Kaitan-Kaitan Keadilan Organisasional terhadap Komitmen Organisasional pada Karyawan

Authors

  • Shella Alvani
  • Sri Hartini Universitas Prima Indinesia
  • Achmad Irvan Dwi Putra Universitas Prima Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30595/psychoidea.v17i2.4199

Keywords:

Komitmen Organisasional, Keadilan Organisasional

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keadilan organisasional dengan komitmen organisasional. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara keadilan organisasional dengan komitmen organisasional, dengan asumsi semakin tinggi keadilan organisasional, maka semakin tinggi komitmen organisasional dan sebaliknya. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di PT.Datascrip Medan sebanyak 100 orang yang dipilih dengan metode sampling jenuh. Data diperoleh dari skala untuk mengukur keadilan organisasional dan komitmen organisasional. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan Pearson Product Moment Correlation melalui bantuan program SPSS 17.00 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0.450 (p<0.05). Hasil menunjukkan terdapat hubungan positif antara keadilan organisasional dengan komitmen organisasional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumbangan yang diberikan variabel keadilan organisasional terhadap komitmen organisasional adalah sebesar 20.3 persen, selebihnya 79.7 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis penelitian dapat diterima.a

References

Azwar, S. (2011). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Damayanti,K & Suhariadi,F (2003). Hubungan Antara Persepsi Terhadap Keadilan Organisasi Dengan Komitmen Karyawan Pada Organisasi Di PT haji Ali Sejahtera Surabaya. Jurnal Fakultas Psikologi Airlangga, 5(4), 2310-7945.

Gibson, J. L., Ivancevich, J. M., Donelly, J. H., & Konopaske, R. (2012). Organizations: Behaviors, Structure, Processes. New York: McGraw-Hill.

Imperatori, B. (2014). Engagement and disengagement at work: Driver and organizational practices to sustain employee passion performance. Switzerland:Springer.

Noor, J. (2013). Penelitian Ilmu Manajemen Tinjauan Filosofis dan Praktis. Jakarta: Kencana.

Priyatno, D. (2011). Teknik Mudah dan Cepat Melakukan Analisis Data Penelitian dengan SPSS.Yogyakarta: Gaya Media.

Robbins. S. P. (2007). Perilaku Organisasi Edisi 12. Jakarta: Salemba Empat

Robbins, S.P & Judge, T.A. (2013). Organizational Behavior. USA: Pearson

Siswanto, Susila, & Suyanto. (2017). Metodologi Penelitian Kombinasi Kualitatif Kuantitatif Kedokteran dan Kesehatan. Klaten : Bossscript.

Sugiyono. (2007). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: CV Alfabeta.

Suparyadi. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia: Menciptakan Keunggulan Bersaing Berbasis Kompetisi SDM. Yogyakarta: Andi.

Ticoalu,L. (2013). Organizational Citizenship Behavior (OCB) dan Komitmen Organisasi pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Jurnal Emba, 1(4), 782-790.

Utaminingsih.A. (2014). Perilaku Organisasi: Kajian teoritik dan empiric terhadap budaya organisasi, gaya kepemimpinan, kepercayaan dan komitmen. Malang: UB Press.

Wibowo. (2013). Perilaku Dalam Organisasi Edisi Kedua. Jakarta: Grafindo

Downloads

Published

2019-09-01

Issue

Section

PSYCHOIDEA