Pemberdayaan Masyarakat dalam Menurunkan Kadar Gula Darah dengan Buerger Allen Exercise pada Pasien Diabetes Melitus
https://doi.org/10.30595/jppm.v8i3.23722
Keywords:
DM, Gula Darah, Buerger Allen ExerciseAbstract
Diabetes Melitus (DM) adalah kumpulan beberapa gejala pada seseorang yang disebabkan adanya peningkatan kadar glukosa darah akibat penurunan sekresi insulin. Untuk mengatasi ketidakstabilan kadar glukosa darah dapat melalui dua cara yaitu cara farmakologi dan non farmakologi. Salah satu cara non farmakologi yang dapat digunakanan untuk menurunkan kadar glulosa darah adalah Terapi Buerger Allen. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah dan demontrasi. Populasi adalah responden dengan diagnosa medis DM di RW 01 dan RW 03 Kelurahan Koang Jaya. Pengumpulan data dengan menggunakan metode data sekunder dan observasi pada pasien DM yang dilakuan pemeriksaan kadar gula darah. Hasil dari pemberdayaan masyarakat inj dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pasien dalam penerapan terapi Buerger Allen untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien DM.Â
References
Arania, R., Triwahyuni, T., Esfandiari, F., & Nugraha, F. R. (2021). Hubungan Antara usia, Jenis Kelamin dan Tingkat Pendidikan Dengan Kejadian Diabetes Melitus Di Klinik Mardi Waluyo Lampung Tengah. Jurnal Medika Malahayati. https://doi.org/10.33024/jmm.v5i3.4200
Ardiani, H. E., Permatasari, T. A. E., & Sugiatmi, S. (2021). Obesitas, Pola Diet, dan Aktivitas Fisik dalam Penanganan Diabetes Melitus pada Masa pandemi Covid-19. Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF). https://doi.org/10.24853/mjnf.2.1.1-12
Bhuvaneshwari, S., &Tamilselvi, S. (2018). A Study to assess the effectiveness of Buerger Allen Exercise on lower extremity perfusion among patient patients with type 2 diabetes melitusin Saveetha Medical College and Hospital in Chennai. International Journal for Advance Research and development, 3(9), 15-20. https://www.ijarnd.com/manusscripts/v3i9/V3I9-1148.pdf
Black & Hawks. Keperawatan Medikal Bedah. Singapore; 2014.
Chang, C.-C.,.Chen, M.-Y., Shen, J.-H., Lin, Y. Bin, Hsu, W.-W., & Lin, B.-S. (2016). A Quantitavive Real Time Assesement of Buerger Exercise Dorsal of Peripheral Skin Circulation in Patients with Diabetes Foot. Medicine, 95(46).
Damayanti, S. (2015). Diabetes Melitus Dan Penatalaksanaan keperawatan. Yogyakarta : Nuha Medika
Gunawan, S., & Rahmawati, R. (2021). Hubungan Usia, Jenis Kelamin dan Hipertensi dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Tugu Kecamatan Cimanggis Kota Depok tahun 2019. ARKESMAS (Arsip Kesehatan Masyarakat). https://doi.org/10.22236/arkesmas.v6i1.582
Hasina SN, Nadatien I, Noventi I, Mahyuvi T. Buerger Allen Exercise Berpengaruh Terhadap Ketidakefektifan Perfusi Jaringan Perifer pada Penderita Diabetes Melitus. J Keperawatan. 2021;13(3):553–62
Hijriana, I., Suza, D. E., & Ariani, Y. (2016). Pengaruh Latihan Pergerakan Sendi Ekstremitas Bawah Terhadap Nilai Ankle Brachial Index (Abi) Pada Pasien Dm Tipe 2. Idea Nursing Journal, 7(2), 32–39.
IDF. (2021). International Diabetes Federation (IDF) Diabetes Atlas Eighth edition : International Diabetes Federation. At: http://www.idf.org
Isnayati, et all.2023. Buerger Allen Exercise Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Di Kelurahan Slipi Jakarta Barat.
Jannah, N., & Uprianingsih, A. (2020). Optimalisasi Diabetes Self Management Education (Dsme) Dengan Dukungan Keluarga Terhadap Pencegahan Kaki Diabetes Di Kota Bima. Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist), 15(3), 410-414.
Jelantik, G.M.G. (2014). Hubungan Faktor Resiko Umur, Jenis Kelamin, Kegemukan dan Hipertensi dengan Kejadian Diabetes Mellitus tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Mataram. Jurnal Kesehatan. Denpasar. Media Bina Ilmiah. Volume 8, No 1, Februari 2014.
Kemenkes RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) . Jakarta: Kemenkes RI
Listiana, N., Mulyasari, I., & Paundrianagari, M. D. (2015). Hubungan Asupan Karbohidrat Sederhana Dan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Wanita Usia 45-55 Tahun Di Kelurahan Gedawang Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Jgk, 7(13), 129–137
Manurung, N. (2018). Keperawatan Medikal Bedah - Jilid 1 (Konsep Mind Mapping dan NANDA NIC NOC) Solusi Cerdas Lulus UKOM Bidang Keperawatan (Cetakan 1). Trans Info Media
Mataputun, D., Prabawati, Dewi., & Tjandrarini, H. (2020). Efektivitas Buerger Allen Exercise dibandingkan dengan Rendam Kaki Air Hangat terhadap Nilai Ankle Brachial Index dan Gula Darah pada Pasien Diabetes Mellitus. Jurnal MPPKI, 263.
Nadrati, B., & Supriatna, L. D. (2021). Buerger Allen Exercise dan Ankle Brachial Indeks (ABI) pada Penyandang Diabetes Melitus. Penerbit NEM
Ojuawo O, Fawibe A, Desalu O, Ojuawo A, Aladesanmi A, Opeyemi C et al. Spirometric abnormalities following treatment for pulmonary tuberculosis in Ilorin, Nigeria. Nigerian Postgraduate Medical Journal. 2020;27(3):163.
S.S. Fandinata. (2020). Management Terapi pada Penyakit Degeneratif (Nuria Reny (ed.)). Graniti.
Salam, A. Y., Laili, N., Tinggi, S., Kesehatan, I., Pesantren, H., & Hasan Probolinggo, Z. (2020). Efek Buerger Allen Exercise terhadap Perubahan Nilai ABI Pasien DM Tipe II. Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(2), 64–70
Salindeho, Anggelin, Mulyadi, & Julia, R. (2016). Pengaruh Senam Diabetes Melitus Terhadap Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Sanggar Senam Persadia Kabupaten Gorontalo. Ejournal Keperawatan.
Sherwood, L. (2016). Fisiologi Manusia: Dari Sel ke Sistem (Edisi 8). Buku Kedokteran EGC.
Smeltzer & Bare’s. Smeltzer & Bare’s Textbook of Medical-surgical Nursing. Mauren Farrel(Nursing educator) JD (Nurse), editor. Wolters Kluwer Health/Lippincott Williams & Wilkins,2014; 2014
Supriyadi. (2018). Pengaruh Buerger Allen Exercise Terhadap Ankle Brachial Index Dan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Wilayah Kecamatan Nganjuk. http://repository.umy.ac.id/handle/123456789/20862
Tubalawony SL, Prabawati FD. CommunityBased Healthy Lifestyle Intervention Program (Co-HELP) Modification Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien DM. J Ilm Ilmu Keperawatan Indones. 2020;10(01):26–31
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Indonesian version:
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju dengan ketentuan berikut:
Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

