Pandangan Maqashid Al-Syariah Terhadap Ekploitasi Lobster di Kabupaten Simeulue

https://doi.org/10.30595/jhes.v6i1.14450

Authors

  • Edwar Ibrahim STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh
  • M. Ikhwan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh
  • Firman Sanusi STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Keywords:

Maqashid al-Syariah, Eksploitasi Lobster, Fikih Lingkungan.

Abstract

Penelitian ini menjelaskan ekploitasi lobster di Kabupaten Simeulue dalam perspektif maqashid al-syariah. Lobster merupakan sumber daya alam hewani yang bermanfaat bagi manusia baik sebagai sumber protein maupun sebagai sumber pendapatan (ekonomi). Lobster merupakan salah satu komoditas yang banyak diminati, di kancah bisnis lobster, menyasar pangsa pasar lokal dan dunia. Lobster dianggap punah jika ada penangkapan ikan terus menerus yang tidak mempertimbangkan perlindungan biota laut tersebut. Maka penelitian ini diusulkan untuk mengetahui praktik eksploitasi lobster di Kabupaten Simeulue dengan pendekatan maqashid al-syariah. Menempatkan maqashid al-syariah sebagai pisau analisis dinilai mampu mengungkap tujuan hukum Islam universal, termasuk perlindungan alam (hifz al-bi'ah) dalam hal ini perlindungan lobster. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan. Pertama, praktik pemanfaatan lobster di Kabupaten Simeulue dimulai dengan penangkapan lobster di laut lepas oleh nelayan kemudian memperdagangkannya kepada konsumen atau agen pengumpul dengan harga jual rata-rata Rp. 370.000,00.-/Kg. Kedua, Penangkapan Lobster yang dilakukan oleh nelayan dinilai tidak memperhatikan kelestarian Lobster karena nelayan juga menangkap Lobster di bawah standar (kurang dari 1 ons) dan masih tergolong baby Lobster. selain itu nelayan juga menangkap Lobster yang mengandung telur sehingga keberadaan Lobster di Kabupaten Simeulue semakin langka. Ketiga, dalam perspektif maqashid al-syariah Islam memiliki orientasi untuk menjaga kelestarian alam dari kerusakan (dar'ul mafasid wa jalbul mashalih) termasuk melestarikan lobster (hifz al bi'ah).

References

Acun, M. (2021). Nelayan Lobster di Kabupaten Simeulue, wawancara anggal 9 Mei.

Afifi, Fauzi Abbas. (2010). Metodologi Penelitian. Ciputat: ADELINA.

Al-Qhordowi, Yusuf. (2001). Agama Ramah Lingkungan terj. Abdullah Hakim Shah, Jakarta: Pustaka al-Kautsar.

Auda, Jasser. (2015). Membumikan Hukum Islam Melalui Maqasid Syariah. Bandung: PT Mizan Pustaka.

BPS 2015, Geografis Kabupaten Simeulue https://simeuluekab.bps.go.id/statictable/2017/01/25/155/letak-geografis-2015.html diakses 20/10/2020

BPS 2020 Simeulue dalam angka https://simeuluekab.bps.go.id/publication/2020/05/20/50e0a3b2868f93f224c7b364/kabupaten-simeulue-dalam-angka-2020.html diakses 16/10/2020

Creswell, Jhon. W. (2010). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Danim, Sudarwan. (2002). Menjadi Peneliti Kualitatif. Bandung: Pustaka Setia.

Faisal, Sanapiah. (2005). Format Dan Penelitian (Dasar dasar dan Aplikasi), Jakarta: Rajawali Press.

Ferdiansyah. (2021). Nelayan Lobster di Kabupaten Simeulue, wawancara tanggal 7 Mei.

Istiani, Mariatul, and Muhammad Roy Purwanto. (2019). "Fiqh Bi’ah Urgensi Teologi Al-Quran." at-thullab Jurnal Mahasiswa Studi Islam 1.1, 27-44.

Jamal, Anton. (2021). Maqashid Al-Syariah Dalam Dinamika Hukum Islam. Banda Aceh: Lhee Sagoe Press.

Junaidi, M., N. Cokrowati, and Z. Abidin. (2010). "Aspek reproduksi lobster (Panulirus sp.) di perairan Teluk Ekas Pulau Lombok." Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology 3.1, 29-35.

Juwita. (2017). Dwi Runjani. "Fiqh Lingkungan Hidup Dalam Perspektif Islam." El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama 5.1, 27-42.

Kurtubi. (2021). Nelayan Lobster di Kabupaten Simeulue, wawancara tanggal 10 Mei.

Lexy J. Moleong. (2013). Metodelogi Penelitian Kualitatif, Ed. Revisi, Cet. XXXI, Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mahlil. (2021). Agen Pengumpul Lobster di Kabupaten Simeulue, wawancara tanggal 11 Mei.

Masjuanda. (2021). Agen Pengumpul Lobster di Kabupaten Simeulue, wawancara tanggal 9 Mei.

Mindasyah, Roli Putra. (2021). Kepala Bidang Kelautan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Simeulue, wawancara tanggal 18 Mei.

Nawawi, Hadari H. (2005). "Metode Penelitian Bidang Sosial." Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1/PERMEN-KP/2015 dan Surat Edaran Nomor 18/MEN-KP/I/2015 tentang penangkapan Lobster Panulirus spp., Kepiting Scylla spp. dan Rajungan Portunus pelagicus spp.

Perikanan di Kabupaten Simeulue https://simeuluekab.bps.go.id/subject/56/perikanan.html#subjekViewTab3 diakses 18/10/2020

Ramadhan, Muhammad. (2019). "MAQASID SYARI’AH DAN LINGKUNGAN HIDUP (Bahtsul Masa’il Sebagai Perlawanan Kaum Santri Terhadap Eksploitasi Pertambangan Emas di Silo Jember)." Journal Analytica Islamica 8.2, 126-137.

Rasidin. (2021). Nelayan Lobster di Kecamatan Teupah Barat Kabupaten Simeulue, wawancara tanggal 21 Januari.

Redi. (2021). Nelayan Lobster di Kabupaten Simeulue, wawancara tanggal 10 Mei.

Rendi. (2021). Nelayan Lobster di Kabupaten Simeulue, wawancara tanggal 9 Mei

Sainul, Ahmad. (2020). "MAQASHID ASY-SYARIAH TINJAUAN FILSAFAT HUKUM ISLAM." Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan dan Keperdataan 6.1, 58-70.

Saputra, Dedi. (2021). Nelayan Lobster di Kabupaten Simeulue, wawancara tanggal 7 Mei.

Serambinews.com, Berita Senin, 6 Juli 2020. Dikutip Tanggal 29 Agustus 2021

Soemarwoto, Otto. (2007). Ekologi, Lingkungan Hidup dan Pembangunan, Jakarta: Djambatan.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kualitatif-Kuantitatif dan R & D, Bandung: Alfabeta.

Triharyuni, Setiya, and Ngurah N. Wiadnyana. (2018). "Aspek biologi dan musim penangkapan lobster (Panulirus spp) di perairan Kupang Nusa Tenggara Timur." Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia 23.3, 167-180.

Zulham, Armen, and Zahri Nasution. (2016). "Bisnis lobster di Simeulue: keragaan perdagangan dan kebijakan inovasi budidaya." Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan 6.2, 153-164.

Downloads

Published

2023-04-08

How to Cite

Ibrahim, E., Ikhwan, M., & Sanusi, F. (2023). Pandangan Maqashid Al-Syariah Terhadap Ekploitasi Lobster di Kabupaten Simeulue. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 6(1), 17–30. https://doi.org/10.30595/jhes.v6i1.14450

Issue

Section

Articles