ANALISIS KEAUSAN AGREGAT BATU ANDESIT BANYUMAS DENGAN MESIN ABRASI LOS ANGELES

Authors

  • Sulfah Anjarwati

DOI:

https://doi.org/10.30595/techno.v14i2.48

Abstract

Kecamatan Jatilawang dan Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas merupakan sektor penambangan batu andesit yang belum tersentuh investor, Untuk menentukan kualitas dari batu andesit adalah dengan melakukan pengujian terhadap material yang ada, salah satu indikator untuk menentukan kualitas dari material seperti agregat kasar yang digunakan untuk pekerjaan bangunan adalah pengujian keausan agregat dengan mesin Abrasi Los Angeles. Batu Andesit yang telah diambil dari lokasi di pecah terlebih dahulu menjadi agregat kasar dengan ukuran tidak seragam di timbang, dicuci bersih dan di oven sampai mendapatkan berat yang sama dengan berat sebelum di cuci, kemudian Benda uji dimasukkan ke dalam mesin Abrasi Los Angeles, mesin diputar dengan 500 kali putaran. Setelah selesai pemutaran, benda uji dikeluarkan dari mesin, kemudian saring dengan saringan No. 12, butiran yang diatas saringan No. 12 di timbang, dicuci bersih, dikeringkan dalam oven sampai berat tetap. Dari hasil pengujian keausan agregat dengan mesin los Anggles didapatkan nilai keausan agregat untuk batu andesit Cipetek = 9,05% Citalang = 10,14% Kalikoyong = 10,95% dan Banaran = 9,29%. Batu andesit dari Kecamatan Jatilawang dan Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas mempunyai keausan antara 9,05 – 10,95%, memenuhi syarat untuk digunakan sebagai bahan bangunan. Kata Kunci : Batu Andesit

References

Anonim. 2012, Pedoman Pengujian Bahan Banguna, Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto.

ASTM C 131-01 atau AASHTO T 96-02, Standard test method for resistance to degradationof small-size coarse aggregate by abrasion and impact in the los angeles machine

ASTM C 535-96, Standard test method for resistance to degradation of large size coarse aggregate by abrasion and impact in the los angeles machine

Bagus Teguh Setiawan, 2012, Kajian Keausan dan Porositas Agregat Kasar

SNI 03-2417-1991, Metode pengujian keausan agregat dengan mesin abrasi Los Angeles.

SNI 03-2417-2010 ICS, Cara uji keausan agregat dengan mesin abrasi Los Angeles, Badan Standardisasi Nasional, Indonesia.

SNI S-04-1989-F. Syarat-syarat Agregat Untuk Pembuatan Beton, Badan Standarisasi Nasional, Indonesia.

Suharwanto. 2005, The Mechanical Behavior Of Recycled Aggregate Concrete: Material-Structural Aspec, Perpustakaan ITB, Bandung.

Triyono, Agus. 2011, Kajian Porositas Agregat Kasar Terhadap Keausan Agregat Dari Beton Daur Ulang, Perpustakaan Teknik Sipil UNY, Yogyakarta.

Published

2013-10-01