com/Berita/Penyandang-Masalah-Kesejahteraan-Sosial-Pmks/

Liddiniyah, A., & Maryam, E. W. (2023). Kesamaan Dan Kualitas Persahabatan Pada Mahasiswa. Jurnal Ilmu Psikologi, 14(02). Https://Doi.Org/10.21107/Personifikasi.V14i2.19276

Pahroji, J. (2022). Bakti Sosial Penyesuaian Diri Remaja. Jurnal Bakti Sosial, 1(2). Https://Jurnal.Asrypersadaquality.Com/Index.Php/Baktisosial

Pauziah, S., Pai, P., Bogor, U., Sholeh, J., & Kedung Badak-Bogor, I. (2022). Pola Interaksi Siswa Dalam Penggunaan Gadget Di Man 2 Kota Bogor. Jurnal Pendidikan Sosial, 9(1).

Rahmadani, K., Yusmansyah, & Widiastuti, R. (2019). Hubungan Intensitas Penggunaan Smartphone Dengan Interaksi Sosial Teman Sebaya Pada Siswa Sma Correlation Between The Intensity Of The Use Of The Smartphone With The Social Interaction Of People In Students Of Sma. Alibkin Jurnal Bimbingan Konseling, 7(5).

Rahmah, S., Ilyas, A., & Nurfarhanah, &. (2014). Masalah-Masalah Yang Dialami Anak Panti Asuhan Dalam Penyesuaian Diri Dengan Lingkungan. Jurnal Konselor, Vol. 3(No. 3). Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.24036/02014332993-0-00

Santrock, J. W. (2018). Life-Span Development Perkembangan Masa-Hidup (J. W. Santrock, Ed.; Edisi Ke-13). Penerbit Erlangga.

Satria Kharimul Qolbi, & Sutrisno, S. (2021). Manajemen Skala Prioritas Kehidupan Manusia Dalam Perspektif Agama Islam. Nukhbatul ’Ulum: Jurnal Bidang Kajian Islam, 7(2), 197–210. Https://Doi.Org/10.36701/Nukhbah.V7i2.357

Sawiji, Abimanyu Putra, G., & Mardiati Agustin, I. (2022). Fenomenologi Circle Pergaulan Pada Mahasiswa Tingkat Akhir. Jkj): Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 10(1), 81–90.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Untuk Penelitian Yang Bersifat: Eksploratif, Enterpretrif, Interaktif, Dan Konstruktif (Sugiyono, Ed.). Alfabeta Bandung.

Suryana, E., Hasdikurniati, A. I., Harmayanti, A. A., & Harto, K. (2022). Perkembangan Remaja Awal, Menengah Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(3). Https://Doi.Org/10.58258/Jime.V9i1.3494/Http://Ejournal.Mandalanursa.Org/Index.Php/Jime

Tianingrum, N. A., & Nurjannah, U. (2019). Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Perilaku Kenakalan Remaja Sekolah Di Samarinda. Jurnal Dunia Kesmas, 8, 275.

Undang-Undang Dasar 1945.

Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak (2014).

Published

2024-10-19

Issue

Section

PSYCHOIDEA