Resiliensi Mantan Pecandu NAPZA yang Mengabdi sebagai Konselor Adiksi di PKBI Kota Semarang

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30595/psychoidea.v23i2.27019

Keywords:

Resiliensi, mantan pecandu napza, Konselor Adiksi

Abstract

Penyalahgunaan napza masih menjadi masalah yang sangat serius di Indonesia, termasuk tingkat angka kekambuhan yang tinggi pada mantan pengguna napza. Padahal, sebagian dari mereka mampu bangkit dan bahkan mengabdikan diri sebagai konselor adiksi. Penelitian ini penting untuk memahami faktor-faktor resiliensi yang memungkinkan perubahan positif tersebut. Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara terhadap dua mantan pecandu yang kini menjadi konselor di PKBI Kota Semarang. Analisis mengacu pada tiga faktor resiliensi menurut Grotberg: I Have, I Am, dan I Can. Hasil menunjukkan bahwa keduanya memiliki dukungan sosial yang kuat, optimisme, tanggung jawab, serta kemampuan menyelesaikan masalah dan mengelola emosi. Resiliensi ini terbukti menjadi fondasi penting dalam proses pemulihan dan motivasi mereka membantu orang lain. Penelitian ini menunjukkan bahwa resiliensi bukan hanya membantu individu bertahan, tetapi juga tumbuh dan memberi makna baru bagi hidupnya.

Author Biography

Lucky Ade Sessiani, UIN Walisongo

Dosen Psikologi di UIN Walisongo

References

Agustin, R., Pratikto, H., & Aristawati, A. R. (2023). Resiliensi pada mantan pecandu NAPZA: Bagaimana peranan dukungan sosial?. INNER: Journal of Psychological Research, 3(3), 471-478.

BNN RI. (2024). HANI 2024: Masyarakat Bergerak, Bersama Melawan Narkoba Mewujudkan Indonesia Bersinar. https://bnn.go.id/hani-2024-masyarakat-bergerak-bersama-melawan-narkoba-mewujudkan-indonesia-bersinar/

Connor, K. M., & Davidson, M.D. (2003). Development of a new resilience scale: The Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC). Depression and Anxiety. 18, 76-82

Febrinabilah, R., & Listiyandini, R. A. (2016). Hubungan antara self-compassion dengan resiliensi pada mantan pecandu narkoba dewasa awal. Prosiding konferensi nasional peneliti muda psikologi indonesia, 1(1), 19-28.

Fernanda Rojas, L. (2015). Factors affecting academic resilience in middle school students : A case study. Gist Education And Learningresearch Journal, 11(11), 63–78.

Fitrianti, N., Subektu E. A., & Aquarisnawati P. (2011). Pengaruh antara kematangan emosi dan self efficacy terhadap craving pada mantan pengguna narkoba. Insan, 13(2), 106-117.

Grotberg, E. H. (2003). Resilience for Today: Gaining Strength from Adversity. Wesport: Preager Publisher.

Kencanawati, S.S.S. (2015). Uji Coba Rancangan Modul Pelatihan untuk Meningkatkan Resiliensi pada Remaja Mantan Pecandu Narkoba dalam Menghadapi Permasalahan di Lingkungan Keluarga. Fakultas Psikologi Universitas Padjajaran: Bandung

Konsensus FKUI, Opiat, Masalah Medis, dan Penatalaksanaannya, Jakarta: Balai Penerbit FKUI, 2002

Keye, M. D., & Pidgeon, A. M. (2013). An Investigation of the relationship between resilience, mindfulness, and academic self-Efficacy. Open Journal Of Social Sciences, 1(6), 1–4. doi: 10.4236/ jss.2013.16001

Masten, A. S. (2007). Resilience in developing systems: Progress and promise as the fourth waves rises. Development and Psychopatology. 19. 921-930. doi: 10.1017/S0954579407000442

Mubarak, I., Hafnidar, H., & Dewi, R. (2021). Profil Mantan Pecandu Narkoba yang Resilience di Pusat Rehabilitasi NAPZA Yayasan Tabina Aceh. Jurnal Psikologi Terapan (JPT), 4(1), 61-71.

Nurfatimah, U., Filliani, R., & Karsih, K. (2017). Profil resiliensi mantan pecandu narkoba (studi kasus di balai besar rehabilitasi narkoba, bnn, lido). Insight: Jurnal Bimbingan Konseling, 4(2), 110.

Poerwandari, E. Kristi. (2011). Pendekatan Kualitatif Untuk Penelitian Perilaku Manusia. Depok: LPSP3 UI.

Prayantika, N. (2017). Proses Pencapaian Kebermaknaan Hidup Pada Mantan Pecandu Narkoba (Studi Kasus Pada Mantan Pecandu Narkoba yang Menjadi Konselor Adiksi di Panti Rehabilitasi Narkoba YPI. Nurul Ichsan Al-Islami Purbalingga) (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Purwokerto).

Reivich,Karen danAndrew Shatte, The Resilience Factor, USA: Three Rivers Press, 2002

Sitasari, N. W. (2007). Konsep diri dan penyesuaian diri mantan pengguna NAPZA (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Sukmaningpraja, A., & Santhoso, F. H. (2016). Peran regulasi emosi terhadap resiliensi pada siswa sekolah berasrama berbasis semi militer. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 2(3), 184-191.

Suparno, S. F. (2019). Hubungan Dukungan Sosial dan Kesadaran Diri dengan Motivasi Sembuh Pecandu Napza. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 7(2), 435–442.

Tarigan, I.J. (2017). Peran Narkotika Nasional dengan Organisasi Sosial Kemasyarakatan dalam Penanganan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika. CV.Budi Utama

Tedeschi, R.G., & Calhoun, L.G. (2004). Posttraumatic growth: conceptual foundations and empirical evidence. Psychological Inquiry, 15(1), 1-18.

Widiantoro, F. W., & Widyaningsih, S. S. (2020, September). Membangun resiliensi mantan pecandu napza: studi kasus Yogya Care House. In Prosiding Seminar Nasional Milleneial 5.0 Fakultas PsikologI UMBY, 219-224.

Published

2025-08-31

Issue

Section

PSYCHOIDEA