Pengaruh Beban Lalu Lintas Terhadap Kerusakan Jalan (Studi Kasus : Jalan Ajibarang - Wangon)

Roro Ayu Anggraita, Juanita Juanita

Abstract


Daerah Ajibarang – Wangon merupakan daerah yang banyak terdapat pabrik dan pertokoan. Jalan Ajibarang – Wangon juga banyak dilalui kendaraan berat. Salah satu penyebab kerusakan jalan adalah adanya beban lalu lintas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh beban lalu lintas terhadap kerusakan jalan. Data yang digunakan adalah data primer yaitu data beban lalu lintas dan kerusakan jalan. Metode yang digunakan untuk menghitung beban lalu lintas dan kerusakan jalan menggunakan metode Bina Marga, sedangkan untuk mencari pengaruh beban lalu lintas terhadap kerusakan jalan menggunakan metode analisis regresi. Penelitian ini dilakukan di ruas jalan Ajibarang – Wangon tepanya dari Pemandian Tirta Alam sampai dengan SD N 1 Karang Bawang. Data yang dimasukkan kedalam analisis regresi adalah kendaraan ringan,kendaraan berat dan nilai kerusakan jalan. Untuk sepeda motor diabaikan karena beratnya kurang dari 2 ton. Dari hasil volume lalu lintas didapatkan jam puncak untuk keempat segmen yaitu pada hari minggu pukul 09.00 s.d 10.00 WIB. Sedangakan untuk hasil perhitungan kerusakan jalan termasuk kategori sedikit sekali dengan nilai kerusakan sebesar 0.332% < 5%. Hasil dari analisis regresi didapatkan nilai determinasi untuk model 1 sebesar 0.498 dan model 2 sebesar 0.513, hasil uji f dan uji t untuk kedua model analisis tidak signifikan, sehingga tidak ada pengaruh antara beban lalu lintas dengan nilai kerusakan jalan.

Full Text: PDF

DOI: 10.30595/techno.v23i2.11364

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN: 2579-9096