Peningkatan Kinerja Penerangan Jalan dengan Perbaikan Sistem Grounding dan Pemeliharaan Internal Generator

Improving Street Lighting Performance through Grounding System Enhancement and Internal Generator Maintenance

Authors

  • Hari Prasetijo Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik UNSOED
  • Suroso
  • Winasis
  • Widhiatmoko H.P.
  • Priswanto

DOI:

https://doi.org/10.30595/jpts.v5i2.27268

Abstract

ABSTRAK
            Pembangkit listrik tenaga pico-hidro merupakan solusi energi terbarukan yang praktis bagi daerah pedesaan yang belum terhubung dengan jaringan listrik nasional (PLN). Namun, penurunan kualitas tegangan sering terjadi akibat gangguan teknis pada instalasi serta kurangnya pemeliharaan secara berkala. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja tegangan pada sistem penerangan jalan umum (PJU) berbasis pico-hidro di Grumbul Plawetan, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas. Permasalahan utama yang teridentifikasi adalah penurunan tegangan pada ujung saluran distribusi hingga mencapai 194,7 volt—di bawah ambang batas minimum 211 volt yang ditetapkan dalam SPLN 72:1987. Metode pemecahan masalah diawali dengan evaluasi teknis menggunakan pendekatan pengukuran langsung dan inspeksi. Hasil penilaian menunjukkan bahwa penyebab utama adalah sistem pentanahan yang mengalami korosi serta keausan pada sikat karbon dan cincin geser pada generator sinkron. Berdasarkan temuan tersebut, dilakukan tindakan perbaikan melalui penggantian batang pentanahan, pembersihan dan penggantian sikat karbon, serta perbaikan cincin geser. Setelah perbaikan dilaksanakan, tegangan meningkat menjadi 226,4 volt, sesuai dengan rentang toleransi standar PLN.  Hasil ini menunjukkan bahwa pemeliharaan komponen dasar dapat secara signifikan meningkatkan kinerja sistem. Selain itu, kegiatan ini melibatkan dua warga setempat dalam proses perbaikan, sehingga berkontribusi pada peningkatan kapasitas masyarakat, keberlanjutan, dan kemandirian energi. Model yang dikembangkan dalam kegiatan ini dapat direplikasi sebagai solusi teknis untuk sistem energi berbasis masyarakat serupa.

 

ABSTRACT

                Pico-hydro power plants provide a practical renewable energy solution for rural areas that remain unconnected to the national electricity grid (PLN). However, voltage quality degradation often occurs due to technical disturbances in the installation and a lack of regular maintenance. This community engagement activity aimed to improve the voltage performance of a pico-hydro-based public street lighting system (PJU) in Grumbul Plawetan, Watuagung Village, Tambak Subdistrict, Banyumas Regency. The main problem identified was a voltage drop at the end of the distribution line, reaching 194.7 volts—below the minimum threshold of 211 volts set by SPLN 72:1987. The problem-solving method began with a technical evaluation using direct measurement and inspection approaches. This assessment revealed that the primary causes were a corroded grounding system and worn carbon brushes and slip rings in the synchronous generator. Based on these findings, a corrective intervention was carried out through the replacement of the grounding rod, cleaning and replacement of the carbon brushes, and repair of the slip ring. After these measures were implemented, the voltage increased to 226.4 volts, aligning with PLN’s standard tolerance range. The results indicate that basic component maintenance can significantly enhance system performance. Moreover, this activity involved two local residents in the repair process, contributing to improved community capacity, sustainability, and energy self-reliance. The model developed in this project can be replicated as a technical solution for similar community-based energy systems.

Downloads

Published

2025-06-01

Issue

Section

Articles