Karakteristik Campuran Lataston (HRS-WC) dengan Filler Gypsum pada Aspal Modifikasi Polimer

Authors

  • Rindu Twidi Bethary Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa http://orcid.org/0000-0002-5094-9420
  • Dwi Esti Intari Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Siti Asyiah Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.30595/jrst.v5i2.10456

Keywords:

HRS-WC, Aspal Modifikasi Polimer, Bubuk Gypsum, Marshall

Abstract

Ketersediaan infrastruktur jalan merupakan salah satu hal penting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi di Indonesia, sehingga diperlukan peningkatan kualitas dan kuantitas jalan agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Penggunaan material tambahan seperti filler gypsum dan aspal modifikasi polimer diharapkan dapat meningkatkan kinerja dari perkerasan jalan tersebut. Dalam penelitian ini akan membahas bagaimana penggunaan bubuk gypsum yang digunakan sebagai filler pada campuran lataston (HRS-WC) dengan menggunakan aspal modifikasi polimer. Pengujian dilakukan dengan metode Marshall variasi yang digunakan untuk kadar filler bubuk gypsum adalah 0%, 1%, 2%, dan 3% dengan kadar aspal yang digunakan adalah 6%, 6,5%, 7%, 7,5% dan 8%. Berdasarkan hasil pengujian bahwa karakteristik volumetrik campuran aspal beton dengan penambahan persentase bubuk gypsum sebagai filler meningkatkan nilai rongga dalam agregat dan rongga dalam campuran, sebaliknya untuk nilai rongga terisi aspal menjadi berkurang. Sedangkan untuk nilai stabilitas dan flow mengalami penurunan, sehingga didapatkan nilai optimum persentase filler gypsum 1% yang memberikan durabilitas lebih baik dibandingkan dengan campuran tanpa menggunakan filler gypsum.

References

Amiruddin, A. A., Sasmita, S. A. A., Ali, N., & Renta, I. (2012). Kajian Eksperimental Campuran HRS-WC dengan Aspal Minyak dan Penambahan Aditif Lateks Sebagai Bahan Pengikat. KoNTekS 6, 133–140.

Andri, Setiawan, A., & Pradani, N. (2012). Pengaruh Penggunaan Kapur Sebagai Bahan Pengisi (Filler) Terhadap Karakteristik Campuran Beton Aspal Lpais Aus (AC-WC). Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Transportasi, II(2), 87–104.

Asphalt Institute Manual Series No. 2 (1993): Mix Design Method for Asphaltic Concrete and Other Hot Mix Types, Asphalt Institute.

Asrol, Saleh, S. M., & Isya, M. (2018). Karakteristik Campuran Aspal Beton AC-WC Dengan Subtitusi Buton Rock Asphalt Terhadap Rendaman Air Berlumpur. Jurnal Arsip Rekayasa Sipil Dan Perencanaan, 1(3), 39–45. https://doi.org/10.24815/jarsp.v1i1.11760

Auditia, B. A., Rendih, Elnov, D., H, M. H., & Rachmasyah. (n.d.). Pengaruh Penggunaan Bubuk Gypsum Sebagai Filler Dalam Campuran Aspal. Jurnal Teknik Dan Ilmu Komputer, 7(26), 149–155.

Azizah, N., & Rahardjo, B. (2017). Kinerja Campuran Hot Rolled Sheet-Wearing Course (HRS-WC) Dengan Filler Abu Ampas Tebu. Jurnal Bangunan, 22(2), 11–20.

Bethary, R. T., Subagio, B. S., Rahman, H., & Suryana, N. (2019). Effect of Slag and Recycled Materials on the Performance of Hot Mix Asphalt ( AC - BC ). Jurnal Teknik Sipil, 26(1), 1–10. https://doi.org/10.5614/jts.2019.26.1.1.

Bina Marga. (2018). Spesifikasi Umum 2018 Divisi 6 (pp. 1–104).

Erdiansa, A., & Taufan, M. (2017). Studi Penggunaan Cornive Adshive Sebagai Filler Campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC). Prosiding Seminar Hasil Penelitian(SNP2M), 83–88.

Hardwiyono, S., & Pratiwi, R. D. (2013). Pengaruh Penambahan Kaolin Pada Aspal Untuk Campuran Laston-WC Terhadap Karakteristik Marshall. Seminar Nasional III Teknik Sipil.

Hermanus, G., Kaseke, O. H., & Jansen, F. (2015). Kajian Perbedaan Kinerja Campuran Beraspal Panas Antara Jenis Lapis Tipis Aspal Beton - Lapis Aus (HRS-WC) Bergradasi Senjang Dengan Yang Bergradasi Semi Senjang. Jurnal Sipil Statik, 3(4), 228–234.

Lulus, R., Nss, P., & Suryawardana, E. (2015). Analisis Dampak Pembangunan Infrastruktur Jalan Terhadap Pertumbuhan Usaha Ekonomi Rakyat di Kota Semarang. Dianmika SOSBUD, 17(2), 82–103.

Pangemanan, V. C., Kaseke, O. H., & Manoppo, M. R. E. (2015). Pengaruh Suhu dan Durasi Terendamnya Perkerasan Beraspal Panas Terhadap Stabilitas dan Kelelehan (Flow). Jurnal Sipil Statik, 3(2).

Pratomo, P., & Diansari, S. (2016). Aspal Modifikasi dengan Penambahan Plastik Low Liniear Density Poly Ethylene ( LLDPE ) Ditinjau dari Karakteristik Masrhall dan Uji Penetrasi pada Lapisan Aspal Beton ( AC-BC ). Jurnal Rekayasa, 20(3), 155–166.

Suhardi, Pratomo, P., & Ali, H. (2016). Studi Karakteristik Marshall Pada Campuran Aspal Dengan Penambahan Limbah Botol Plastik. JRSDD, 4(2), 284–293.

Sunarjo, S., & Cendikis, W. F. (2020). Pengaruh Order Pencampuran Terhadap Properties dan Durabilitas Campuran AC-WC Menggunakan Portland Cement. Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil 2020, 123–128.

Winarno, B., Budi, K. C., Candra, A. I., Muslimin, S., & Sudjati. (2020). Pengaruh Abu Batu Sebagai Filler Terhadap Kinerja Aspal Beton AC-WC Pada Test Marshall. Jurnal Teknik Sipil Universitas Lamongan, 5(2), 468–475.

Zurni, R. (2014). Pengaruh Penggunaan Polimer Elvaloy Terhadap Nilai Index Kekuatan Sisa Pada Campuran Material Perkerasan Daur Ulang. Jurnal Itenas Rekayasa, XVIII(2), 153–159.

Downloads

Published

2022-08-26

How to Cite

Bethary, R. T., Intari, D. E., & Asyiah, S. (2022). Karakteristik Campuran Lataston (HRS-WC) dengan Filler Gypsum pada Aspal Modifikasi Polimer. JRST (Jurnal Riset Sains Dan Teknologi), 5(2), 91–99. https://doi.org/10.30595/jrst.v5i2.10456