Analisis Preeklampsia Berat (Peb) dengan Kejadian Pertumbuhan Janin Terhambat (PJT) Di RSUD Dr. R. Goeteng Tarunadibrata Purbalingga Periode Tahun 2013-2015

Authors

  • Amin Nurokhim <em>Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Purwokerto</em>
  • Wiwik Widyaningsih <em>Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Purwokerto</em>

DOI:

https://doi.org/10.30595/sainteks.v15i1.6167

Abstract

Kematian bayi adalah salah satu indikator terpenting untuk mengukur keberhasilan program kesehatan ibu dan anak. Kematian bayi terkait erat dengan riwayat penyakit ibu selama kehamilan atau persalinan. Salah satu penyebabnya adalah hipertensi pada kehamilan, salah satunya jenisnya yaitu preeklamsia berat. Preeklampsia berat diduga kuat dapat mempengaruhi pertumbuhan janin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa antara preeklamsia berat dengan kejadian pertumbuhan janin terhambat (PJT) di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga periode Agustus 2013-Agustus 2015. Penelitian ini dilakukan di RSUD dr. R. Goeteng dengan mengumpulkan data rekam medis melalui pendekatan cross sectional. Subjek terdiri dari wanita hamil yang didiagnosis dengan preeklamsia berat di rumah sakit pada 2013-2015. Total sampel penelitian adalah 175 sampel. Data kemudian dianalisis dengan uji Chi Square. Ibu dengan PEB yang melahirkan bayi PJT sebanyak 25 orang dan ibu tanpa PEB yang melahirkan bayi sebanyak 4 orang. Berdasarkan analisis Chi Square, terdapat hubungan antara PEB dan PJT (p = 0,025). Terdapat hubungan yang signifikan antara preeklampsia berat dan pembatasan pertumbuhan intrauterin di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga pada 2013-2015 (p = 0,025).

Kata Kunci: preeklampsia berat, pertumbuhan janin terhambat, kematian bayi

Author Biographies

Amin Nurokhim, <em>Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Purwokerto</em>

Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Wiwik Widyaningsih, <em>Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Purwokerto</em>

Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

References

Backes, C. H, et al. 2011. Maternal Preeclampsia and Neonatal Outcomes – A Review Article. Journal of Pregnancy. 2011.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. 2014. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014. Semarang, Dinas Kesehatan Jawa Tengah.

Gebb, J, et al. 2011. Colour Doppler Ultrasound of Spiral Artery Blood Flow in the Prediction of Pre-eclampsia and Intrauterine Growth Restriction. Best Practice & Research Clinical Obstetrics and Gynecology. 25, 355-366.

Kementerian Kesehatan RI. 2007. Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar). Jakarta, Kementerian RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2013). Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar). Jakarta, Kementerian RI.

Mert, I, et al. 2012. Role of Oxidative Stress in Preeclampsia and Intrauterine Growth Restriction. Journal of Obstetrics and Gynaecology Research. 38(4), 658-664.

Prawirohardjo, S. 2010. Ilmu Kebidanan Edisi 4. Jakarta, PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

World Health Organization (WHO). 2016. Infant Mortality. Available from: http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs178/en/ (Diakses 24 Oktober 2016).

Downloads

Published

2019-12-20

How to Cite

Nurokhim, A., & Widyaningsih, W. (2019). Analisis Preeklampsia Berat (Peb) dengan Kejadian Pertumbuhan Janin Terhambat (PJT) Di RSUD Dr. R. Goeteng Tarunadibrata Purbalingga Periode Tahun 2013-2015. Sainteks, 15(1). https://doi.org/10.30595/sainteks.v15i1.6167

Issue

Section

Articles