The Effects of Sports Activities on Adolescents' Socioemotional Development
DOI:
https://doi.org/10.30595/psimphoni.v4i1.14249Keywords:
Adolescents, Socioemotional Development, Sports ActivitiesAbstract
During adolescence, whose experiencing identity crisis, they do a lot of exploration in various activities, including sports. This study aims to determine the effect of sports activities on socioemotional development. The subjects of this study were adolescents aged 12-22 years using sampling technique purposive sampling. The method used in this research is descriptive qualitative. The analyze data technique in this research is qualitative approach technique using google form questionnaire survey. The results of this study are 1) identity crisis characterized by seeking standards for exercise; 2) there are 13 participants who found career goals in the field of sports, which means that they have passed a period of identity crisis; 3) there are 155 participants exercise because they influenced by group, not their parents or self-awareness; 4) the self-standardization period proven by setting standards in sports; 5) among 212 participants, 134 of them have not found self-standardization when target has been achieved; 6) among 212 participants, 193 of them stated that they have more stable emotions after exercising. Exercising is one of the explorations that teenagers can do to get through the identity crisis. Some participants were able to get through the identity crisis by exercising and some had to do further exploration.
References
Abdullah. (2018). Berbagai metodologi dalam kajian penelitian pendidikan dan manajemen. Gunadarma Ilmu.
Anindyajati, P. D. (2013). Status identitas remaja akhir: Hubungannya dengan gaya pengasuhan orangtua dan tingkat kenakalan remaja. Character, 01(02), 1–6. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/character/article/view/1891
Asnaldi, A., Zulman, & M, M. (2018). Hubungan motivasi olahraga dan kemampuan motorik dengan hasil belajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan siswa sekolah dasar negeri 16 Sintoga Kecamatan Sintuk Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman. Jurnal MensSana, 3(2), 16. https://doi.org/10.24036/jm.v3i2.75
Budiman, & Ruslan Rusmana. (2021). Pengaruh kegiatan ekstrakurikuler olahraga terhadap perkembangan life skills siswa. Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga), 6(2), 306–314. https://doi.org/10.36526/kejaora.v6i2.1557
Childs, E., & de Wit, H. (2014). Regular exercise is associated with emotional resilience to acute stress in healthy adults. Frontiers in Physiology, 5, 1–7. https://doi.org/10.3389/fphys.2014.00161
Fitri, E. R., & Indriana, Y. (2020). Hubungan antara optimisme dengan regulasi emosi pada siswa kelas XI SMK Cut Nya’ Dien Semarang. Jurnal EMPATI, 7(3), 881–885. https://doi.org/10.14710/empati.2018.21742
Iyakrus. (2014). Pembentukan nilai-nilai sosial pada pendidikan jasmani di sekolah dasar. Jurnal Inovasi Sekolah Dasar, 1(2), 106–111. https://doi.org/10.36706/jisd.v1i2.8626
Jahja, Y. (2015). Psikologi perkembangan. PRENADAMEDIA GROUP. https://en.id1lib.org/book/5761255/661584
Krismawati, Y. (2018). Teori psikologi perkembangan Erik H. Erikson dan manfaatnya bagi tugas pendidikan Kristen dewasa ini. Kurios, 2(1), 46. https://doi.org/10.30995/kur.v2i1.20
Lesmana, K. Y. P. (2014). Pentingnya olahraga dan kesehatan gizi bagi keluarga dan olahragawan. Prosiding Seminar Nasional MIPA, 373–388.
Muslim, M., Nawir, N., & Jalal, D. (2020). Hubungan kematangan psikologis dan lama latihan terhadap prestasi atlet olahraga bela diri. Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia, 1(1), 16–22. https://doi.org/10.55081/joki.v1i1.294
Pertiwi, H., Zakiyah, & Sutandi, A. (2020). Status perkembangan dan identitas diri remaja di SMP Negeri 49 Kramat Jati Jakarta Timur. Jurnal Kesehatan Saelmakers Perdana, 3, 97–103. http://ojs.ukmc.ac.id/index.php/JOH
Prativi, G. O., & Soegiyanto, S. (2013). Pengaruh aktivitas olahraga terhadap kebugaran jasmani. Journal of Sport Sciences and Fitness, 2(3), 32–36. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jssf/article/view/3864/3494
Riendravi, S. (2013). Perkembangan psikososial anak. E-Jurnal Medika Udayana, 1870–1884. https://scholar.google.co.id/scholar_url?url=https://ojs.unud.ac.id/index.php/eum/article/download/7029/5274&hl=id&sa=X&ei=Ra9LYq3MBNCKywTlr6iQDA&scisig=AAGBfm2PKhpMUH2AuYl0hR1kxCy19YjQ9g&oi=scholarr
Sari, N., Tarsono, T., & Kurniadewi, E. (2016). Pengaruh status identitas terhadap orientasi masa depan area pekerjaan. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 3(1), 121–138. https://doi.org/10.15575/psy.v3i1.764
Sejati, S. (2019). Implikasi egosentris dan spiritual remaja dalam mencapai perkembangan identitas diri. Jurnal Ilmiah Syi’ar, 19(1), 103. https://doi.org/10.29300/syr.v19i1.2269
Septiadi, A., Sari, S. A., & Chudri, C. (2018). Perbedaan pembelajaran ekstrakurikuler olahraga permainan bola besar terhadap disiplin belajar dan indeks massa tubuh. Jendela Olahraga, 3(1), 31–40. https://doi.org/10.26877/jo.v3i1.1917
Sugono, D. (2008). Kamus Bahasa Indonesia. https://oldi.lipi.go.id/public/Kamus%20Indonesia.pdf
Wahyudi, R., Bebasari, E., & Nazriati, E. (2017). Gambaran tingkat stres pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau tahun pertama. Jurnal Ilmu Kedokteran, 9(2), 107. https://doi.org/10.26891/JIK.v9i2.2015.107-113
Yusuf, M. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan. Kencana. https://en.ids1lib.vip/book/14021842/4c8f06
Downloads
Published
Issue
Section
License
Pemberitahuan Hak Cipta untuk Penulis:
Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan memungkinkan penulis untuk mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
Pemberitahuan Hak Cipta untuk Jurnal:
Hak cipta dari artikel yang diterima akan diberikan kepada jurnal sebagai penerbit jurnal. Hak cipta yang dimaksud meliputi hak untuk menerbitkan artikel dalam berbagai bentuk (termasuk cetak ulang). Jurnal mempertahankan hak penerbitan atas artikel yang diterbitkan.
Penulis diperbolehkan untuk menyebarluaskan artikel yang diterbitkan dengan membagikan link/DOI artikel di jurnal. Penulis diperbolehkan untuk menggunakan artikel mereka untuk tujuan hukum yang dianggap perlu tanpa izin tertulis dari jurnal dengan pengakuan publikasi awal jurnal ini.