Penentuan Lokasi Optimal Interkoneksi Distributed Generation pada Penyulang KBL09 Menggunakan Algoritma Particle Swarm Optimization

Authors

  • Satrio Nugroho Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Winarso Universitas Muhammadiyah Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.30595/techno.v26i2.27459

Abstract

Sistem distribusi tenaga listrik kerap menghadapi tantangan berupa tingginya rugi daya dan penurunan profil tegangan, yang berdampak negatif terhadap kualitas dan keandalan pasokan energi. Integrasi Distributed Generation (DG) berbasis energi terbarukan menjadi salah satu solusi potensial untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi dan kapasitas optimal dari interkoneksi DG pada Penyulang KBL09, dengan sasaran utama meminimalkan rugi daya aktif serta meningkatkan profil tegangan sistem. Metode optimasi yang digunakan adalah Particle Swarm Optimization (PSO), sedangkan analisis aliran daya dilakukan melalui pendekatan Backward Forward Sweep (BFS). Hasil simulasi menunjukkan bahwa interkoneksi DG memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi sistem distribusi. Rugi daya aktif pada kondisi eksisting sebesar 44,041 kW berhasil ditekan menjadi 10,068 kW pada skenario 1 DG, dengan efisiensi sebesar 77,14%. Penambahan jumlah unit DG hingga enam unit lebih lanjut menurunkan rugi daya menjadi 8,209 kW, menghasilkan efisiensi sebesar 81,36%. Selain itu, profil tegangan sistem juga mengalami peningkatan. Tegangan minimum yang semula sebesar 0,97679 pu meningkat menjadi 0,98680 pu pada skenario 1 DG, dan mencapai 0,98787 pu pada skenario 6 DG.

Downloads

Published

2025-11-07