PSIKOTERAPI TRANSPERSONAL DALAM KAJIAN ISLAM UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL

Authors

  • Endang Fourianalistyawati Dosen Fakultas Psikologi Universitas YARSI Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.30595/psychoidea.v9i1.238

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah mengkaji konsep psikoterapi transpersonal ditinjau dari kajian Islam untuk meningkatkan kesehatan mental pada individu. Psikoterapi transpersonal pada awalnya dikembangkan oleh tokoh psikologi humanistik antara lain Abraham Maslow, Ken Wilber, dan Charles Tart. Aliran ini menaruh perhatian pada dimensi spiritual manusia yang mengandung potensi dan kemampuan luar biasa, yang sejauh ini terabaikan dari telaah psikologi kontemporer. Pelaksanaan psikoterapi transpersonal sangat terkait dengan studi mengenai potensialitas tertinggi dari manusia dan pengalaman spiritual, serta adanya keyakinan terhadap zat tertinggi. Individu yang sehat secara mental dapat mengikuti atau melakukan suatu aktivitas dengan baik. Sebaliknya, individu akan mengalami hambatan mengikuti atau melakukan suatu aktivitas bila kesehatan mentalnya terganggu, seperti adanya: rasa cemas, sedih, marah, kesal, khawatir, rendah diri, kurang percaya diri dan lain-lain (Mandola, 2009). Melalui pembahasan ini dapat diketahui konsep psikoterapi transpersonal dalam kajian Islam, yang dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif upaya meningkatkan kesehatan mental pada individu. Kata Kunci : Psikoterapi Transpersonal, Kajian Islam, Kesehatan Mental

References

Al-Quran dan Terjemahannya. 1979. Yayasan Penyelenggara Penterjemah Al-Quran. Jakarta : Departemen Agama RI.

Badri, M. 1989. Tafakur: Perspektif Psikologi Islami (terjemahan). Bandung: Rosdakarya.

Baider, L., Uziely, B., & De-Nour, A. K. 1994. Progressive muscle relaxation and guided imagery in cancer patients. Gen Hosp Psychiatry. 1994 Sep; 16(5):340-7. http://www. Innervisionstudioinc.com/research/ Diunduh tanggal 16 Maret 2006.

Barr, L. 2003. A journey for your feelings and thoughts. Transpersonal psychotherapy: Searching for meaning under your pain. Nexus, Colorado’c Holistic Journal. http://www.nexuspub.com/journeys/transpersonal.htm Diunduh tanggal 16 Maret 2006.

Cortright, B. 1997. Psychotherapy and Spirit: Theory and Practice in Transpersonal Psychotherapy. New York: State University of New York Press.

Creswell, J. D., Welch, W. T., Taylor, S. E., Sherman, D. K., Gruenewald, T. L., & Mann, T. 2004. Affirmation of Personal Values Buffers Neuroendocrine and Psychological Stress Responses. Journal of Personality and Social Psycology. UCLA Department of Psychology, Franz Hall.

Damasio, A. 1999. The Feeling Of What Happens. Orlando : The Ecco Press .

Davis, J. 1997. Psychology and The Transpersonal. http://www.Naropa.edu/faculty /johndavis/tp/tpintro7.html. Diunduh tanggal 13 Maret 2006.

Diener, E. 2000. Subjective well-being: The science of happiness and a proposal for a national index. American Psychologist, 55, 34-43.

Effendi, T. 2006. Meraih Sukses Dengan Pencerahan Diri. Jakarta : PT Elexmedia Komputindo.

Friedman, H, & Papas, J. 2006. Self-Expansiveness and Self-Contraction: Complementary Processes of Transcendence and Immanence. The Journal of Transpersonal Psychology, 38, (1).

Gregor, M. S. 2005. Piece Of Mind . Terjemahan. Jakarta : PT Gramedia Pustaka.

Hamdani. 1989. Wihdah Asy Syuhud sebagai Esensi Ibadah. (Kumpulan Artikel). Tidak diterbitkan.

Haryono, M. Y. 2005. Insan Kamil. Jakrta: Kalam Nusantara

Hawari, D. 2004. Kanker Payudara Dimensi Religi. Jakarta : FKUI

Khomeini, I. 2004. Insan Ilahiah, Bandung: Mizan.

Mandola, R. 2007. Pelajari Kesehatan Fisik dan Mental. http://www.wikimu.com/news/displaynews.aspx?id=2037 Diunduh tanggal 21 Desember 2009.

Meichati, S. 1983. Kesehatan Mental. Yogyakarta : Yayasan Penerbitan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada.

Miller, C. A. 1995. Nursing Care of Older Adults Theory and Practice (2nd ed.). Philadelphia : JB. Lippincott Co.

Munawir, A. W. 1984. Kamus Al-Munawwir. Jakarta : Pustaka Progressif.

Myers, D.G., 2000. Funds, Friends, and Faith of Happy people. American Psychologist, 55, 56-67.

O’Riordan, L. 2002. Seni Penyembuhan Sufi. Jakarta: PT Serambi Ilmu Semesta.

Pasiak, T. 2003. Revolusi IQ/EQ/SQ. Bandung: MMU.

Patterson. 1999. Depresi Setelah Serangan Jantung. http:// www.pjnhk.go. id/content/ view/ 300/31/ . Diunduh tanggal 3 Oktober 2005.

Prabowo, H. 2006. Psikoterapi Transpersonal. Seri Latihan Kesadaran. Desember 2008.

Downloads

Published

2011-02-01

Issue

Section

PSYCHOIDEA