Pelatihan Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga Sebagai Kompos Organik
Training On The Utilization Of Household Waste As Organic Compost
Abstract
Laju produksi sampah terus meningkat, tidak saja sejajar dengan laju pertumbuhan penduduk tetapi juga sejalan dengan meningkatnya pola konsumsi masyarakat. Berdasarkan grafik data komposisi sampah berdasarkan sumber sampah, sumber sampah terbesar yaitu sampah rumah tangga, dan jenis sampah yang terbanyak adalah sisa makanan. Sisa makanan merupakan sampah rumah tangga jenis sampah organik. Pengolahan sampah organik dapat dilakukan melalui pembuatan kompos yang dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat. Pengomposan melalui bahan organik pada komposter menghasilkan kompos dalam bentuk padat maupun cair. Kecamatan Bantarbolang berada di Kabupaten Pemalang merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk yang relatif banyak. Kecamatan Bantarbolang terdiri dari 17 desa, 78 RW dan 357 RT, dengan populasi 44.444 jiwa. Meskipun kondisi masyarakat di Desa Banjarsari sudah tergolong maju akan tetapi kesadaran masyarakat untuk melakukan pengolahan sampah rumah tangga sebagai kompos organik masih belum banyak dilakukan. Dengan demikian ibu-ibu PKK desa Banjarsari sangat tepat dijadikan sebagai objek untuk menerapkan pelatihan pemanfaatan sampah rumah tangga sebagai kompos organik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, demonstasi/praktek langsung, dan evaluasi. Materi yang disajikan yaitu pengertian dan jenis-jenis sampah rumah tangga, sampah organik, dan pengolahan sampah rumah tangga menjadi kompos organik melalui komposter. Dengan adanya kegiatan ini peserta yang terdiri dari Ibu-ibu PKK desa Banjarsari ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan untuk membuat kompos organik dengan memanfaatkan sampah Rumah Tangga, sehingga diharapkan dapat dijadikanterobosan mengatasi masalah sampah rumah tangga sekaligus mendapatkanpupuk organik yang sangat bermutu.
Kata Kunci : Sampah , Kompos Organik, Rumah Tangga
