Pengaruh Pengetahuan Mengenai Program KB Terhadap Kemantapan Pemilihan Alat Kontrasepsi Di RSIA Aprillia Cilacap

Authors

  • Dyah Retnani Basuki PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO
  • Retno Soesilowati

DOI:

https://doi.org/10.30595/sainteks.v12i2.1485

Abstract

Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak serta mewujudkan norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera yang menjadi dasar bagi terwujudnya masyarakat yang sejahtera melalui pengendalian kelahiran dan pengendalian pertumbuhan penduduk Indonesia. Hingga saat ini jumlah penduduk Indonesia masih cukup tinggi dengan pertumbuhan yang signifikan dari tahun ke tahun.Hal ini dapat berdampak terhadap pembangunan sehingga perlu kebijakan untuk membatasinya.Upaya pembatasan ini dilakukan melalui program yang disebut Keluarga Berencana dengan metode kontrasepsi.Saat ini tersedia berbagai macam metode kontrasepsi sehingga calon akseptor harus mengetahui kelebihan, kekurang, efektivitas dan efisiensi setiap metode.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan mengenai program KB terhadap kemantapan pemilihan alat kontrasepsi di RSIA Aprillia Cilacap. Metode Penelitian adalah after only with control design.Populasi dalam penelitian ini adalah aseptor KB dengan responden sampel 80 terbagi dua kelompok yaitu 40 diberi konseling dan 40 tidak diberi konseling diambil dengan proportional cluster random sampling.Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner pengetahuan dan kemantapan pemilihan kontrasepsi. Data dianalisis dengan uji T 2 sampel bebas (Two independent sample T-Test). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan ada perbedaan pengetahuan antara kelompok diberi konseling dengan tidak diberi konseling dengan p<0,001) dan ada perbedaan kemantapan dalam pemilihan alat kontrasepsi pada calon akseptor KB antara kelompok diberi konseling dengan tidak diberi konseling dengan p<0,001). Hal ini disebabkan dengan konseling maka terjadi transfer informasi mengenai kelebihan, kekurangan, efektivitas dan efisiensi masing-masing alat kontrasepsi antara calon akseptor dengan petugas kesehatan. disimpulkan bahwa konseling efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan kemantapan dalam pemilihan kontrasepsi pada calon akseptor. Disarankan agar petugas kesehatan tetap memberikan konseling kepada setiap calon akseptor untuk meningkatkan pengetahuan dan kemantapannya dalam memilih alat kontrasepsi.

References

World Health Organization (WHO). Maternal Mortality in 2005. Geneva: Departement of Reproductive Health and Research WHO.2007.

Yuhedi T.L, dan Kurniawati T. Buku Ajar Kependudukan dan PelayananKB. Jakarta: EGC. 2013.

Suratun dkk. Pelayanan Keluarga Berencana dan Pelayanan Kontrasepsi. Trans Info Media. Jakarta.2008.

Videbeck, Sheila L. (2008). Buku Ajar Keperawatan Jiwa, Jakarta : EGC

Darmawan, Riduwan. 2008. Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta. Hal : 24

Ambarwati & Dyah Wulandari. Asuhan kebidanan nifas. Jogjakarta: Mitra cendikia.2009.

Saifuddin, A.Buku panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo bekerja sama dengan JNPKRR/POGI, BKKBN, DEPKES, dan JHPIEGO/STARH Program.2003.

Farrer, Helen. Perawatan Maternitas (Maternity Care). Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.2001.

Departemen Kesehatan RI. ASI Eksklusif. Jakarta.2000.

BKKBN. “Remaja dan SPN (Seks Pranikah)”.2007. www.bkkbn.go.idDiunduh pada 1 Maret 2015.

Hanafi Hartanto. Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka Sinar.2004.

Azwar. Saifudin. Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Liberty.2008.

Abdul Bari Saifuddin, dkk. 2003. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepasi. : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Halaman U1 – U6, MK1 – MK 84, PK 59 – PK 77.

Taniredja, tukiran, dkk. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Alfabeta.2010.

Dinaskesehatan Jawa timur.Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur.2010. http://www.dinkesJatim.orgDiunduh 5 April 2015

Manuaba, I.B.G. Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita. Jakarta: Arcan.1999. Hal : 98

Suyono S. Diabetes Melitus di Indonesia. Buku ajar Ilmu Penyakit Dalam. IV ed. Jakarta: Pusat penerbitan Ilmu Penyakit dalam FK UI; 2007

BKKBN, KB Sebagai Suatu Kebutuhan.2008. http://www.bkkbn.go.id. Diunduh 27 April 2015

BKKBN, KB Sebagai Suatu Kebutuhan.2007. http://www.bkkbn.go.id. Diunduh 27 April 2015

Hartando & Jones. Setiap Wanita. Jakarta : Delapratasa Publishing. 2005.

Arum. Metode Kontrasepsi Sterilisasi. Jakarta. Penerbit Graha ilmu. 2009.

Saifuddin, A. Buku panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Balai Pustaka.2006.

Raymond McLeod,Jr. Sistem Informasi Edisi 7 Jilid 2. Prenhallindo. Jakarta.2006.

Depkes RI, Sistem Kesehatan Nasional. Jakarta.2000.

Lukman Saraswati, Pelatihan Ketrampilan Komunikasi Interpersonal Konseling (KIP/K), Jakarta.2002.

Downloads

Published

2017-06-03

How to Cite

Basuki, D. R., & Soesilowati, R. (2017). Pengaruh Pengetahuan Mengenai Program KB Terhadap Kemantapan Pemilihan Alat Kontrasepsi Di RSIA Aprillia Cilacap. Sainteks, 12(2). https://doi.org/10.30595/sainteks.v12i2.1485