Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) Terhadap Viabilitas Spermatozoa Tikus Putih (Rattus norvegicus) Galur Wistar Jantan Yang Diinduksi Monosodium Glutamate (MSG)
DOI:
https://doi.org/10.30595/hmj.v2i2.4510Keywords:
Spermatozoa viability, Ethanol extraction of basil leaf, Monosodium Glutamate (MSG)Abstract
Monosodium glutamate(MSG) merupakan garam natrium yang banyak digunakan sebagai penyedap rasa makanan. Pemberian MSG dosis tinggi meningkatkan kadar radikal bebas dalam tubuh yang menyebabkan penurunan viabilitas spermatozoa. Pada kemangi terdapat kandungan flavonoid yang dapat menetralkan kadar radikal bebas dan arginin yang dapat memperkuat daya tahan sperma sehingga mencegah penurunan viabilitas spermatozoa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kemangi (Ocimum basilicum L.) terhadap kualitassperma dilihat dari viabilitas spermatozoa pada tikus putih galur wistar jantan yang diinduksi MSG. Penelitian Laboratory Experimental Post Test Only with randomized controlled group design menggunakan 24 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) galur wistar jantan yang dibagi menjadi 4 kelompok, terdiri dari kelompok I diberi MSG1,6g/kgBB/hari, kelompok II diberi MSG 1,6 g/kgBB/hari dan ekstrak etanol daun kemangi 175 mg/kgBB/hari, kelompok III diberi MSG1,6 g/kgBB/hari dan ekstrak etanol daun kemangi 350 mg/kgBB/hari dan kelompok IV diberi MSG1,6 g/kgBB/hari dan ekstrak etanol daun kemangi 700 mg/kgBB/hari. Data dianalisis menggunakan One Way ANOVA dan post hoc LSD. Rerata presentase viabilitas spermatozoa pada kelompok I, II, III dan IV sebesar 29,3%,72%, 79% dan 93.5%. Hasil analisis One-way ANOVA menunjukan adanya perbedaan signifikan antar kelompok (p = 0,000). Uji post hoc LSD menunjukan kelompok II, III dan IV berbeda nyata dengan kelompok I (p <0,05). Pada kelompok II dan III juga ditemukan adanya perbedaan nyata dengan kelompok IV (p < 0,05). Sedangkan kelompok III dengan kelompok II tidak terdapat perbedaan nyata (p > 0,05). Ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum basilicum L.) memberikan pengaruh dalam meningkatkan presentase viabilitas spermatozoa tikus putih (Rattus norvegicus) galur wistar jantan yang diinduksi MSG.
References
1. Prawirohardjo, S. Ilmu Kebidanan. Jakarta: PTBina Pustaka Sarwono Prawiroharjo. 2014.
2. Agarwal, A., Durairajanayagam, D., et al.Proteomics, oxidative stress and male infertility,Reproductive BioMedicine Online. ReproductiveHealthcare Ltd. 2014. 29(1), pp. 32–58.
3. Safwan, T. ., Sugara and Rohmi, M. K.Pengaruh Ekstrak Daun Kemangi (Ocimumsanctum L.) Terhadap Motilitas dan KonsentrasiSpermatozoa Mencit Jantan (Mus musculus),
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasidan Kesehatan. 2016. 1(2), pp. 173–181.
4. Budiman, J., Istiadi, H. and Amarwati, S.Pengaruh Madu Terhadap GambaranMikroskopis Testis Pada Tikus Wistar yangdiinduksi Monosodium Glutamat,Jurnal MedikaMuda. 2012. 4(4), pp. 1040–1048.
5. Kalsum, U., Ilyas, S. and Hutahaean, S.Pengaruh Pemberian Vitamin C dan E TerhadapHistologis Ginjal Mencit (Mus musculus L.)yang di Pajankan Monosodium Glutamat(MSG),Saintia Biologi. 2011. 1, pp. 7–12.
6. Kadir, R. E. et al. Effects of MonosodiumGlutamate on Semen Quality and theCytoarchitecture of the Testis of Adult WistarRats Effects of Monosodium Glutamate onSemen Quality and the Cytoarchitecture of theTestis of Adult Wistar Rats. 2011.
7. Henkel, R. and Fielding, B. C. The Applicationof Genetic Tests in an Assisted ReproductionUnit: Karyotype. 2017.pp. 95–114.
8. Novianto, B. R., Masithah, E. D. and Sudarno.Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Gliserol DalamSusu Skim Kuning Telur untuk ProsesPenyimpanan Sperma Beku Terhadap MotilitasDan Viabilitas Spermatozoa Ikan Patin(Pangasius pangasius). 2014. 6, pp. 1–6.
9. Erviana, L., Malik, A. and Najib, A. UjiAktivitas Antiradikal Bebas Ekstrak EtanolDaun Kemangi (Ocimum basilicum L.) denganMenggunakan Metode DPPH. 2016. 3(2), pp.164–168.
10. WHO. Examination and processing of humansemen. Fifth. Switzerland. 2010.
11. Nurlaili. Pengaruh Pemberian Infusa RimpangKemarokan (Smilax sp.) terhadap KualitasSpermatozoa Tikus Jantan (Rattus norvegicus,L.).UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. 2011.
12. Kumar, N. and Singh, A. K. Trends of malefactor infertility, an important cause ofinfertility: A review of literature, Journal ofHuman Reprod uctive Science. 2015. pp. 191–196.
13. Sirait, Reynold Christian & Tjahjono, Kusmiyati& Setiawati, A. N. Pengaruh PemberianEkstrak Jintan Hitam (Nigella sativa) terhadapKadar MDA Serum Tikus Spargue-DawleySetelah Diberikan Paparan Asap Rokok.Universitas Diponegoro. 2016.
14. Aliff, M. H., Noorain, H. and Samsulrizal, N.Ameliorating Effects of Coconut Water onSperm Quality and Selected Organs Histology inMonosodium Glutamate Pre Treated Male Mice(Mus musculus). 2017. 46(1) pp. 27–35.
15. Pebrianti, N. M. L. Kualitas SpermatozoaMencit Jantan Dewasa (Mus musculus L.)Setelah Diberikan Monosodium Glutamate(MSG). 2011 .(1), pp. 40–50.
16. Agarwal, A., Virk, G.,et al. Effect of OxidativeStress on Male Reproduction, The WorldJournal of Men’s Health. 2014. 32(1), p. 1.
17. Monica, T.Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol70% Herba Kemangi (Ocimum americanum L.)terhadap Kualitas Sperma Tikus Spargue-Dawley Jantan yang Diberi Paparan TimbalNoTitle. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 2015.
18. Purushothaman, B. and Prasannasrinivasan, R. AComprehensive Review on Ocimum basilicum,Journal of Natural Remedies.2018. Vol 18 (3),pp. 71–85.
19. Khaki, A. et al. Effects of basil, Ocimumbasilicum on spermatogenesis in rats’, Journalof Medicinal Plant Research. 2011. 5(18), pp.4601–4604.
20. Setyadi, A. D.Organ Reproduksi dan KualitasSperma Mencit ( Mus musculus ) yangMendapat Pakan Tambahan Kemangi (Ocimumbasilicum) Segar. Institut Pertanian Bogor. 2006.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
For submission of manuscripts to the Herb-Medicine Journal, the authors must certify that:
I have been authorized by my co-author to submit the manuscript to the Herb-Medicine Journal
I hereby declare, on behalf of myself and my co-authors, that:
The submitted manuscript is original work and has not been published in another peer-reviewed journal or is being considered for publication by another journal. Also, the manuscript does not infringe any existing copyright or other third party rights.
The manuscript does not contain material that may violate the law, slander, or SARA, in any way, violates the terms and conditions contained in the agreement
I/we have taken care that the scientific knowledge and all other statements contained in the manuscript are in accordance with authentic facts and formulas and will not, if followed appropriately, harm the user
No liability shall be assumed by Herb-Medicine Journal, its staff or members of the editorial board for any injury and/or damage to persons or property as a matter of product liability, negligence or otherwise, or from the use or operation of any method, product instructions, advertising , or ideas contained in publications by the Herb-Medicine Journal
Authors who publish in the Herb-Medicine Journal certify that all authors have read and agree to the contents of the Cover Letter or the Terms and Conditions. Plagiarism is strictly prohibited, and by submitting a manuscript for publication, the author agrees that the publisher has the legal right to take appropriate action against the author, if plagiarism or false information is found. Once submitted to the Herb-Medicine Journal, authors will not withdraw their manuscript at any stage prior to publication.
The author owns the copyright and grants the journal rights for first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License which allows others to share the work with acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate additional contractual agreements for the non-exclusive distribution of the published journal version of the work (for example, posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (for example, in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and larger citation of published work (See The Effects of Open Access).
Untuk pengiriman naskah ke Herb-Medicine Journal, penulis harus menyatakan bahwa:
- Saya telah diberikan otorisasi oleh rekan penulis saya untuk memasukkan naskah ke Herb-Medicine Journal
- Saya dengan ini menyatakan, atas nama saya dan rekan penulis saya, bahwa:
- Naskah yang dikirimkan adalah karya asli dan belum pernah diterbitkan dalam jurnal peer-review lain atau sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan oleh jurnal lain. Serta, naskah tidak melanggar hak cipta yang ada atau hak pihak ketiga lainnya.
- Naskah tidak mengandung materi yang mungkin melanggar hukum, memfitnah, atau SARA, dengan cara apa pun, melanggar syarat dan ketentuan yang tercantum dalam perjanjian
- Saya / kami telah berhati-hati bahwa pengetahuan ilmiah dan semua pernyataan lain yang terkandung dalam naskah sesuai dengan fakta dan formula otentik dan tidak akan, jika diikuti dengan tepat, merugikan pengguna
- Tidak ada tanggung jawab yang ditanggung oleh Herb-Medicine Journal, stafnya atau anggota dewan editorial untuk setiap cedera dan/atau kerusakan pada orang atau properti sebagai masalah pertanggungjawaban produk, kelalaian atau sebaliknya, atau dari penggunaan atau pengoperasian metode, produk apa pun instruksi, iklan, atau ide yang terkandung dalam publikasi oleh Herb-Medicine Journal
Penulis yang menerbitkan dalam Herb-Medicine Journal menyatakan bahwa semua penulis telah membaca dan menyetujui isi Surat Pengantar atau Syarat dan Ketentuan. Plagiarisme dilarang keras, dan dengan menyerahkan naskah untuk publikasi, penulis setuju bahwa penerbit memiliki hak hukum untuk mengambil tindakan yang pantas terhadap penulis, jika ditemukan plagiarisme atau informasi palsu. Setelah diserahkan ke Herb-Medicine Journal, penulis tidak akan menarik naskah mereka pada tahap apa pun sebelum dipublikasikan.
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).






