Pengaruh Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Pasien TB Paru di Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) Purwokerto
DOI:
https://doi.org/10.30595/hmj.v4i1.8488Keywords:
Pengetahuan, Sikap, Perilaku, Tuberkulosis Paru, Balai Kesehatan, Paru MasyarakatAbstract
ABSTRAK
Tuberkulosis termasuk salah satu dari 10 penyebab utama kematian setelah (HIV/AIDS) dan menjadi salah satu tujuan dalam Sustainability Development Goal. Â Indonesia merupakan negara dengan jumlah kasus tuberkulosis terbanyak kedua setelah India. Tingginya prevalensi TB paru dipengaruhi oleh beberapa faktor-faktor yang dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap dan perilaku. Mengetahui pengaruh pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pasien TB Paru di BKPM Purwokerto. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan desain Cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Balai Kesehatan Paru Masyarakat Purwokerto dengan uji hipotesis menggunakan uji Spearman. Hasil analisis pengaruh pengetahuan dengan perilaku memperoleh nilai p>0,05 sedangkan hasil analisis pengaruh sikap dengan perilaku memperoleh nilai p<0,05. Pengetahuan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku pasien TB Paru sedangkan sikap berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku pasien TB Paru di BKPM Purwokerto.
References
World Health Organization (WHO). (2018).Global Tuberculosis Report 2018. Switzerland.
2. Kementerian Kesehatan RI. (2018). Pusat Datadan Informasi Tuberkulosis. InfoDATIN.https://doi.org/2442-7659
3. Kementerian Kesehatan RI. (2015). Pusat Datadan Informasi Tuberkulosis.InfoDATIN.
4. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2017).Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah 2017.Semarang: Dinkes jateng.
5. Dinas KesehatanKabupaten Banyumas. (2017).Profil Kesehatan Gerakan Masyarakat HidupSehat Kabupaten Banyumas.2017.Banyumas:DinkesBanyumas.
6. Eka. (2013).Unnes Journal of Public Health.2(1), 2–5.
7. Notoatmodjo. (2014).Ilmu Perilaku Kesehatan.Jakarta: Rineka Cipta.
8. Tjandra, A. (2009). Pedoman NasionalPengendalian Tuberkulosis. KeputusanKementrian Republik Indonesia364/Menkes/Sk/2009.
9. Kolappan, Subramani. (2010). Associationbetween biomas fuel and pulmonarytuberculosis : a nested case control study.Tuberc Res Cent.
10. Hutama, Ilham Hertian. (2019). GambaranPerilaku Penderita TB paru dalam PencegahanPenularan TB paru di Kabupaten Klaten.Undip: Jurnal Kesehatan Masyarakat E.Journal
11. Notoatmodjo S. (2010). Promosi KesehatanTeori dan Aplikasi. Jakarta: RinekaCipta.
12. Adiwidia, K. (2012). (Skripsi) GambaranTingkat Pengetahuan Pasien TB Paru RencanaPulang Tentang Penyakit TB Paru di RuangRawat Inap RS. Paru DR. M. GoenawanPartowidigdo.Universitas Indonesia.
13. Fuady, Nadya Ratu Aziza. Basuki, DyahRetnani. Finurina, Irma. 2018. HubunganDukungan Keluarga terhadap Tekanan DarahLanisa Penderita Hipertensi di Puskesmas 1Sumbang. Herb Medicine Journal
14. Budiman, A. R. 2013. Pengetahuan dan sikapdalam penelitian kesehatan. Jakarta; Salemba
Medika15. Astuti S. 2013. Hubungan tingkat pengetahuan
dan sikap masyarakat terhadap upayapencegahan penyakit tuberkulosis di RW 04keluragahan Lagoa Utara tahun 2013. [skripsi].Jakarta; Universitas Islam Negeri SyarifHidayatullah
16. Rivani, Havidza. Budi, Yuhantoro. Darodjat.Kusumawinakhyu, Titik. (2019). HubunganKeyakinan Agama Islam Terhadap PenerimaanVaksin Measles Rubella di Wilayah KerjaPuskesmas Kembaran I Banyumas. JurnalPemikiran Islam,20(1), 3851.
17. RI, Kementrian. (2017). Profil KesehatanIndonesia 2016.
18. Djannah Nur, S. (2009). Hubungan tingkatpengetahuan dan sikap dengan perilakupencegahan penularan TBC pada amhasiswa diasrama manokwari sleman Yogyakarta. JurnalKesehatan Masyarakat (Journal of PublicHealth), (Vol 3, No 3 (2009): Jurnal Kes MasFKM UAD September 2009), 214–221.Retrieved fromhttp://journal.uad.ac.id/index.php/KesMas/article/view/549
19. Ramdhani, N. (2016). Penyusunan AlatPengukur Berbasis Theory of Planned Behavior.Buletin Psikologi, 19(2), 55–69.https://doi.org/10.22146/bpsi.11557
20. Sophie Huddar, et al. (2018). Knowledge abouttuberculosis and infection prevention behavior:A nine city longitudinal study from India.PLoSONE, 13(10), 1–15.https://doi.org/10.1371/journal.pone.0206245
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
For submission of manuscripts to the Herb-Medicine Journal, the authors must certify that:
I have been authorized by my co-author to submit the manuscript to the Herb-Medicine Journal
I hereby declare, on behalf of myself and my co-authors, that:
The submitted manuscript is original work and has not been published in another peer-reviewed journal or is being considered for publication by another journal. Also, the manuscript does not infringe any existing copyright or other third party rights.
The manuscript does not contain material that may violate the law, slander, or SARA, in any way, violates the terms and conditions contained in the agreement
I/we have taken care that the scientific knowledge and all other statements contained in the manuscript are in accordance with authentic facts and formulas and will not, if followed appropriately, harm the user
No liability shall be assumed by Herb-Medicine Journal, its staff or members of the editorial board for any injury and/or damage to persons or property as a matter of product liability, negligence or otherwise, or from the use or operation of any method, product instructions, advertising , or ideas contained in publications by the Herb-Medicine Journal
Authors who publish in the Herb-Medicine Journal certify that all authors have read and agree to the contents of the Cover Letter or the Terms and Conditions. Plagiarism is strictly prohibited, and by submitting a manuscript for publication, the author agrees that the publisher has the legal right to take appropriate action against the author, if plagiarism or false information is found. Once submitted to the Herb-Medicine Journal, authors will not withdraw their manuscript at any stage prior to publication.
The author owns the copyright and grants the journal rights for first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License which allows others to share the work with acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate additional contractual agreements for the non-exclusive distribution of the published journal version of the work (for example, posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (for example, in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and larger citation of published work (See The Effects of Open Access).
Untuk pengiriman naskah ke Herb-Medicine Journal, penulis harus menyatakan bahwa:
- Saya telah diberikan otorisasi oleh rekan penulis saya untuk memasukkan naskah ke Herb-Medicine Journal
- Saya dengan ini menyatakan, atas nama saya dan rekan penulis saya, bahwa:
- Naskah yang dikirimkan adalah karya asli dan belum pernah diterbitkan dalam jurnal peer-review lain atau sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan oleh jurnal lain. Serta, naskah tidak melanggar hak cipta yang ada atau hak pihak ketiga lainnya.
- Naskah tidak mengandung materi yang mungkin melanggar hukum, memfitnah, atau SARA, dengan cara apa pun, melanggar syarat dan ketentuan yang tercantum dalam perjanjian
- Saya / kami telah berhati-hati bahwa pengetahuan ilmiah dan semua pernyataan lain yang terkandung dalam naskah sesuai dengan fakta dan formula otentik dan tidak akan, jika diikuti dengan tepat, merugikan pengguna
- Tidak ada tanggung jawab yang ditanggung oleh Herb-Medicine Journal, stafnya atau anggota dewan editorial untuk setiap cedera dan/atau kerusakan pada orang atau properti sebagai masalah pertanggungjawaban produk, kelalaian atau sebaliknya, atau dari penggunaan atau pengoperasian metode, produk apa pun instruksi, iklan, atau ide yang terkandung dalam publikasi oleh Herb-Medicine Journal
Penulis yang menerbitkan dalam Herb-Medicine Journal menyatakan bahwa semua penulis telah membaca dan menyetujui isi Surat Pengantar atau Syarat dan Ketentuan. Plagiarisme dilarang keras, dan dengan menyerahkan naskah untuk publikasi, penulis setuju bahwa penerbit memiliki hak hukum untuk mengambil tindakan yang pantas terhadap penulis, jika ditemukan plagiarisme atau informasi palsu. Setelah diserahkan ke Herb-Medicine Journal, penulis tidak akan menarik naskah mereka pada tahap apa pun sebelum dipublikasikan.
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Effect of Open Access).






