Analisis Penambahan Carboxymethyl Cellulose terhadap Edible Film Pati Umbi Garut sebagai Pengemas Buah Strawberry
DOI:
https://doi.org/10.30595/jrst.v3i2.4911Keywords:
Edible film, umbi garut, plasticizer, CMCAbstract
Edible film dari pati merupakan strategi penyusunan kemasan makanan bersifat biodegradable. Film dari pati memiliki kekurangan sebagai kemasan makanan karena realtif mudah robek, sehingga perlu penambahan plasticizer gliserol agar lebih elastis. Sedangkan untuk meningkatkan kuat tarik dan perbaikan struktur permukaan digunakan turunan selulosa yaitu CMC (Carboxy Methyl Cellulose). Umbi garut berpotensial sebagai bahan baku edible film dengan kandungan pati 86,1%. Dalam penelitian ini dilakukan sintesis edible film dengan penambahan konsentrasi CMC bervariasi (0%, 5%, 10%, 15%, 20% b/b). Selanjutnya dilakukan karakterisasi pengaruh konsentrasi CMC pada ketebalan, ketahanan, kelarutan dalam air, kuat tarik, perpanjangan, dan elastisitas. Edible film dengan penambahan 20% CMC menunjukkan karakteristik ketebalan (0,144 mm), ketahanan terhadap air (93,75%), dan kelarutan dalam air (34%) terbaik. Edible Film dengan penambahan CMC 10% menunjukkan karakteristik kuat tarik (3,5597 Mpa) dan elastisitas (25,85 Mpa) terbaik. Nilai perpanjangan terbaik (18,3%) dengan penambahan CMC 15%. Edible film yang telah diaplikasikan pada buah strawberry dapat memperpanjang umur simpan buah hingga 4 hari.
References
Ariska, R. E., & Suyatno. (2015). Mekanik Edible Film dari Pati Bonggol Pisang Dan Karagenan Dengan Plasticizer Gliserol The Effect Of Carragenan Concentration On Mechanical And Physical Properties Edible Films From Banana Weevil Starch And Carageenan With Glycerol Plasticizer As Food. Prosiding Seminar Nasional Kimia, 3–4.
Atef, M., Rezaei, M., & Behrooz, R. (2014). Characterization Of Physical, Mechanical,, and Antibacterial Properties Of Agar-Cellulose Bionanocomposite Films Incorporated With Savory Essential Oil. Food Hydrocolloids. https: // doi.org /10.1016/ j.foodhyd.2014.09.037
Candra, R. M., & Sucita, D. (2015). Sistem Pakar Penentuan Jenis Plastik Berdasarkan Sifat Plastik Terhadap Makanan yang akan Dikemas Menggunakan Metode Certainty Factor (Studi Kasus : CV . Minapack Pekanbaru ). Jurnal CorelT, 1(2), 77–84.
Embuscado, M. E., & C, H. K. (2014). Structure and Function of Starch-Based Edible Films and Coatings. https: //doi.org/ 10.1007/ 978-0-387-92824-1
Fardhyanti, D. S., & Julianur, S. S. (2015). Karaktersasi Edible Film Berbahan Dasar Ekstrak Karagenan Dari Rumput laut (Eucheuma Cottonii. Jurnal Bahan Alam Terbarukan, 4 (2), 68–73. https://doi.org/10.15294/jbat.v4i2.4127
Ghanbarzadeh, B., Almasi, H., & Entezami, A. (2010). Physical properties of edible modi fi ed starch / carboxymethyl cellulose fi lms. Innovative Food Science and Emerging Technologies, 11(4), 697–702. https://doi.org/10.1016/j.ifset.2010.06.001
Hidayat, M. K., Mantini, S., & Sedyawati, R. (2013). Penggunaan Carboxymethyl Cellulose dan gliserol Pada Pembuatan Plastik Biodegradable Pati Gembili. Indonesian Journal Of Chemical Science, 2(2252).
Muin, R., Anggraini, D., & Malau, F. (2017). Karakterisasi Fisik dan Antimikroba Edible Film dari Tepung Tapioka dengan Penambahan Gliserol dan Kunyit Putih. Jurnal Teknik Kimia, 23(3), 191–198.
Nurindra, A. P., Alamsjah, M. A., & Sudarno. (2015). Karakterisasi Edible Film Dari Pati Propagul Maangrove Lindur (Bruguiera gymnorrhiza) Dengan Penambahan Carboxymethl Cellulose (CMC) Sebahgai Pemplastis. Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan, 7(2), 125–132.
Putri, D., Setiawan, A., & Anggraini, P. (2018). Physical Properties of Edible Sorgum Starch Film Added with Carboxymethyl Cellulose. Journal Of Physical Science, 29(2), 185–194.
Rusli, A., Metusalach, Salengke, & Tahir, M. (2017). Karakterisasi Edible Film Karagenan Dengan Pemplastis Gliserol. JPHPI, 20, 219–229.
Salsabila, A., & Ulfah, M. (2017). Karakteristik ketebalan edible film berbahan dasar bioselulosa nata de siwalan dengan penambahan gliserol. Jurnal Bioma, 6.
Waryoko, Raharjo, B., Wiseso Marseno, D., & Karyadi, J. N. W. (2014). Sifat Fisik, Mekanik dan Barrier Edible Film Berbasis Pati Umbi Kimpul (Xanthosoma Sagittifolium) Yang Diinkoprasi Dengan Kalium Sorbat. Jurnal Agritech, 34(1), 72–81.
Yulianti, R., & Ginting, E. (2012). Perbedaan Karakteristik Fisik Edible Film dari Umbi-umbian yang Dibuat dengan Penambahan Plasticizer. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, 31(1990), 131–136.
Zuwanna, I., Fitriani, & Meilina, H. (2017). Pengemas Makanan Ramah Lingkungan , Berbasis Limbah Cair Tahu ( Whey ) Sebagai Edible Film. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana, 77–87.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Rr. Dewi Artanti Putri, Desi Sulistyowati, Tias Ardhiani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

