Peningkatan Stabilitas Aspal Dalam Konstruksi Jalan : Pengaruh Komposisi, Faktor Lingkungan, Dan Metode Pengujian Untuk Keberlanjutan Infrastruktur Jalan

Authors

  • Ade Tio Purnomo <span><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Universitas Kadiri</span></span></span>
  • Andri Dwi Cahyono <span style="text-decoration: underline;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Universitas Kadiri</span></span></span>
  • Dwiky Widyatmoko <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Universitas Kadiri</span></span>
  • Muhammad Nasih Al Hasbi <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Universitas Kadiri</span></span>

DOI:

https://doi.org/10.30595/techno.v25i1.17662

Keywords:

Aspal, Stabilitas, Marshall

Abstract

Aspal merupakan bahan konstruksi yang sering digunakan dalam pembangunan infrastruktur jalan, seperti jalan raya, jalan tol, dan landasan pacu bandara. Stabilitas aspal memiliki peranan penting dalam desain dan konstruksi jalan yang aman dan tahan lama. Stabilitas aspal mencerminkan kemampuan aspal untuk menahan beban lalu lintas dan perubahan kondisi lingkungan tanpa mengalami deformasi yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang sifat-sifat aspal mekanik serta mengembangkan metode yang lebih efektif dalam meningkatkan stabilitasnya. Dalam jurnal ini, akan dibahas beberapa aspek penting terkait stabilitas aspal, termasuk pengaruh komposisi aspal, faktor lingkungan, dan metode pengujian yang digunakan untuk menilai stabilitasnya. Metode pengujian juga merupakan komponen penting dalam penilaian stabilitas aspal. Beberapa metode umum yang digunakan termasuk uji Marshall dan uji stabilitas-dengan-batas. Pada penelitian dapat disimpulkan bahwa stabilitas aspal memiliki peran penting dalam memastikan kekuatan dan daya tahan campuran aspal dalam menghadapi beban lalu lintas dan perubahan cuaca. Stabilitas aspal dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti jenis aspal yang digunakan, komposisi aspal dan agregat dalam campuran, serta proses produksi dan pengolahan campuran aspal. Faktor-faktor tersebut diuji melalui pengukuran kepadatan, stabilitas, dan keausan campuran aspal untuk memverifikasi bahwa campuran aspal dapat mengatasi berbagai beban lalu lintas dan kondisi cuaca. Pada penelitian dapat disimpulkan bahwa stabilitas aspal memiliki peran penting dalam memastikan kekuatan dan daya tahan campuran aspal dalam menghadapi beban lalu lintas dan perubahan cuaca. Stabilitas aspal dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti jenis aspal yang digunakan, komposisi aspal dan agregat dalam campuran, serta proses produksi dan pengolahan campuran aspal. Faktor-faktor tersebut diuji melalui pengukuran kepadatan, stabilitas, dan keausan campuran aspal untuk memverifikasi bahwa campuran aspal dapat mengatasi berbagai beban lalu lintas dan kondisi cuaca. Pada penelitian dapat disimpulkan bahwa stabilitas aspal memiliki peran penting dalam memastikan kekuatan dan daya tahan campuran aspal dalam menghadapi beban lalu lintas dan perubahan cuaca. Stabilitas aspal dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti jenis aspal yang digunakan, komposisi aspal dan agregat dalam campuran, serta proses produksi dan pengolahan campuran aspal. Faktor-faktor tersebut diuji melalui pengukuran kepadatan, stabilitas, dan keausan campuran aspal untuk memverifikasi bahwa campuran aspal dapat mengatasi berbagai beban lalu lintas dan kondisi cuaca. komposisi aspal dan agregat dalam campuran, serta proses produksi dan pengolahan campuran aspal. Faktor-faktor tersebut diuji melalui pengukuran kepadatan, stabilitas, dan keausan campuran aspal untuk memverifikasi bahwa campuran aspal dapat mengatasi berbagai beban lalu lintas dan kondisi cuaca. komposisi aspal dan agregat dalam campuran, serta proses produksi dan pengolahan campuran aspal. Faktor-faktor tersebut diuji melalui pengukuran kepadatan, stabilitas, dan keausan campuran aspal untuk memverifikasi bahwa campuran aspal dapat mengatasi berbagai beban lalu lintas dan kondisi cuaca.

Author Biographies

Ade Tio Purnomo, <span><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Universitas Kadiri</span></span></span>

Teknik Sipil

Andri Dwi Cahyono, <span style="text-decoration: underline;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Universitas Kadiri</span></span></span>

Teknik Sipil

Dwiky Widyatmoko, <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Universitas Kadiri</span></span>

Teknik Sipil

Muhammad Nasih Al Hasbi, <span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Universitas Kadiri</span></span>

Teknik Sipil

References

1] P. Aspal, S. Dan, A. Elastobond, E. Komala, and E. Tri, “MELALUI SISTEM PENGUJIAN MARSHALL PADA CAMPURAN LASTON AC-WC ( ASPHALT CONCRETE-WEARING COURSE ),” pp. 1–13, 2018.

[2] A. Muldiyanto, “Uji Stabilitas Terhadap Flow Campuran Aspal Dengan Marshall Test (Kadar Aspal 5 % , Penetrasi 60/70),” J. Pengemb. Rekayasa dan Teknol., vol. 13, no. 1, p. 11, 2011, doi: 10.26623/jprt.v14i1.535.

[3] H. Haris, “Analisis Pengujian Stabilitas dan Durabilitas Campuran Aspal dengan Tes Perendaman,” J. Linears, vol. 2, no. 1, pp. 33–47, 2019, doi: 10.26618/j-linears.v2i1.3026.

[4] P. Studi, T. Sipil, and U. Pohuwato, “ANALISIS PENGGUNAAN ABU BATU APUNG SEBAGAI SUBTITUSI FILLER PADA CAMPURAN ASPAL PANAS AC-WC DENGAN VARIASI PERENDAMAN,” vol. VI, no. 1, pp. 7–15, 2023.

[5] L. Wahyu Utomo and dan Susi Arfiana, “Pemanfaatan Limbah Plastik Daur Ulang dari Polietilen Tereftalat (PET) Sebagai Bahan Tambahan dalam Pembuatan Nanokomposit, Semen Mortar, dan Aspal,” J. Teknol. Lingkung. Lahan Basah, vol. 11, no. 1, pp. 164–179, 2023.

[6] N. A. Zahara, I. Kurniawati, A. D. Fatikasari, P. Studi, T. Sipil, and F. Teknik, “ANALISA PENGARUH VARIASI TUMBUKAN PADA LAPISAN ASPAL AC-,” vol. 7, no. 2, 2022.

[7] Y. Saputra, A. Wiana, L. Zahara, and M. Alif, “Karakteristik Aspal Porus dengan Serat Campuran Bemban ( Donax Canniformis ) Terhadap Porositas , Void In Mixture , dan Marshall Quotient,” vol. 7, tidak. September 2022, hlm. 20–25, 2023, doi: 10.35472/jsat.v7i1.1086.

[8] Jurnal RT, “Vol. 6 No.1 Januari 2023 Jurnal Rang Teknik,” vol. 6, tidak. 1, hlm. 121–126, 2023.

[9] J. Sudirmal and R. Kota, “PENGARUH PENAMBAHAN ASPAL TERHADAP STABILITAS MARSHALL PADA MATERIAL RECLAIMED ASPHALT PAVEMENT ( RAP ) DI RUAS JALAN Politeknik Negeri Ambon , Indonesia * Korespondensi INFO ARTIKEL Diterima : 05-04-2023 Direvisi : 17-06 -2023 Disetujui : 21-05-2023 Pend,” vol. 4, tidak. 5, hlm. 543–555, 2023.

[10] M. Permata, P. Dewi, W. Andaresta, E. Putri, and P. Kurniawan, “PEMANFAATAN LIMBAH MASKER SEKALI PAKAI SEBAGAI BAHAN PENGGANTI BITUMEN TERHADAP,” vol. 17, tidak. April, hlm. 112–123, 2023, doi: 10.24002/jts.v17i2.6913.

[11] SNI 03-2417-1991, “Metode Pengujian Keausan Agregat dengan Mesin Abrasi Los Angeles,” Balitbang PU , vol. 12, tidak. 12, hlm. 1–5, 1991.

[12] K. Liu, K. Zhang, J. Wu, B. Muhunthan, dan X. Shi, “Evaluasi kinerja mekanik dan mekanisme modifikasi aspal yang dimodifikasi dengan graphene oksida dan aditif campuran hangat,” J. Clean . Melecut. , vol. 193, hlm. 87–96, 2018, doi: 10.1016/j.jclepro.2018.05.040.

Downloads

Published

2024-05-07