Next-Gen Academic Workflow: Integrating LaTeX and AI in the DIKI Community Service Program

Authors

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia akademik, khususnya dalam proses penulisan, pengelolaan referensi, dan analisis data. LaTeX sebagai sistem penyusunan dokumen ilmiah tetap menjadi standar emas dalam penulisan akademik karena konsistensi dan fleksibilitasnya. Integrasi LaTeX dengan AI membuka peluang terciptanya Next-Gen Academic Workflow yang lebih efisien, produktif, dan adaptif terhadap kebutuhan akademisi. 

Kegiatan pengabdian masyarakat melalui Webinar Abdimas DIKI pada tanggal 26 Juni 2026 bertujuan memperkenalkan konsep integrasi LaTeX dan AI kepada dosen, mahasiswa, dan praktisi akademik. Metode pelaksanaan berupa workshop daring dengan tahapan perencanaan materi, persiapan teknis, demonstrasi langsung, serta dokumentasi dan evaluasi. Materi mencakup instalasi LaTeX, penulisan dokumen dasar, penyusunan tabel dan gambar, pengelolaan kutipan dengan BibTeX, serta pemanfaatan AI untuk pencarian referensi, interpretasi hasil analisis, dan koreksi sintaks. 

Hasil kegiatan menunjukkan ketercapaian indikator yang baik: tingkat kehadiran peserta mencapai 90%, partisipasi aktif dalam diskusi 73%, keberhasilan mencoba skrip LaTeX sederhana 68%, pemahaman integrasi AI 80%, dan motivasi mengadopsi workflow baru 84%. Hambatan yang muncul terutama terkait instalasi perangkat lunak dan isu etika penggunaan AI, namun hal ini justru memperkaya diskusi kritis. 

Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi digital, keterampilan teknis, serta motivasi peserta untuk mengadopsi workflow akademik generasi baru. Pengabdian masyarakat berbasis teknologi digital ini dapat menjadi model berkelanjutan untuk memperkuat kualitas publikasi ilmiah dan mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Downloads

Published

2026-07-12

Issue

Section

Articles