Penyelesaian Sengketa yang Efektif dan Efisien Melalui Optimalisasi Mediasi di Pengadilan

Indriati Amarini

Abstract


Lembaga peradilan merupakan suatu mekanisme yang disediakan oleh negara untuk menyelesaikan sengketa. Salah satu gagasan Mahkamah Agung yang progresif dalam rangka mewujudkan peradilan efektif dan efisien antara lain membentuk lembaga mediasi di Pengadilan (court connected mediation) untuk perkara-perkara perdata. Namun nampaknya upaya lembaga Mahkamah Agung tersebut perlu lebih disempurnakan melalui peningkatan kualitas serta kuantitas sumber daya manusia, peningkatan sarana prasarana yang mendukung dan lembaga ini  konsisten untuk dilaksanakan.

Kata Kunci : Mediasi di Pengadilan, Peradilan efektif dan efisien

 


References


Buku

Rusli, Muhammad, 2013, Lembaga Pengadilan Indonesia Beserta Putusan Kontroversial, UII Press, Yogyakarta.

Sulistiyono, Adi, 2006, Krisis Lembaga Pengadilan di Indonesia, UNS Press, Surakarta.

Jurnal

German Law Journal Review of Developments in German, European and International Jurisprudence, “Comparative Dispute Management: Courtconected mediation in Japan and Germany”, tersedia di http://www.german law jornal.com/article.php?id=130, diakses Kamis, 11 Desember 2015.

R.A.A., Kapindha, Efektivitas dan Efisiensi ADR, tersedia di jurnal hukum.uns.ac.id., diakses Minggu, 11 Januari 2015.

Sumber Lain

Anonimous, The Purpose of Court-Connected Mediation from the Legal Perspective, ADR Bulletin, Vol 10 No. 2, tersedia di www.republications.bond.edu.au/.../viewcontent.cgi?, diakses 14 Desember 2015.

Anonimous, Teknologi Bukan (Satu-atunya) Jawaban untuk Mengikis Tunggakan Perkara, dalam http://www.pembaruanperadilan.net./v2/2013/10, diakses pada hari Senin 1 Agustus 2016, Pkl. 08.09 WIB.

Alim, Muhammad, 2011, Sekilas tentang: Peradilan Sederhana, Cepat dan Biaya Ringan, Varia Peradilan No. 305.

Ficks, E, Models of General Court-Conneted Conciliation and Mediation for Commercial Disputes in Sweeden, Australia and Japan”, tersedia dalam sydney.edu.au/law/.../Z.JapanR25_09_Ficks.pdf, diakses Kamis, 11 Desember 2015.

Hardwicke, Gaby, Briefing Note: Costs in Litigation, tersedia di www.gabyhardwicke.co.uk., diakses pada 8 Desember 2014.

Laporan Tahunan Mahkamah Republik Indonesia Tahun 2013.

Mujahidin, Ahmad, 2016, Wakai dan Chotei di Jepang Serta Perbedaan dan Persamaannya dengan Upaya Perdamaian dan Mediasi Di Indonesia”, Varia Peradilan, Majalah Hukum Tahun XXIX No. 339.

National Standars for Court-Connected Mediation dalam courtadr.org/files/NationalStandardsADR.pdf, diakses pada hari Minggu 14 Desember 2015.

Salamah, Yayah Yarotul, Mediasi Dalam Proses Beracara di Pengadilan: Studi mengenai mediasi di Pengadilan Negeri Proyek Percontohan Mahkamah Agung RI”, Disertasi Program Doktor, tersedia di http://lib.ui.ac.id/opac/themes/libri2/detail.jsp?id+20277463&lokasi=lokal, diakses Minggu 11 Januari 2015.

Sulistiyono, Adi, 2002, Membangun Paradigma Penyelesaian Sengketa NonLitigasi dalam Rangka Pemberdayaan Alternatif Penyelesaian Sengketa Bisnis/Hak Kekayaan Intelektual, Disertasi Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Diponegoro.

Witanto, Darmoko Yuti, 2010, Beberapa Permasalahan Dalam Perma Nomor 1 Tahun 2008 tentang Mediasi di Pengadilan, Varia Peradilan No. 294.

Perundang-Undangan

Perma No. 1 Tahun 2008 tentang Mediasi di Pengadilan


Full Text: PDF

DOI: 10.30595/kosmikhukum.v16i2.1954

Copyright (c) 2017 KOSMIK HUKUM

ISSN: 1411-9781