STRATEGI PENGELOLAAN SEDIMENTASI WADUK
DOI:
https://doi.org/10.30595/techno.v14i2.50Abstract
Waduk-waduk di Indonesia hampir tidak lepas dari masalah sedimentasi. Problem sedimentasi menjadi agenda penting yang selalu mengganggu operasional waduk, termasuk mempengaruhi terhadap umur fungsi waduk itu sendiri. Erosi lahan yang tinggi di daerah hulu waduk (Daerah Tangkapan Waduk) menjadi sumber utama penyebab tingginya sedimentasi waduk. Hal ini secara umum didorong oleh perubahan tutupan lahan atau adanya pemanfaatan lahan yang kurang memperhatikan kaidah konservasi di DTA waduk.Tulisan ini dimaksudkan untuk membahas beberapa strategi dalam mengelola sedimentasi waduk baik secara teknis maupun non teknis yang dapat mengurangi peningkatan sedimentasi waduk. Penanganan sedimentasi waduk secara umum dapat dibedakan menjadi empat jenis kegiatan atau usaha, yaitu: menekan laju erosi kawasan hulu, meminimalkan beban sedimen yang masuk ke waduk, meminimalkan jumlah sedimen yang mengendap di waduk dan mengeluarkan endapan sedimen di waduk. Disamping itu dapat juga ditempuh melalui penanganan secara vegetatif dan sosial dimana masyarakat dilibatkan dalam pengelolaan sedimentasi waduk. Kata Kunci: Sedimentasi waduk, Pengelolaan, erosi lahanReferences
Anonim, 2007, The Study on Countermeasures for sedimentation in The Wonogiri Multipurpose DAM Reservoir in The Republik of Indonesia, Draft Finalt Report, JICA
Arsyad, S., 1989, Konservasi Tanah dan Air, Penerbit IPB (IPB Press), Bogor.
Brown, L.S. and Flavin, Ch., 1988, The earth vital signs; in stark, L. (ed). Stte of the World, 1988. A worldwatch Institute Report on Prgogress toward a sustainable soceity. W.W. Norton $ co., New York
Chay Asdak, 1999, DAS sebagai Satuan Monitoring dan Evaluasi Lingkungan: Air sebagai Indikator Sentral, Seminar Sehari PERSAKI DAS sebagai Satuan Perencanaan Terpadu dalam Pengelolaan Sumber Daya Air, Jakarta
Chay Asdak, 2007, Lokakarya Tepung Lawung III Pelestarian DAS Citarum Hulu, di Gedung Mohammad Toha, Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung
E John Russell, 2001, Soil Conditions and Plant Growth, Reprint, Delhi, Biotech, , vi, 635 p
Eko Agus Krisdiyanto, 2005, Analisis Karakteristika Sedimentasi Waduk Wadaslintang, Tugas Akhir, FT UGM, Yogyakarta
El-Swaify, Arsyad S., and Krisnarajah P., 1983, Soil erosion by water, In Carpenter, R.A (ed), Naturl System for Development; 99-161 Macmillan Pbl. Co, New York
Kironoto, 2001, Bahan Kuliah Sedimentasi Waduk
Linsley, R.K.,et al, 1980, Applied Hydrology, New Delhi: Mc.Graw-Hill,Publication Co
Sri Astuti Soedjoko dan Chafid Fandeli, 2002, Indikator dan Parameter Kerusakan Ekosistem Daerah Aliran Sungai (Studi Kasus DAS Serayu), Proseding Seminar, Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan DAS, Surakarta
Sudjarwadi, 1994, Penelitian Sedimentasi Waduk PLTA PB Sudirman, Draft Final Report, Fakultas Teknik UGM, Yogyakarta
Suripin, 2001, Pelestarian Sumberdaya Tanah dan Air, Penerbit Andi Yogyakarta.
Suripin, 2001, Pengaruh Sedimentasi Waduk Terhadap Keberlanjutan Pembangunn, Jurnal dan Pengembangan Keairan, No. 1 Tahun 8, 8 juli 2001, Laboratorium Pengaliran JTS FT Undip, Tembalang, Semarang.
Team Kajian Erosi dan Sedimentasi, 2002, Kajian Erosi dan Sedimentasi Pada DAS Teluk Balikpapan Kalimantan Timur, Laporan penelitian
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






