Pelatihan Regulasi Emosi Sebagai Strategi Meningkatkan Penerimaan Diri Tenaga Pendidikan Tata Usaha Universitas X

Authors

  • Tegar Setiawan Mercu Buana Yogyakarta
  • Kamsih Astuti Universitas Mercu Buana Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.30595/psychoidea.v23i1.26925

Keywords:

Pelatihan Regulasi Emosi, Penerimaan Diri, Tenaga Kependidikan

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas pelatihan regulasi emosi dalam meningkatkan penerimaan diri pada tenaga kependidikan tata usaha (TU) di Universitas X Kota Surakarta. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain non-randomized pre-test post-test control group yang melibatkan 2 kelompok (eksperimen: n=10, kontrol: n=10). Intervensi berupa pelatihan regulasi emosi berbasis teori Gross dilaksanakan dalam 5 sesi selama 2 hari, mencakup; psikoedukasi; situation selectioncognitive change; dan teknik relaksasi. Data dikumpulkan melalui skala penerimaan diri (α=0.729-0.750) dan dianalisis menggunakan independent sample t-test serta paired sample t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dengan rata-rata skor penerimaan diri meningkat dari 30.9 (pre-test) ke 34.3 (follow-up), sementara kelompok kontrol tidak mengalami perubahan bermakna (29.2 ke 30.2). Uji independent t-test membuktikan perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol pada post-test (p=0.00) dan follow-up (p=0.00). Uji paired t-test pada kelompok eksperimen juga menunjukkan perbedaan signifikan antara pre-post-test (p=0.000) dan post-follow-up (p=0.007). Temuan ini mengonfirmasi bahwa pelatihan regulasi emosi efektif meningkatkan penerimaan diri secara berkelanjutan. Implikasi praktisnya, pelatihan ini dapat diadopsi sebagai intervensi psikologis untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kependidikan TU di lingkungan kerja akademik yang penuh tekanan.

Kata kunci: Pelatihan Regulasi Emosi; Penerimaan Diri, Tenaga Kependidikan TU

References

Azwar, S. (2022). Reliabilitas dan validitas (4th ed.). Pustaka Pelajar.

Azwar, S. (2023). Penyusunan Skala Psikologi (3rd ed.). Pustaka Pelajar.

Bernard, M. E. (2013). The Strength of Self-Acceptance. Springer New York. https://doi.org/10.1007/978-1-4614-6806-6

Gross, J. J. (2001). Emotion Regulation in Adulthood: Timing Is Everything. Current Directions in Psychological Science, 10(6), 214–219. https://doi.org/10.1111/1467-8721.00152

Hidayah, L. N. (2022). Hubungan penerimaan diri dan penyesuaian sosial dengan kesejahteraan psikologis pada remaja panti asuhan di kecamatan ngaliyan semarang [UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO]. https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/21003/1/Skripsi_1807016054_Lailatun_Nurul_Hidayah.pdf

Kode Etik Psikologi Indonesia, (2010). https://himpsi.or.id/organisasi/kode-etik-psikologi-indonesia

Hutasoit, I. (2018). Hubungan Penerimaan Diri Dengan Keseimbangan Kehidupan Kerja (Work-Life Balance) Pada Tenaga Honorer Pemerintah Penyandang Disabilitas. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(2). https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v6i2.4559

Undang-undang (UU) Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, (2003). https://peraturan.bpk.go.id/details/43920/uu-no-20-tahun-2003

Indrawati, N. D., & Kaloeti, D. V. S. (2022). Pengaruh pelatihan self-compassion secara daring untuk meningkatkan penerimaan diri pada mahasiswa dengan fobia spesifik ringan. Jurnal EMPATI, 11(3), 192–198. https://doi.org/10.14710/empati.2022.34470

Izzati, U. A., & Mulyana, O. P. (2019). Psikologi Industri & Organisasi. In Bintang Surabaya. Bintang Surabaya.

Kusumaningrum, A. I., Dewi, E. M. P., & Nurdin, M. N. H. (2021). Efektivitas Pelatihan Penerimaan Diri Dalam Meningkatkan Penerimaan Diri Psk Di Ppskw Mattiro Deceng. MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI, 4(1), 1. https://doi.org/10.31293/mv.v4i1.5400

Lally, M., & Valentine-French, S. (2019). Life-Span Development: A Psychological Perspective. Annual Review of Psychology, 1–468. http://dept.clcillinois.edu/psy/LifespanDevelopment.pdf

Lestiani, I. (2016). Hubungan Penerimaan Diri Dan Kebahagiaan Pada Karyawan. Jurnal Ilmiah Psikologi Gunadarma, 9(2), 109–119. https://ejournal.gunadarma.ac.id/index.php/psiko/article/view/1549

Lindebaum, D. (2017). Emancipation Through Emotion Regulation at Work. Edward Elgar Publishing. https://doi.org/10.4337/9781786436337

Murali, S. B. (2017). Impact of job stress on employee performance. International Journal of Accounting & Business Management, 5(2). https://doi.org/24924/ijabm/2017.11/v5.iss2/13.33

Neff, K., & Davidson, O. (2016). Self-compassion: Embracing suffering with kindness. In Mindfulness in positive psychology: The science of meditation and wellbeing. (pp. 37–50). Routledge/Taylor & Francis Group. https://doi.org/10.4324/9781315747217

Putri, D. W. L., Niagara, S. T., & Nuraeni, D. A. (2023). Pelatihan Regulasi Emosi Sebagai Upaya Meningkatakan Kesejahteraan Subjektif pada Guru Sekolah Luar Biasa. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 13(2 SE-Articles), 124–138. https://doi.org/10.29080/jbki.2023.13.2.124-138

Santrock, J. W. (2011). Life Span Development (Thirteenth). McGraw-Hill.

Sloan, M., & Geldenhuys, M. (2021). Regulating emotions at work: The role of emotional intelligence in the process of conflict, job crafting and performance. SA Journal of Industrial Psychology, 47. https://doi.org/10.4102/sajip.v47i0.1875

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Utami, M. S., Hasnida, & Saragih, J. I. (2019). The Role of Emotional Regulation on Self- Acceptance of the Inmates. International Research Journal of Advanced Engineering and Science, 4(3), 124–127.

Wati, D. E., & Puspitasar, I. (2019). Modul Pelatihan Regulasi Emosi Untuk Menurunkan Perilaku Kekerasan Orang Tua Terhadap Anak. Program Studi PG PAUD Universitas Ahmad Dahlan.

Wijaya, E. Y., Sudjimat, D. A., & Nyoto, A. (2016). Transformasi Pendidikan Abad 21 Sebagai Tuntutan. Jurnal Pendidikan, 1, 263–278. http://repository.unikama.ac.id/840/32/263-278 Transformasi Pendidikan Abad 21 Sebagai Tuntutan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Era Global .pdf. diakses pada; hari/tgl; sabtu, 3 November 2018. jam; 00:26, wib.

Yusuf, M. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan Penelitian Gabungan. Kencana. https://en.ids1lib.vip/book/14021842/4c8f06

Published

2025-08-04

Issue

Section

PSYCHOIDEA