Hubungan antara Dukungan Sosial Suami terhadap Work Family Balance Pada Ibu Bekerja yang Memiliki Anak Usia Dini

Authors

  • Ema Ristianaa Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta
  • Dian Juliarti Bantam Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.30595/psimphoni.v5i2.23755

Keywords:

Husband's Social Support, Work-Family Balance, Working Mothers

Abstract

Work-family balance is a condition in which individuals can experience satisfaction in fulfilling their roles as both workers and family members. This study aims to analyze the relationship between husband’s social support and work-family balance among working mothers with young children. The research subjects consisted of married working women with children aged 0–6 years. This study employed a correlational quantitative method to examine the relationship between variables. The measurement instruments demonstrated good reliability, with a reliability coefficient of 0.872 for husband’s social support and 0.915 for work-family balance. The results of the analysis indicate a significant positive relationship between husband’s social support and work-family balance among working mothers with young children (r = 0.481, p < 0.01). Husband’s social support contributes 32.9% to work-family balance. Based on these findings, it is recommended that husbands actively provide emotional, instrumental, and informational support to their wives to enhance their ability to balance work and family roles. Additionally, organizations should consider implementing family-friendly policies, such as flexible work arrangements and family support programs, to strengthen work-family balance in the workplace.

References

Andu, C. P. (2021). Faktor-faktor pertengkaran antara suami dan istri di dalam rumah tangga serta pemicunya. COMMUNICATIONS, 3(1), 18–42. https://doi.org/10.21009/Communications3.1.2

Azwar, S. (2017). Metode penelitian psikologi edisi ii. Pustaka Belajar.

Diana, F. N., Saifudin, M., & Sholikha, S. (2023). Hubungan dukungan sosial dengan tingkat stress pada single parents. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 6(3), 740–748.

Fajriyati, Y. N., Lestari, S., & Hertinjung, W. S. (2022). Pengalaman ibu bekerja yang memiliki anak balita dalam mencapai keseimbangan kerja-keluarga. Jurnal Psikologi Ulayat, 10(1), 59–78. https://doi.org/10.24854/jpu477

Greenhaus, J. H., Collins, K. M., & Shaw, J. D. (2003). The relation between work-family balance and quality of life. Journal of Vocational Behavior, 63(3), 510–531. https://doi.org/10.1016/S0001-8791(02)00042-8

Islami, H. F., & Susilarini, T. (2021). Hubungan dukungan sosial keluarga dengan work family balance pada karyawati yang sudah menikah di bank mandiri area jakarta imam bonjol. Jurnal IKRA-ITH Humaniora , 5(2), 58–64.

Ivana, B., & Partasari, W. D. (2023). Work life balance ibu bekerja yang mempunyai anak usia dini selama pandemi. Jurnal Ilmiah Psikologi MANASA, 12(1), 1–22.

Khairina, & Sahrah, A. (2022). Dukungan sosial sebagai moderator antara konflik peran ganda dengan kesejahteraan subjektif pada wanita angkatan udara. Jurnal Psikologi Ulayat. https://doi.org/10.24854/jpu380

Maulana, A., Yunitasari, N., Hikmah, R. N., & Elfan, F. F. K. (2018). Bermain ludo king untuk meningkatkan kemampuan sosial anak usia dini. Jurnal Pendidikan : Early Childhood, 2(2), 1–10.

Mude, S. T. F., Ladapase, E. M., & Nancy, M. N. (2023). Pengaruh dukungan pasangan terhadap kesejahteran psikologis anggota polisi. Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang, 3(1), 45–54.

Nugraha, P. S. A., & Rini, A. P. (2021). Hubungan antara dukungan sosial dan work family balance pada anggota polisi wanita di polda jatim. Seminar Nasional Psikologi Dan Ilmu Humaniora (SENAPIH), 1(1), 117–123.

Poulose, S. (2014). International journal of advances in management and economics work life balance: a conceptual review. Shobitha Poulose & Sudarsan N|March, 3, 2–3. www.managementjournal.info

Pratiwi, B., & Rahmanio, S. (2019). Hubungan dukungan sosial pasangan dengan work-family balance pada perawat Rsam Bukittinggi. Jurnal Riset Psikologi, 3. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.24036/jrp.v2019i3.7204

Puspitasari, N., Arini, S. Y., & Ayuni, M. Q. (2023). Beban kerja dan dukungan sosial dalam hubungannya dengan work-life balance karyawan occupational health and safety PT. Bumi Suksesindo Copper and Gold Banyuwangi. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 14(2), 316–320. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.33846/sf.v14i2.3272

Risnawati, A. (2020). Pentingnya pembelajaran sains bagi pendidikan anak usia dini. Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam Dan Sains, 2, 513–515. www.uwlax.edu.

Santoso, S. (2019). Mahir statistik parametrik. PT Elex Media Komputindo. Jakarta.

Sarafino, Edward. P., & Smith, Timothy. W. (2011). Health Psychology Biopsychosocial Interactions- Sarafino- E.P. 7ed. . USA: John Willey & Sons (Asia) Pte Ltd.

Sinaga, I. M. (2023). Hubungan dukungan sosial keluarga (family social support) terhadap work family balance pada karyawati yang sudah menikah. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 3(4), 2836–2849.

Siswandi, W., & Caninsti, R. (2020). Peran dukungan sosial teman sebaya terhadap regulasi emosi mahasiswa perantau tahun pertama di jakarta (the role of peer social support toward emotion regulation of migrated student in the first year in jakarta). Jurnal Psikogenesis, 8(2), 241–252. https://doi.org/https://doi.org/10.24854/jps.v8i2.1586

Sugiyono. (2016). Metode penelitian, kuantitatif, kualitatif, dan r&d. Alfabeta.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan kombinasi (mixed methods) (Sutopo, Ed.). Alfabeta.

Tantri, K. K. (2021). Peran work – family balance dengan perhatian terhadap pendidikan anak pada ibu bekerja. TARBIYA ISLAMIA: Jurnal Pendidikan Dan Keislaman, 11(2), 11–22. https://doi.org/10.25170/manasa.v12i1.4448

Tsabita, W. ode A., Wawo, A. B., & Nur, M. (2024). Analisis peran ganda karyawati pada perusahaan daerah bank perekonomian rakyat bahteramas. JAMEK (Jurnal Akutansi Manajemen Ekonomi Dan Kewirausahalan), 4(1), 42–55. https://doi.org/https://doi.org/10.47065/jamek.v4i1.1170

Uce, L. (2015). The golden age: Masa efektif merancang kualitas anak. Jurnal Pendidikan Anak, 1(2), 77–92.

Widiningtyas, K. (2022). Dinamika konflik peran ganda ibu bekerja yang menjalani dual earner family dual role conflict of working mother on dual earner family. Psyche: Jurnal Psikologi Universitas Muhammadiyah Lampung, 4(2), 2686–0430. http://journal.uml.ac.id/TIT

Wongpy, N., & Setiawan, J. L. (2019). Konflik pekerjaan dan keluarga pada pasangan dengan peran ganda. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 10(1), 31. https://doi.org/10.26740/jptt.v10n1.p31-45

Wulansari, O. D. (2023). Narrative literature review: Faktor-faktor yang mempengaruhi work-life balance. Psychopreneur Journal, 7(1), 15–28. https://doi.org/https://doi.org/10.37715/psy.v7i1.3404

Downloads

Published

2025-02-13

Issue

Section

Articles